KLATEN, CHANEL7.ID – Desa Ponggok terasa segar ketika Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, melangkah masuk ke Gedung Serba Guna “Banyu Panguripan”. Pada pukul 09:00 WIB, aula yang dipenuhi jajaran pemerintah desa, aparat penegak hukum, serta tokoh masyarakat itu resmi memulai kegiatan pemberdayaan masyarakat dan sosialisasi P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika) untuk mewujudkan tanggap siaga ancaman narkoba di Jawa Tengah (07/08/2025).
Dalam sambutannya, Bupati Hamenang menyampaikan fakta mengejutkan, Bahwasannya Kabupaten Klaten di balik eksotisme dan kelengkapan infrastruktur yang ada ternyata juga menempati peringkat ketiga tertinggi kasus penyalahgunaan narkoba di provinsi Jawa tengah ini. Angka tersebut bukan semata statistik, melainkan cermin keprihatinan akan nasib generasi muda yang merupakan harapan bangsa masa depan. Ia menekankan bahwa upaya penanggulangan narkoba harus dimulai dari desa, dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat secara konkret dan berkelanjutan.
Hadir sebagai tuan rumah kegiatan, Kepala Desa Ponggok, Junaedi Mulyono, yang membuka ruang diskusi antara aparat desa, Polres Klaten, Kejaksaan Negeri, Badan Narkotika Nasional, Jajaran Vertikal, OPD dan perwakilan Forkopimda serta Undangan. Suasana diskusi mengalir dinamis, saat setiap peserta saling menyampaikan pengalaman lapangan dan tantangan yang dihadapi dalam sosialisasi pencegahan penyalahgunaan zat terlarang.
Dalam kegiatan ini juga ditegaskan beberapa langkah strategis yang akan digulirkan. Pertama, peningkatan kapasitas kader desa melalui pelatihan deteksi dini dan pendirian ruang konsultasi remaja. Kedua, pembentukan gugus tugas terpadu di tingkat kecamatan, yang melibatkan Polres, BNN, dan relawan desa dalam patroli terpadu. Ketiga, edukasi intensif di sekolah, pesantren, dan kelompok pemuda untuk membentengi generasi penerus dari godaan narkoba.
- Advertisement -
Langkah keempat adalah penguatan layanan rehabilitasi di RSUD Klaten, disertai pendampingan keluarga pengguna melalui kelompok dukungan di desa. Kelima, penyusunan Peraturan Bupati tentang penanganan narkoba di desa, lengkap dengan sanksi administratif dan sosial bagi pelaku penyalahgunaan. Setiap strategi ini diharapkan memotong rantai peredaran narkoba dari hulu hingga hilir.
Suasana harapan pun tampak jelas ketika Hamenang Wajar Ismoyo mengajak semua pihak untuk berkolaborasi tanpa sekat sektoral. “Sinergi ini bukan sekadar jargon, melainkan komitmen bersama untuk menyelamatkan masa depan anak-anak kita,” ujarnya tegas disambut tepuk tangan hadirin.
Menutup acara, Bupati menginstruksikan pembentukan tim kerja desa yang akan memantau pelaksanaan program secara berkala. Rapat koordinasi dengan OPD dan Forkopimda juga akan diintensifkan, agar setiap kemajuan dan kendala dapat segera diantisipasi.
Senada dengan Bupati, Pembicara dari BNN Marthinus Hukom, S.I.K, M.Si ,Kepala Badan Narkotika Nasional RI, Kepolisian Resor Klaten, dan pihak terkait menegaskan bahwa dalam sosialisasi P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika) sebagai upaya berkelanjutan yang melibatkan pemerintah, komponen masyarakat, hingga lembaga internasional. Upaya ini dirancang untuk melindungi masyarakat dari risiko adiksi dan memutus mata rantai peredaran gelap narkotika sejak akarnya.
Di pertengahan kegiatan juga dilakukan penyerahan piagam pada beberapa pihak yang telah aktif dalam upaya melakukan sosialisasi dan pencegahan P4GN di wilayah Ponggok, Klaten dan sekitar. Kegiatan di Desa Ponggok siang ini menjadi langkah nyata pertama sekaligus momentum penting bagi Pemkab Klaten. Dengan semangat kolaborasi dan komitmen yang kuat, desa-desa di Klaten siap menjadi garda terdepan dalam memerangi narkoba dan menjaga generasi muda dari jebakan buruk penyalahgunaan zat terlarang.
- Advertisement -
Setelah proses dialog dan diskusi panjang berikut koordinasi serta pemaparan kondisi riil di lapangan. Akhirnya kegiatan ditutup dengan komitmen dan ketegasan bersama Pemkab Klaten beserta segala unsur lapisan yang ada untuk tidak tinggal diam dalam berpartisipasi aktif menurunkan serta mencegah bahaya narkoba di masyarakat.
- Advertisement -
®Pitut Saputra

