CIMALAKA, CHANEL7.ID – Dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan, Desa Cikole, Kecamatan Cimalaka, memperingati hari jadinya yang ke-47. Mengusung tema:
“Cikole Guyub Rukun Sauyunan Ngajaga Tradisi, Ngaronjatkeun Inovasi ku Gotong Royong”,peringatan milangkala tahun ini menjadi momentum penting untuk merekatkan kembali nilai-nilai kultural, spiritual, dan sosial yang selama ini menjadi fondasi kehidupan masyarakat desa. Kamis, 7 Agustus 2025.
Acara yang berlangsung sejak pagi hari ini diawali dengan doa bersama lintas tokoh agama, sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan panjang Desa Cikole. Doa tersebut sekaligus menjadi penghormatan terhadap para pendiri dan pemimpin terdahulu yang telah meletakkan dasar pembangunan desa.
Salah satu momen yang mengharukan adalah pemberian santunan kepada keluarga almarhum Kepala Desa Cikole terdahulu yang telah berjasa membangun desa ini dari awal. Selain itu, diberikan pula santunan untuk anak-anak yatim dan piatu sebagai wujud kepedulian sosial serta penguatan nilai kasih sayang di tengah masyarakat.
Setelah acara seremonial, dilanjutkan dengan ziarah ke makam para sesepuh dan tokoh pendiri Desa Cikole. Kepala Desa Cikole, Heri Setiadi, beserta Camat Cimalaka, Forkopimcam, para Kepala Desa se-Kecamatan Cimalaka, BPD, tokoh masyarakat, dan warga secara bersama-sama berjalan kaki menuju pemakaman sebagai bentuk penghormatan dan rasa hormat terhadap leluhur.
- Advertisement -
“Milangkala ini bukan sekadar perayaan, tapi juga penghormatan. Kita tidak boleh melupakan siapa yang telah merintis desa ini. Hari ini kita mengenang mereka, mendoakan mereka, dan meneruskan perjuangan mereka,” ujar Heri Setiadi, penuh haru.
Camat Cimalaka yang hadir dalam kesempatan tersebut mengapresiasi kekompakan dan kesadaran sosial masyarakat Cikole. “Cikole menjadi contoh desa yang menjaga keseimbangan antara budaya, keagamaan, pembangunan dan inovasi. Ini patut dijadikan inspirasi oleh desa-desa lain,” ucapnya.
Warga tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara. Kebersamaan, rasa syukur, dan semangat gotong royong menjadi napas dalam setiap kegiatan.
Dengan usia yang ke-47, Desa Cikole telah menapaki babak baru dalam perjalanan pembangunan. Pemerintah desa menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan desa berbasis partisipasi warga, pelestarian budaya, dan inovasi yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat.
- Advertisement -
®Opik

