Chanel 7Chanel 7
  • Beranda
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Edukasi
    • Politik
    • Agama
    • Hukum
    • Pemerintah
    • TNI
    • Opini
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Lifestyle
    • Entertaiment
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Otomotif
    • Wisata
    • Olahraga
  • Streaming Video
Cari...
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Reading: Tradisi Kirab Gunungan Apem Yaa Qowiyyu 2025: Bupati Klaten Tebar Apem dan Keharmonisan
Share
Notification Show More
Chanel 7Chanel 7
  • Beranda
  • Berita
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Lifestyle
  • Streaming Video
Cari...
  • Beranda
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Edukasi
    • Politik
    • Agama
    • Hukum
    • Pemerintah
    • TNI
    • Opini
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Lifestyle
    • Entertaiment
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Otomotif
    • Wisata
    • Olahraga
  • Streaming Video
Follow US
© PT Media Chanel Online
Chanel 7 > Daerah > Tradisi Kirab Gunungan Apem Yaa Qowiyyu 2025: Bupati Klaten Tebar Apem dan Keharmonisan
Daerah

Tradisi Kirab Gunungan Apem Yaa Qowiyyu 2025: Bupati Klaten Tebar Apem dan Keharmonisan

Chanel7.id
Chanel7.id  - ©By.Redaksi Published Agustus 7, 2025
Share
6 Min Read
Compress 20250807 174934 4901
Laporan Photo, Pitut (Chanel7.id) Rangkaian kegiatan kirab budaya ini dimulai dengan kirab budaya dari kecamatan Jatinom.
SHARE
Bagikan Berita

KLATEN, CHANEL7.ID – Kamis sore suasana di jalanan Kecamatan Jatinom berubah menjadi panggung kemeriahan budaya. Ribuan masyarakat dan pengunjung memadati pinggir jalan untuk menyaksikan prosesi kirab Gunungan Apem Yaa Qowiyyu, yang begitu meriah dengan iringan gamelan dan tari tradisional menambah semarak perjalanan rombongan. Deretan gunungan apem berjejer di atas tandu hias, siap untuk diarak keliling desa. Senyum dan riuh tepuk tangan menandai antusiasme warga Klaten dan wisatawan yang hadir (07/08/2025).

Suasana makin semarak dan meriah karena kehadiran Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, yang ikut ambil bagian dengan berjalan bersama rombongan. Di sela arak-arakan, ia menebar apem kepada penonton yang berdiri di pinggir jalan. Aksi sederhana itu langsung menjadi magnet, membuat warga bersorak gembira sambil berebut mendapat apem. Tak hanya apem dan roti manis, Beberapa rombongan pawai juga membagikan hasil bumi berupa sayur dan buah dari petani lokal. Kehadiran dan keterlibatan aktif Pemimpin Daerah ini menegaskan komitmen membangun harmoni dan kebersamaan.

Read More

IMG 20260807 133458
Peringatan Serangan Umum Empat Hari Jadi Inspirasi Mengisi Kemerdekaan
Pemkot Surakarta Perkuat Gerakan Pemilahan Sampah Berbasis Keluarga
Turnamen Voli Antar Kecamatan Digelar Pemuda Pancasila PAC Cijeungjing, Pererat Persaudaraan dan Gali Potensi Atlet Daerah
Papan Informasi Anggaran Proyek Desa Diduga Tidak Dipasang Terbuka, Kepala Desa Bandar Siantar Beri Tanggapan

Menurut Sugiyanto salah seorang warga lokal Jatinom mengatakan
“Tradisi Yaa Qowiyyu di Jatinom bermula dari kisah Ki Ageng Gribig pada abad ke-17. Sepulang menunaikan ibadah haji di Mekah, beliau membawa roti manis yang kemudian dikreasikan menjadi apem lokal. Apem itu dibagikan sebagai sedekah kepada masyarakat yang ditemuinya di sepanjang perjalanan. Sejak saat itu, kegiatan tebar apem menjadi simbol permohonan ampunan dan rasa syukur. Warisan ini diwariskan turun-temurun, membentuk identitas budaya khas Jatinom saat ini,” ujarnya.

Dirinya juga menceritakan “Dahulu, tradisi Yaa Qowiyyu digelar selama hampir 20 hari berturut-turut setiap bulan Safar. Pergeseran zaman dan kebutuhan modern membuat penyelenggara memadatkan rangkaian acara menjadi hanya sekitar satu minggu. Perubahan ini bertujuan menjaga antusiasme tanpa membebani sumber daya masyarakat. Meski lebih ringkas, esensi kebersamaan dan nilai kearifan lokal tetap terjaga utuh. Siklus tahunan tetap setia digelar, mengundang animo sama kuatnya dengan tempo dulu.” papar Sugiyanto.

- Advertisement -

Rangkaian kegiatan kirab budaya ini dimulai dengan kirab budaya dari kecamatan Jatinom, yang menampilkan rombongan paskibraka, budayawan, pelajar, seniman, pesilat, aparat pemerintahan daerah, drumband pelajar, ondel-ondel dan berbagai atraksi budaya lain yang mengelilingi desa, menampilkan juga berbagai gunungan apem sebagai titik pusat perhatian. Malam harinya, Car Free Night dan gebyar UMKM disajikan gratis untuk memperkaya unsur edukasi dan hiburan. Puncaknya, esok seusai prosesi shalat Jum’at prosesi sebar apem akan digelar di sekitar kompleks pemakaman Ki Ageng Gribig yang dipadati ribuan warga. Tak hanya apem, masyarakat juga menyiapkan beragam hasil bumi untuk disumbangkan secara swadaya. Semua elemen ini bersatu memaknai semangat berbagi dan memupuk kebersamaan.

Pelibatan warga lokal menjadi kunci kesuksesan acara, mulai dari pembuatan apem hingga dekorasi gunungan. Kelompok sadar wisata (Pokdarwis), BUMDes, PKK, dan relawan bahu-membahu menyiapkan segala kebutuhan. UMKM di sekitar Jatinom juga memanfaatkan momentum untuk mempromosikan produk kuliner dan kerajinan khas. Wisatawan antusias memborong apem kemasan, dan produk kerajinan, hingga kuliner khas produksi desa. Pendapatan tambahan ini membantu meningkatkan kesejahteraan dan memberdayakan ekonomi lokal.

“Tebar apem ini bukan semata ritual keagamaan tetapi juga sarana menanamkan nilai sedekah dan solidaritas. Tradisi rebutan apem yang dilempar dari menara melambangkan bahwa berkah datangnya dari atas, namun butuh usaha untuk mendapatkannya. Nilai gotong royong terpancar dari kebersamaan warga dalam menyiapkan dan memberikan apem. Lebih jauh, ritual ini menjadi pelajaran moral bagi generasi muda untuk peduli dan berbagi. Budaya ini merangkum harmoni antara spiritualitas, kemanusiaan, dan kearifan lokal.” tutur Sugiyanto.

Tradisi Yaa Qowiyyu telah tumbuh menjadi daya tarik wisata budaya yang khas Klaten. Tak heran jika pengunjung dari berbagai daerah rela datang untuk menikmati keunikan ini. Ipunk, seorang pemandu wisata lokal dari Ngantilalicaraneturu Tour Guide Community, mengajak rombongan wisatawan menyerap pengalaman langsung di Jatinom. Semua tamu juga pulang membawa oleh-oleh berupa apem dan kerajinan UMKM, sekaligus kisah inspiratif untuk diceritakan kembali. Potensi ini membuka peluang kolaborasi antara sektor pariwisata, pemerhati budaya, dan pihak swasta.

Ipunk yang antusias menjelaskan prosesi kirab hingga perayaan Yaa Qowiyyu kepada tamu dan rombongan yang dibawanya berharap potensi kearifan lokal dan tradisi seperti ini bisa terus ada melengkapi berbagai sarana dan prasarana wisata yang ada di Klaten. Sehingga pariwisata Klaten terus melonjak dan juga kesejahteraan masyarakat sekitar bisa ikut terdongkrak.

- Advertisement -

Terpisah Bupati Hamenang Wajar Ismoyo berharap tradisi Yaa Qowiyyu terus lestari bersama perkembangan Klaten sebagai kota wisata. Ia menekankan pentingnya dukungan infrastruktur, promosi digital, dan pelatihan UMKM agar nilai acara terjaga. Komitmen pemangku kebijakan perlu diwujudkan melalui anggaran berkelanjutan dan kolaborasi lintas dinas. Partisipasi kaum difabel serta kelompok rentan diharapkan semakin diperkuat agar acara makin inklusif. Dengan demikian, Klaten tidak hanya dikenal lewat candi dan mata air, tetapi juga kekayaan budaya dan semangat gotong royong.

Kirab Pawai Gunungan Apem Yaa Qowiyyu 2025 yang dihadiri Bupati Klaten menjadi bukti betapa tradisi dapat mempererat ikatan sosial. Perpaduan sejarah, makna spiritual, dan kekuatan ekonomi lokal dipresentasikan dalam satu rangkaian acara yang singkat namun sarat makna. Masyarakat Jatinom serta pengunjung menunjukkan antusiasme tinggi, mencerminkan keberlanjutan budaya yang hidup. Dukungan pemerintah dan pelaku UMKM menjadi fondasi agar tradisi ini kian terkenal. Semoga Yaa Qowiyyu terus menjadi warisan yang memicu kebahagiaan, kesejahteraan, dan kebanggaan warga Klaten.

 

- Advertisement -

 

®Pitut Saputra 

About Author

Chanel7.id

Chanel7.id

See author's posts

TAGGED: Provinsi Jawa Tengah Indonesia, Tradisi Kirab
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp LinkedIn Copy Link
Reaksi Pemirsa
Love0
Sad0
Happy0
Surprise0
Sleepy0
Cry0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Compress 20250807 151731 1484 Etos Kerja Perangkat Desa Dipertanyakan, Camat Palasah Enggan Berkomentar
Next Article Compress 20250807 180103 3965 Warung Kecil di Cikubang, Harapan Besar dari Program Z-Mart
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

- Advertisement -

Follow

3.45M Like
34.92M Follow
123.4k Follow
193.5k Subscribe

Latest News

IMG 20260810 205000
Candik Ayu dan Inspirasi Kedai Titik Teduh di Grojogan Cokro
Kuliner Agustus 10, 2026
IMG 20260807 133458
Peringatan Serangan Umum Empat Hari Jadi Inspirasi Mengisi Kemerdekaan
Daerah Agustus 7, 2026
IMG 20260806 172103
Pemkot Surakarta Perkuat Gerakan Pemilahan Sampah Berbasis Keluarga
Daerah Agustus 6, 2026
IMG 20260805 144955
Ayam “Memakan” Sertifikat dan BPKB: Peternak Solo Raya Desak Solusi Lonjakan Biaya Pakan
Berita Agustus 5, 2026

Baca Juga

IMG 20260807 133458
Daerah

Peringatan Serangan Umum Empat Hari Jadi Inspirasi Mengisi Kemerdekaan

Agustus 7, 2026 42 Views
IMG 20260806 172103
Daerah

Pemkot Surakarta Perkuat Gerakan Pemilahan Sampah Berbasis Keluarga

Agustus 6, 2026 40 Views
Compress 20260803 121301 1150
Daerah

Turnamen Voli Antar Kecamatan Digelar Pemuda Pancasila PAC Cijeungjing, Pererat Persaudaraan dan Gali Potensi Atlet Daerah

Agustus 3, 2026 7.7k Views
Compress 20260801 160114 4362
Daerah

Papan Informasi Anggaran Proyek Desa Diduga Tidak Dipasang Terbuka, Kepala Desa Bandar Siantar Beri Tanggapan

Agustus 1, 2026 8.9k Views
Previous Next
Iklan
Iklan
Iklan

Media Chanel7.id & Chanel7.id/news, Diterbitkan Oleh PT Media Chanel Online, Adalah Portal Berita Nasional Dan Internasional, Bahkan Sampai ke Daerah, Yang Ada Diseluruh Indonesia.

Informasi Tentang Kami Silahkan Klik :

Email

Untuk Informasi Dan Layanan Lainnya Tentang Kami Klik Kontak Kami 

Yayasan Lembaga Bantuan Hukum.
Koperasi Ikhlas Jaya Mandiri
Chanel 7Chanel 7
Follow US

©By. PT Media Chanel Online

  • Tentang Kami
  • ⚪Redaksi
  • Advertorial
  • Contact Us
  • Terms & Condition
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Forget Password

Register Lost your password?