SUMEDANG, CHANEL7.ID – Di sudut tenang Dusun Cikubang RT 01 RW 01, Desa Sukahayu, Kecamatan Rancakalong, berdiri sebuah warung sederhana milik Ibu Nersih, seorang warga yang sehari-harinya menggantungkan hidup dari usaha kecil di depan rumahnya. Meski dengan keterbatasan, ia tetap setia membuka warung, melayani kebutuhan warga sekitar dengan sabar dan senyuman yang tak pernah pudar.
Namun hari-hari berat kadang tak bisa dihindari. Modal yang pas-pasan, rak warung yang mulai lapuk, dan keterbatasan stok dagangan membuat usaha Ibu Nersih kerap terseok. Di tengah tantangan itu, bantuan datang sebagai angin segar melalui Program Z-Mart dari BAZNAS Republik Indonesia, bekerja sama dengan BAZNAS Kabupaten Sumedang, serta didukung penuh oleh Bupati dan Wakil Bupati Sumedang.
Pada pertengahan tahun 2025 ini, Ibu Nersih menjadi salah satu penerima manfaat program tersebut dengan total bantuan senilai Rp7.500.000. Bantuan tersebut terbagi menjadi: Rp3.500.000 untuk perbaikan warung dan pembelian rak dagang. Rp4.000.000 dalam bentuk voucher belanja untuk pengisian stok barang dagangan.
“Saya sangat bersyukur, bantuan ini seperti menjawab doa saya selama ini. Rak warung saya sekarang lebih kokoh dan tertata, dan saya bisa menambah barang-barang yang sebelumnya tidak mampu saya stok,” ungkap Ibu Nersih dengan mata berkaca-kaca.
- Advertisement -
Lebih dari sekadar bantuan fisik, program Z-Mart membawa semangat kemandirian. Dengan adanya pembinaan dan pendampingan dari tim BAZNAS, para penerima manfaat diajak untuk tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga mengelola warung secara lebih profesional.
“Program ini tidak hanya membantu ekonomi warga, tetapi juga menghidupkan harapan, bahwa usaha kecil pun bisa menjadi pilar penting ketahanan ekonomi keluarga dan desa,” ujar seorang pendamping program dari BAZNAS Sumedang.
Ibu Nersih pun secara khusus menyampaikan terima kasih kepada: Bupati dan Wakil Bupati, BAZNAS Kabupaten Sumedang, BAZNAS RI atas perhatian dan dukungan nyata yang diberikan.
“Semoga semua kebaikan ini dibalas oleh Allah SWT dengan keberkahan, kesehatan, dan kelancaran dalam memimpin dan menebar manfaat bagi masyarakat luas,” tutupnya.
Kini, warung kecil di Cikubang itu bukan sekadar tempat berjualan. Ia menjadi simbol harapan, hasil dari kolaborasi antara pemerintah, lembaga zakat, dan masyarakat yang ingin bangkit bersama.
- Advertisement -
- Advertisement -
®Opik

