Chanel 7Chanel 7
  • Beranda
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Edukasi
    • Politik
    • Agama
    • Hukum
    • Pemerintah
    • TNI
    • Opini
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Lifestyle
    • Entertaiment
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Otomotif
    • Wisata
    • Olahraga
  • Streaming Video
Cari...
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Reading: Selamat Jalan Maestro Bonyong
Share
Notification Show More
Chanel 7Chanel 7
  • Beranda
  • Berita
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Lifestyle
  • Streaming Video
Cari...
  • Beranda
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Edukasi
    • Politik
    • Agama
    • Hukum
    • Pemerintah
    • TNI
    • Opini
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Lifestyle
    • Entertaiment
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Otomotif
    • Wisata
    • Olahraga
  • Streaming Video
Follow US
© PT Media Chanel Online
Chanel 7 > Peristiwa > Selamat Jalan Maestro Bonyong
Peristiwa

Selamat Jalan Maestro Bonyong

Editor 1
Editor 1 Published Mei 15, 2026
Share
5 Min Read
IMG 20260515 194823
Laporan Photo Oleh Pitut Saputra (Chanel7.id)
SHARE
Bagikan Berita

SURAKARTA, CHANEL7.ID –
Kepergian Drs. Bonyong Munny Ardhie Sajid meninggalkan ruang hening yang dalam di dunia seni rupa Surakarta dan segenap komunitas yang pernah bersentuhan dengan kebaikan hatinya. Sosoknya yang ramah, rendah hati, dan penuh dedikasi bukan hanya menjadi panutan bagi generasi seniman muda, tetapi juga menjadi jembatan antara tradisi lokal dan ekspresi kontemporer. Berita berpulangnya beliau pada 14 Mei 2026 terasa seperti kehilangan satu pilar yang selama puluhan tahun menopang kehidupan artistik di kota kelahirannya (15/05/2026).

Bonyong lahir pada 21 Juni 1946, dan sepanjang hidupnya ia menorehkan karya-karya yang sederhana namun sarat makna. Karyanya tidak mencari gemerlap popularitas, ia memilih bahasa visual yang jujur, menyentuh, dan akrab bagi banyak orang. Bagi para mahasiswa dan kolega, beliau bukan sekadar pengajar atau rekan, beliau adalah teladan yang mengajarkan bahwa seni sejati lahir dari ketulusan, kerja keras, dan rasa hormat terhadap akar budaya. Banyak yang mengingat bagaimana beliau menuntun tangan-tangan muda untuk menemukan suara mereka sendiri, sambil tetap menghargai tradisi batik, wayang, dan estetika Jawa yang halus.

Read More

IMG 20260903 171521
Wali Kota Surakarta dan Wamendagri Resmikan Lokakarya APEKSI 2026
Warga Banyuanyar Ditahan: Buntut Penipuan Pemberangkatan Haji di Surakarta
Peringatan Serangan Umum Empat Hari Jadi Inspirasi Mengisi Kemerdekaan
Pemkot Surakarta Perkuat Gerakan Pemilahan Sampah Berbasis Keluarga

Di balik reputasinya sebagai perupa besar, Bonyong dikenal sebagai pribadi yang membumi. Ia sering terlihat berbincang santai dengan mahasiswa di teras kampus, saat masih aktif mengampu prodi Seni Rupa Murni ISI Surakarta, memberi komentar yang membangun tanpa menggurui, atau sekadar tersenyum ketika melihat karya yang lahir dari kegigihan. Sikapnya yang hangat membuat ruang belajar menjadi tempat yang aman bagi eksperimen dan kegagalan kreatif, dua hal yang menurutnya esensial dalam proses berkarya. Banyak seniman muda yang menyebutnya sebagai “guru yang memberi ruang”, karena ia selalu mendorong muridnya untuk berani mengambil resiko estetis.

Keluarga yang ditinggalkan, istri tercinta M.Y. Ning Yuliastuti, anak-anak Adria Vitalya Gemilang dan In Magma, serta menantu Tri Septa Nurhantoro, tentu merasakan duka yang tak terperi. Kehilangan seorang suami, ayah, dan mertua yang juga merupakan figur publik membawa lapisan kesedihan yang kompleks, duka pribadi yang bercampur dengan penghormatan publik. Upacara pemakaman yang dilaksanakan di Makam Karangturi pada sore hari ini, menjadi momen berkumpulnya komunitas seni, sahabat, dan keluarga untuk memberi penghormatan terakhir. Dari rumah duka di Jl. Gelatik 73 Perum Dosen UNS IV, Triyagan, Sukoharjo, rombongan berangkat membawa kenangan, doa, dan karya-karya yang akan terus hidup sebagai warisan.

- Advertisement -

Bagi eks mahasiswa seni rupa murni ISI Surakarta angkatan pertama yang pernah belajar langsung darinya, kabar ini mengejutkan dan menyayat. Banyak yang mengenang pelajaran-pelajaran yang lebih dari sekadar teknik menggambar atau melukis, mereka mengingat pelajaran tentang etika berkarya, tentang bagaimana menjaga integritas artistik di tengah godaan komersialisasi, dan tentang pentingnya menjadikan seni sebagai sarana untuk memahami kemanusiaan. Bonyong mengajarkan bahwa seni bukan hanya soal estetika, tetapi juga soal empati, kemampuan melihat dan merasakan dunia dari sudut pandang orang lain.

Warisan Bonyong tidak hanya terpatri pada kanvas atau instalasi, ia hidup dalam cara orang-orang yang pernah bersentuhan dengannya memandang proses kreatif. Banyak muridnya yang kini menjadi pengajar, kurator, atau seniman aktif, meneruskan semangatnya untuk membimbing generasi berikutnya. Karya-karyanya yang tersisa menjadi dokumen visual yang merekam perjalanan estetika seorang seniman yang setia pada akar budaya namun terbuka pada dialog global. Pameran-pameran retrospektif yang akan datang kelak pasti akan menampilkan bukan hanya karya, tetapi juga cerita-cerita kecil tentang kebaikan dan kebijaksanaan yang ia bagikan.

Di saat duka ini, kita diingatkan bahwa kehilangan seorang maestro adalah panggilan untuk merawat warisan yang ditinggalkannya. Mengunjungi karya-karyanya, menuliskan kenangan, atau meneruskan tradisi pengajaran yang ia jalankan adalah bentuk penghormatan yang paling nyata. Bagi keluarga, sahabat, dan komunitas seni, doa dan kenangan menjadi penghiburan sekaligus pengikat yang menguatkan.

Rest in peace, Bonyong Munny Ardhie Sajid, semoga Allah SWT menerima segala amal ibadahnya, menempatkan beliau di tempat terbaik di sisi-Nya, memberi ketabahan dan kekuatan kepada istri, anak-anak, dan keluarga yang ditinggalkan, serta menjadikan warisan seni dan teladan hidupnya sebagai cahaya yang terus menerangi langkah generasi penerus, terima kasih atas segala yang telah engkau berikan, ilmu, inspirasi, dan keteladanan, semoga perjalananmu tenang dan karya-karyamu terus berbicara, menginspirasi, dan mengingatkan kita bahwa seni adalah nafas yang menghubungkan masa lalu, kini, dan masa depan, Amin.

Di penghujung perjalanan ini, biarlah kenangan tentang Bonyong Munny Ardhie Sajid tetap hidup dalam setiap goresan, bisik tradisi yang diwariskan, dan keberanian para muridnya untuk terus berkarya, ketika kanvas-kanvasnya sunyi, suara dan ajarannya justru semakin nyaring, mengingatkan kita bahwa seorang guru sejati tak pernah benar-benar pergi, melainkan terus hadir lewat karya, teladan, dan cinta yang ia tanamkan pada generasi yang meneruskan langkahnya.

- Advertisement -

@ Pitut Saputra 

About Author

Editor 1

Editor 1

See author's posts

- Advertisement -
TAGGED: Bonyong, Maestro, Surakarta
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp LinkedIn Copy Link
Reaksi Pemirsa
Love0
Sad0
Happy0
Surprise0
Sleepy0
Cry0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Compress 20260514 192934 4279 Raif Anaqie Siap Wakili Sijunjung Sumbar di Ajang Kompetisi Asian Ethnic Got Talent 2026
Next Article IMG 20260516 034302 Klaten Jadi Tuan Rumah Festival Sepeda Internasional
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

- Advertisement -

Follow

3.45M Like
34.92M Follow
123.4k Follow
193.5k Subscribe

Latest News

IMG 20260929 WA0002
Anggota DPRD Provinsi Jabar 13 Lakukan Pengawasan di Kantor Kecamatan Sukamantri, Dihadiri Anggota DPRD Kabupaten
Pemerintah September 29, 2026
IMG 20260929 141858
Candi Prambanan Dalam Kerjasama Antara Klaten dan Sleman
Pemerintah September 29, 2026
IMG 20260927 123338
Menanam Daulat Memanen Martabat: Suara Petani dari Delanggu
Pertanian September 27, 2026
IMG 20260925 153900
Final Kapolresta Surakarta Cup Season 4 Digelar Sore Ini
Daerah September 25, 2026

Baca Juga

IMG 20260903 171521
Berita

Wali Kota Surakarta dan Wamendagri Resmikan Lokakarya APEKSI 2026

September 3, 2026 99 Views
IMG 20260819 170320
Kriminal

Warga Banyuanyar Ditahan: Buntut Penipuan Pemberangkatan Haji di Surakarta

Agustus 19, 2026 78 Views
IMG 20260807 133458
Daerah

Peringatan Serangan Umum Empat Hari Jadi Inspirasi Mengisi Kemerdekaan

Agustus 7, 2026 123 Views
IMG 20260806 172103
Daerah

Pemkot Surakarta Perkuat Gerakan Pemilahan Sampah Berbasis Keluarga

Agustus 6, 2026 90 Views
Previous Next
Iklan
Iklan
Iklan

Media Chanel7.id & Chanel7.id/news, Diterbitkan Oleh PT Media Chanel Online, Adalah Portal Berita Nasional Dan Internasional, Bahkan Sampai ke Daerah, Yang Ada Diseluruh Indonesia.

Informasi Tentang Kami Silahkan Klik :

Email

Untuk Informasi Dan Layanan Lainnya Tentang Kami Klik Kontak Kami 

Yayasan Lembaga Bantuan Hukum.
Koperasi Ikhlas Jaya Mandiri
Chanel 7Chanel 7
Follow US

©By. PT Media Chanel Online

  • Tentang Kami
  • ⚪Redaksi
  • Advertorial
  • Contact Us
  • Terms & Condition
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Forget Password

Register Lost your password?