JABAR, CHANEL7.ID – Rombongan para siswa dan guru dari Pasraman Tirta Bhuana Kota Bekasi Provinsi Jawa Barat tangkil ke Pura Agung Blambangan yang terletak di Kabupaten Banyuwangi Provinsi Jawa Timur pada tanggal 29 sampai 30 Maret 2024.
Rombongan yang berjumlah 119 orang ini terdiri dari para siswa SMP dan SMA didampingi oleh Bapak Ibu gurunya, dan dipimpin oleh Bapak I Nyoman Suranta selaku Kepala Pasraman. Mereka menempuh perjalanan darat menggunakan tiga unit bus dan satu unit kendaraan pribadi. Pada Jumat malam, 29/03/2024, rombongan tiba dan bermalam (mekemit) di Pura Agung Blambangan.
Dalam pesan dharma saat pelaksanaan persembahyangan, Romo Mangku di Pura Agung Blambangan yang bernama Romo Mangku Mujiono menjelaskan bahwa sejarah pura tersebut erat kaitannya dengan Era Kerajaan Majapahit. Keberadaan beberapa sumur tua yang menjadi bukti petilasan merupakan awal atau cikal bakal berdirinya Pura tersebut.
Saat diwawancarai oleh wartawan Chanel7.id, Romo Mangku Mujiono didampingi oleh Jero Mangku Nyoman Sumadia dari Jatibening. Romo merasa sangat terkesan dengan kehadiran siswa-siswi Pasraman Tirta Bhuana Kota Bekasi, ia mengharapkan para generasi muda Hindu dimanapun berada selalu menjaga kearifan ajaran leluhur.
“Generasi penerus kita di Bekasi, mudah mudahan dapat terus meningkatkan sradha baktinya, berbakti kepada nusa bangsa dan agama, serta berbekal hati yang tulus lascarya sebagai Hindu yang menjunjung tinggi keajegan ajaran-ajaran luhur nusantara” ujarnya.
Sementara itu, salah seorang pengurus Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Bekasi, Wakil Ketua X (Sepuluh) Bidang Hubungan Antar Lembaga dan Komunikasi Publik yaitu I Gusti Ngurah Parwata atau yang akrab dipanggil Ajik Parwata ikut serta mendampingi rombongan.
Kepada pewarta media, Ajik Parwata menyampaikan bahwa pelaksanaan tirta yatra oleh siswa-siswa Pasraman Tirtha Buana Bekasi, kali ini pelaksanaannya bertepatan dengan liburan Paskah. Kegiatan ini merupakan implementasi nyata ajaran Tri Hita Karana dan untuk meningkatkan sradha bakti.
“Saya menyampaikan apresiasi dan mengharapkan agar putra-putri Hindu di Bekasi khususnya dapat mengisi waktu-waktu liburan dengan kegiatan-kegiatan yang positif”, pungkasnya.
Pada Sabtu tanggal 30 Maret 2024, setelah melakukan giat bersih-bersih area pura dan melaksanakan persembahyangan bersama, rombongan dari Pasraman Tirta Bhuana Kota Bekasi ini melanjutkan perjalanan religi ke kawasan Alas Purwo.
®Dewa

