KLATEN, CHANEL7.ID
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo meresmikan Pony Park Klaten pada Selasa, 7 Juli 2026. Terletak di Kelurahan Mojayan, Kecamatan Klaten Tengah, destinasi baru ini hadir di atas lahan seluas 1,5 hektare dan diharapkan menjadi kado istimewa dalam peringatan Hari Jadi ke-222 Kabupaten Klaten sekaligus memperkuat daya tarik sektor pariwisata daerah (07/07/2026).
Pony Park berdiri tidak jauh dari By Pass Jalan Lingkar Klaten dan Pasar Srago, sehingga lokasinya strategis dan mudah dijangkau wisatawan dari pusat kota maupun daerah sekitar seperti Solo dan Yogyakarta. Keberadaan destinasi di pusat kota ini diharapkan bisa meningkatkan kunjungan wisatawan harian dan akhir pekan, serta memberi dampak ekonomi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di sekitar lokasi.
Konsep utama Pony Park adalah wisata edukasi keluarga dengan tema mini zoo yang memungkinkan pengunjung berinteraksi langsung dengan satwa. Di kawasan ini pengunjung dapat melihat dan berinteraksi dengan kuda poni, alpaka, kapibara, kambing nigerian dwarf, rusa timor, rusa tutul, domba merino, merak biru, aneka reptil, hingga satwa perairan yang ditampilkan di area tunnel aquatic. Selain melihat, pengunjung juga dapat memberi makan beberapa satwa dan menunggang kuda poni dengan pengawasan petugas terlatih.
Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, menyampaikan harapan besar atas hadirnya Pony Park. “Kami menyambut baik kehadiran Pony Park sebagai destinasi wisata keluarga yang tidak hanya menghibur tetapi juga mendidik. Dengan lokasi yang strategis ini, kami berharap masyarakat Klaten dan pengunjung dari Jawa Tengah maupun nasional semakin melirik Klaten sebagai tujuan wisata keluarga,” ujar Hamenang. Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah akan mendorong sinergi antar-pengelola destinasi untuk menciptakan paket wisata terintegrasi yang memperpanjang lama tinggal wisatawan di Klaten.
- Advertisement -
Manajer Board of Directors (BOD) Marketing Pony Park, Dipta Sulistiyanto, menjelaskan latar belakang pengembangan kawasan yang sebelumnya merupakan kandang kuda. “Awalnya area ini hanya kandang kuda yang tidak dibuka untuk umum. Kami memiliki keberanian dan ide bersama untuk mengubahnya menjadi Pony Park agar bisa memberikan manfaat lebih luas kepada masyarakat,” kata Dipta saat grand opening. Ia menegaskan bahwa konsep yang diusung adalah edukasi keluarga dengan pengalaman interaktif yang aman dan menyenangkan.
Dipta menambahkan, “Di Pony Park pengunjung bisa menunggang kuda poni, berinteraksi dengan kapibara, memberi makan beberapa satwa, hingga menikmati animal show yang menjadi ciri khas kami. Hampir seluruh satwa di sini sudah terbiasa berinteraksi dengan manusia dan selalu didampingi petugas terlatih sehingga keamanan dan kesejahteraan hewan tetap terjaga.” Pernyataan ini menegaskan komitmen pengelola terhadap standar perawatan hewan, termasuk pakan seimbang, pemeriksaan kesehatan berkala, dan lingkungan yang memenuhi kebutuhan biologis satwa.
Pihak pengelola juga menyiapkan program edukasi untuk sekolah dan keluarga, seperti kunjungan sekolah, workshop perawatan hewan, serta kegiatan konservasi sederhana yang dirancang untuk menumbuhkan kepedulian anak terhadap satwa dan lingkungan. Program-program ini direncanakan bekerja sama dengan dinas pendidikan dan lembaga konservasi setempat agar materi yang disampaikan relevan dan bermanfaat.
Dari sisi fasilitas, Pony Park dilengkapi area parkir, cafe keluarga, toko souvenir, dan ruang serbaguna untuk acara komunitas. Fasilitas pendukung ini diharapkan meningkatkan kenyamanan pengunjung dan membuka peluang bagi pelaku UMKM lokal untuk memasarkan produk mereka. Pengelola juga menyatakan komitmen menerapkan praktik ramah lingkungan, pengelolaan sampah terpadu, serta monitoring dampak lingkungan secara berkala untuk meminimalkan efek negatif terhadap lingkungan sekitar.
Bupati Hamenang mengajak seluruh pengelola destinasi wisata di Klaten untuk terus berinovasi dan menjaga kualitas layanan. “Inovasi dan kualitas adalah kunci agar pariwisata Klaten dapat bersaing. Pemerintah daerah siap memfasilitasi promosi dan kolaborasi antar-destinasi sehingga Klaten semakin dikenal sebagai tujuan wisata keluarga yang lengkap,” tegasnya. Pernyataan ini menegaskan arah kebijakan daerah yang mendukung pengembangan pariwisata berbasis komunitas dan keberlanjutan.
- Advertisement -
Grand opening Pony Park dihadiri pejabat daerah, pengelola, dan masyarakat yang antusias. Acara peresmian menampilkan sambutan, pemukulan gong, serta preview animal show yang memberi gambaran pengalaman yang ditawarkan destinasi baru ini. Warga sekitar menyambut positif pembukaan Pony Park, namun beberapa pihak juga mengingatkan pentingnya pengelolaan limbah dan pengendalian kebisingan agar keberadaan destinasi tidak menimbulkan dampak negatif.
Dengan pengelolaan yang bertanggung jawab, dukungan pemerintah daerah, dan partisipasi masyarakat, Pony Park berpotensi menjadi magnet wisata keluarga yang memberi manfaat ekonomi dan edukatif bagi komunitas Klaten. Kehadiran destinasi ini menambah warna pariwisata lokal dan membuka peluang bagi generasi muda untuk lebih mencintai alam serta satwa melalui pengalaman langsung yang menyenangkan dan mendidik.
@ Pitut Saputra

