PKB Pecat Bupati Sidoarjo, Gus Muhdlor Tak Tergoyahkan

Keterangan : Posisi Gus Muhdlor Ali sebagai Bupati Sidoarjo tak tergoyahkan meskipun PKB telah memecat dia sebagai kader partai.
Sidoarjo, Chanel7.id/news – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dikabarkan telah memecat Gus Muhdlor sebagai kader partai, namun posisinya sebagai kepala daerah tidak bisa digoyang meskipun status keanggotannya dicabut oleh partai politik.
Ketua KPU Sidoarjo M Iskak menyampaikan, pemecatan Ahmad Muhdlor Ali atau Gus Muhdlor dari PKB tidak berdampak pada posisinya sebagai Bupati Sidoarjo.
Baca juga : KPK Geledah Rumah Dinas Gus Mudlor, Sita Dokumen Pajak
“Karena pasca-terpilih sudah bukan ranah partai politik lagi,” kata M Iskak, Sabtu (3/2/2023).
Iskak menyatakan, bupati hanya bisa diberhentikan jika meninggal dunia, berhalangan tetap, dan tersandung kasus hukum yang sudah berkekuatan hukum tetap. Selain itu, tidak ada aturan yang bisa memaksa bupati untuk turun jabatan.
“Aman sampai masa jabatannya berakhir,” tegas Iskak.
Baca juga : KPK Belum Panggil Bupati Sidoarjo, AMI : Bubarkan KPK
Diketahui beberapa waktu lalu, Muhdlor Ali, Bupati Sidoarjo akhirnya dipecat oleh DPP PKB. Pemecatan dilakukan karena Gus Muhdlor tidak patuh pada perintah partai yang seharusnya mendukung Anies Baswedan – Muhamin Iskandar.
Pemecatan ini merupakan reaksi keras dari Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin atas deklarasi yang digelar Bumi Sholawat untuk pemenangan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden 02.
Baca juga : KPK OTT Sidoarjo Belum Sentuh Lamongan, AMI : Tebang Pilih
Cak Imin saat kampanye di Serang Banten, menegaskan bahwa Gus Muhdlor resmi dipecat sebagai kader PKB seusai menyatakan dukungan ke Prabowo-Gibran.
Senada dengan Iskak, mantan Komisioner KPU Sidoarjo Nanang juga menyatakan hal yang sama.
Menurut Nanang, keputusan PKB yang memecat Gus Muhdlor saat ini, bisa jadi akan direvisi ketika mendekati pilkada nanti.
“Muhdlor ini dirasa masih cukup kuat di Sidoarjo. Sehingga PKB saya yakini akan tetap memasangnya di pilkada nanti. Kalaupun Muhdlor memilih partai lain, bisa jadi nanti kolaborasi dengan PKB,” ujar Nanang.
Pada tahun 2020 lalu, DPP PKB menunjuk Ahmad Muhdlor Ali-Subandi maju dalam Pilbup Sidoarjo 2020.
Penunjukan itu termaktub dalam Surat keputusan bernomor 4055/ DPP / IX /2020 yang ditandatangani oleh Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar dan Sekretaris Jenderal Hasanudin Wahid.
Dalam surat tersebut, pasangan yang ditunjuk agar melakukan koordinasi dengan seluruh struktur PKB di Kabupaten Sidoarjo untuk menyusun program kerja, membentuk tim pemenangan serta rekrutmen saksi.
®Pegas
