Kepala Sekolah SD Negeri 091253 Bukit Maraja Diduga Alergi Terhadap Jurnalis

0
Compress_20250608_030530_0098

Photo Oleh, Joko S (Chanel7.id/news) Keterangan Foto Diambil Pada Saat Dilokasi.

Bagikan Berita

Sumut, Chanel7.id/news – Kepala sekolah SD Negeri 091253 Bukit Maraja, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, pada hari rabu tanggal 23 April 2025 sekitar pukul 08.02 Wib yang lalu.

Saat ditemui oleh awak media disekolah SD Negeri 091253 Bukit Maraja, Kepala sekolah (BS) Inisial, sangat sulit ditemui oleh Jurnalis, Kepsek (BS) yang diduga alergi terhadap Jurnalis, pasalnya sudah beberapa kali awak media berkunjung ke sekolah SD Negeri 091253 Bukit Maraja kekantor kepala sekolah (BS).

Hingga berita ini diterbitkan kepala sekolah masih tidak bisa ditemui, dan petugas penjaga sekolah maupun guru-guru pendidik tersebut, selalu mengatakan hal yang sama saat dijumpai awak media ataupun jurnalis, (“Lagi diluar dan tidak berada ditempat, ataupun sedang ada rapat”). “Ucapnya

Penjaga sekolah yang enggan disebutkan namanya menuturkan, “Semalam itu ada pertandingan OSN didaerah Serapuh mungkin ini masih di daerah Serapuh, iyah entah kecapean iyah entah gimana soalnya belum masuk kepala sekolah, “Katanya

Penjaga sekolah juga menambahkan, “Dan kalau orang bapak minta nomor kepala sekolah saya tidak punya, dan kalau orang bapak mau bertemu ataupun ingin jumpa saya tidak tau. “Tandasnya

Lanjutnya,”Kalau mengenai bendahara sekolah udah ganti bendaharanya, tapi kalau yang baru ini belum tahu siapa,” ujarnya.

Sambungnya,”Dulu bendaharanya atas nama pak (T) inisial, dikarenakan pak (T) sudah lepas tidak menjadi bendahara lagi, soalnya sudah malas aja dia, dan kepala sekolahnya pun Ibu (S) sudah sakit-sakitan, “Ucapnya.

Jurnalis Juga Kembali mendatangi salah seorang guru yang enggan disebutkan namanya, untuk mengkonfirmasi mengenai siapa bendahara sekarang disekolah SD Negeri 091253 Bukit Maraja tersebut.

Dan salah satu guru yang berhasil dijumpai jurnalis ia mengatakan,”Ini masih pergantian jadi masih samar-samar, dan kemarin itukan pak Toni bendaharanya tapi ini kan mau diganti dan belum tahu siapa yang baru dan kalau mengenai kepala sekolahnya.

Ia juga menambahkan, “iyah belum datang soalnya terkadang rapat dan terkadang kekantor dulu, kalau semalam memang kepala sekolahnya tidak datang karena ada acara OSN, “Paparnya.

Lanjutnya, “Dan kalau mengenai dana bos kami disini guru-guru tidak tahu bang, apalagi nomor WhatsAppnya kepala sekolah, kami tidak bisa memberikan karena itu privasi, “Ujarnya.

Terpantau jurnalis dilokasi salah seorang guru yang lainnya yang pada saat itu keluar dari ruang kelasnya, jurnalis mencoba untuk mengkonfirmasi mengenai mengapa sekolah SD Negeri 091253 Bukit Maraja, tidak ada bendahara sekolah dan kenapa seorang kepala sekolah jarang masuk dan tidak pernah lama disekolah.

Saat dikonfirmasi guru yang berinisial (ND) mengatakan, “Gak diapakan sama kami bang, soalnya ini Privasi bang, “tutup singkatnya. (23 April 2025)

Sabtu (07 juni 2025) jurnalis mencoba mendatangi kembali ke sekolah SD Negeri 091253 Bukit Maraja, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun Sekitar pukul 09:19 Wib.

Dan saat ditemui jurnalis diruang kepala sekolah hanya 2 orang guru yang sedang mencatat buku-buku sekolah.

Saat dikonfirmasi salah satu guru kelas 6 yaitu guru laki-laki yang bernama (D) inisial mengatakan,” Kepala sekolah tidak ada, saya rasa rapat kepala sekolah dan untuk rapatnya saya tidak tahu dimana rapatnya dan memang tadinya masuk kepala sekolahnya tapi entah kemana kalau saya hanya mencatati buku dan tanya saja sama guru lainya iya pak, dan saya lagi mencatat buku dari dinas, dan mengenai ibu kepala sekolah saya tidak tahu keberadaannya, “Ungkapnya

Setelah jurnalis hendak pulang, ada seorang ibu-ibu yang sedang berada disekolah tersebut mengatakan, “Bahwasanya kepala sekolah sudah pulang kalau hari gini saya rasa rapat tapi ya benar memang kepala sekolah tidak pernah masuk atau jarang ke sekolah karena dekat sini tinggalnya, dan memang kepala sekolahnya datang tapi langsung pulang sekitar jam 09:00 WIB pak.

Terkonfirmasi jurnalis mengenai bendaharanya, semua guru mengatakan, “Saya tidak tahu bang, kami lagi dikelas kalau mengenai bendahara kami gak tahu bang apalagi kepala sekolah saya lagi didalam kelas mengawas anak ujian akhir bang, “Ucapnya.

Tujuan Jurnalis berusaha menemui Kepsek, Untuk memvalidasi kebenarannya informasi yang didapatkan sebelumnya, mengenai kepala sekolah yang diduga jarang masuk, dan juga mengenai tidak ada bendahara disekolah tersebut. karena saat dikonfirmasi oleh awak media semua para guru diduga menutupi kepala sekolah dan mengenai bendahara tersebut.

 

 

®Joko S

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *