KLATEN, CHANEL7.ID – Pagi yang cerah di Klaten, saat kami mendampingi Ipunk, pemandu wisata dari Ngantilalicaraneturu Tour Guide Community, mengunjungi Kantor Pegadaian Cabang Delanggu. Terletak di Jl. St. Delanggu No. 83, tepat samping bangunan Gereja Katolik Paroki Santo Yohanes Rasul, kunjungan ini bertujuan untuk memahami lebih dalam terkait konsep tabungan emas (02/09/2025).
Sebelumnya Ipunk sempat melihat brosur layanan tabungan emas di Pegadaian, dan menanyakan pada jurnalis Chanel7.id, namun jawaban yang jurnalis berikan, rasanya masih belum bisa memuaskan Ipunk. Maka dengan antusias, kami mendatangi kantor cabang pegadaian terdekat, dan diterima dengan hangat oleh tim Pegadaian Delanggu yang kemudian memaparkan secara rinci mekanisme menabung emas, layanan digital, dan berbagai inovasi berbasis emas lainnya.
Menurut penjelasan dari Tim Pegadaian Delanggu, mereka menceritakan terkait sejarah Pegadaian yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari ekonomi Indonesia sejak didirikan pada 124 tahun yang lalu. Berawal sebagai lembaga pembiayaan sederhana dengan jaminan barang, Pegadaian terus bertransformasi dan menghadirkan layanan keuangan berbasis emas. Keberadaannya terbukti krusial dalam menjaga ketahanan ekonomi masyarakat, terutama kalangan menengah ke bawah. Melalui inovasi-inovasi mutakhir, Kini Pegadaian berhasil mengoptimalkan peran emas tidak hanya sebagai aset berharga, tetapi juga sebagai pilar inklusi keuangan.
Tabungan Emas Pegadaian memungkinkan masyarakat untuk membeli emas mulai dari satu gram atau bahkan pecahan lebih kecil. Dengan tanpa minimal setoran awal, setiap individu, mulai dari pelajar hingga pensiunan, dapat berinvestasi emas sesuai kemampuan. Harga emas yang dicatat real time di aplikasi memastikan transparansi, sementara buku tabungan fisik atau digital menjadi bukti kepemilikan yang diakui resmi. Tabungan Emas juga memberikan fleksibilitas penjualan kembali, sehingga likuiditas terjaga dan investor dapat mencairkan dana sesuai kebutuhan.
- Advertisement -
Layanan Digital Pegadaian menjawab kebutuhan era mobile dengan sebuah aplikasi dapat membuka rekening Tabungan Emas dalam hitungan menit, memantau fluktuasi harga harian, serta melakukan pembelian atau penjualan emas langsung lewat smartphone. Keamanan terjamin berkat verifikasi biometrik, enkripsi end-to-end, dan lapisan autentikasi beberapa kali. Tampilan antar muka yang intuitif memudahkan siapa saja, termasuk generasi milenial dan lanjut usia, untuk mengelola portofolio emas mereka tanpa perlu datang ke kantor cabang.
Untuk menekan hambatan modal, Pegadaian menghadirkan fitur Cicil Emas. Pengguna dapat menabung emas gram demi gram sesuai anggaran bulanan, menghindari beban sekaligus menjaga komitmen investasi jangka panjang. Sedangkan Deposito Emas Digital memungkinkan menyimpan emas dalam jangka waktu tertentu dengan suku bunga keuntungan berbasis persentase kenaikan harga emas. Saat jatuh tempo, nasabah memperoleh keuntungan dari selisih harga emas, mirip deposito konvensional tapi lebih stabil karena sifat emas yang cenderung tahan inflasi.
Selain investasi, Pegadaian juga menyediakan solusi pembiayaan bagi individu dan pelaku usaha. Melalui jaminan emas, proses pengajuan pinjaman dapat dilakukan secara online dengan simulasi angsuran transparan. Plafon pinjaman variatif, mulai dari ratusan ribu hingga puluhan juta rupiah, disesuaikan nilai emas yang digadaikan. Pencairan dana cepat, sering kali dalam hitungan jam, sangat membantu kebutuhan mendesak, baik untuk modal usaha mikro, biaya pendidikan, maupun kebutuhan rumah tangga lainnya.
Untuk menjangkau wilayah pelosok, Pegadaian menggandeng Agen Pemasar, Agen Pembayaran, dan Agen Gadai. Agen Pemasar diberi mandat membuka rekening Tabungan Emas dan memasarkan produk, sedangkan Agen Pembayaran melayani setoran dan transaksi pembayaran. Agen Gadai khusus melayani proses gadai sederhana. Ketiga jenis mitra ini dilatih secara komprehensif, dilengkapi sistem kasir digital, serta dipantau melalui aplikasi khusus. Dengan demikian, masyarakat di daerah terpencil tetap memperoleh layanan keuangan yang sama aman dan transparan seperti di kota besar.
Ipunk dan istrinya memang sedari dulu merupakan penggemar setia emas konvensional. Dulunya mereka rutin membeli perhiasan atau batangan di toko lokal. Setelah penjelasan panjang lebar dari tim Pegadaian Delanggu, kini mereka tertarik membuka Tabungan Emas digital. Dengan kemudahan membuka rekening tanpa minimal setoran dan akses 24/7 via aplikasi, keduanya merasa proses menabung emas akan lebih terstruktur. Mereka kemudian berdiskusi merencanakan alokasi dana bulanan demi mencicil emas sambil memantau harga. Kisah ini menggambarkan bagaimana literasi keuangan dan teknologi dapat mengubah pola investasi tradisional menjadi lebih efisien.
- Advertisement -
Sebagai pelopor, Pegadaian juga meresmikan Layanan Bank Emas bullion bank pertama di Indonesia. Produk utamanya meliputi Deposito Emas klasik dengan proteksi harga, Pinjaman Modal Kerja Emas untuk pelaku usaha, serta fasilitasi perdagangan emas dalam volume besar untuk institusi. Melalui bullion bank, perusahaan perhiasan, eksportir, dan pedagang logam mulia dapat mengelola stok secara lebih profesional. Jasa Titipan Emas dengan keamanan brankas dan asuransi menambah lapisan perlindungan optimal. Bank Emas Pegadaian turut memperkuat posisi emas nasional di panggung global.
Pegadaian tidak hanya menempatkan profit sebagai tujuan utama, tetapi juga mengedepankan komitmen kuat terhadap prinsip Environmental, Social, dan Governance (ESG) di seluruh lini usahanya, mulai dari penyusunan Net Zero Roadmap untuk menurunkan emisi karbon operasional, pemanfaatan energi terbarukan, dan program penghijauan di setiap cabang, hingga inisiatif sosial seperti literasi emas bagi masyarakat desa, pemberdayaan UMKM serta perempuan wirausaha melalui pelatihan dan akses modal mikro berbasis emas, berikut CSR yang difokuskan pada kelompok rentan agar memperoleh pembiayaan inklusif. Di sisi tata kelola, Pegadaian menjamin transparansi melalui laporan keuangan publik, mematuhi prinsip Good Corporate Governance, melibatkan dewan komisaris independen, dan menjalankan audit eksternal berkala, semua langkah ini menyatukan pertumbuhan bisnis dengan kontribusi positif bagi lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.
Selain produk berbasis emas, Pegadaian melengkapi ekosistemnya dengan layanan pembayaran angsuran pembiayaan, pembelian token listrik, top-up e-wallet, hingga penjualan pulsa dan tiket kereta api. Layanan asuransi mikro juga hadir untuk menambah perlindungan finansial masyarakat. Kolaborasi dengan mitra strategis, mulai dari bank, fintech, hingga platform e-commerce, terus dikembangkan demi memudahkan integrasi keuangan digital. Inovasi seperti notifikasi otomatis jatuh tempo, portofolio online, dan marketplace emas memperkuat posisi Pegadaian sebagai “one-stop solution” keuangan berbasis emas.
- Advertisement -
Keberadaan Pegadaian ini telah merangkul jutaan masyarakat Indonesia, khususnya di wilayah yang kurang terlayani. Dengan hadirnya Tabungan Emas dan fasilitas digital, investasi emas tidak lagi eksklusif. Masyarakat kelas bawah, petani, nelayan, hingga pedagang kaki lima pun dapat menyisihkan sebagian pendapatannya untuk berinvestasi. Dampaknya terasa saat terjadi krisis ekonomi, di mana emas berfungsi sebagai “alat penyangga” stabilitas finansial. Selain itu, jalinan kemitraan dengan agen lokal mendukung pertumbuhan usaha mikro, menciptakan lapangan kerja, dan mempercepat inklusi keuangan.
Dengan tagline #mengEMASkanindonesia, Pegadaian mengajak seluruh lapisan masyarakat memaknai emas bukan sekadar perhiasan atau komoditas, melainkan wahana pemberdayaan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Melalui rangkaian produk Tabungan Emas, Cicil Emas, Deposito Emas, pembiayaan jaminan emas, Layanan Digital, Agen Pegadaian, dan Bank Emas, setiap individu maupun korporasi memiliki akses mudah untuk mengelola aset emas. Semoga setiap langkah kecil menabung emas hari ini menjadi pijakan kokoh menuju kesejahteraan besar bagi bangsa, dan kisah kecil Ipunk ini bisa menebar inspirasi yang positif bagi banyak kalangan yang tertarik guna menabung emas.
®Pitut Saputra

