REMBANG,CHANEL7.ID – Niat membantu orang tak dikenal justru membawa petaka. Seorang mahasiswa di Rembang kehilangan sepeda motornya setelah menjadi korban begal di wilayah Pamotan, Sabtu (17/1/2026) malam.
Lanjut berita
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 23.30 WIB di Jalan Raya Desa Japerejo–Tulung, Desa Japerejo, Kecamatan Pamotan, Kabupaten Rembang. Korban berinisial AQS (22), warga Desa Pandan, Kecamatan Pancur, baru melaporkan kejadian itu ke Polsek Pamotan pada Senin (19/1/2026).
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kejadian bermula saat korban berada di kawasan kuliner Lontong Tuyuhan, Kecamatan Pancur. Di lokasi tersebut, korban didatangi seorang pria tak dikenal yang meminta tolong untuk diantarkan menggunakan sepeda motor ke perempatan traffic light Desa Japerejo.
Setelah tiba di tujuan awal, pelaku kembali meminta agar diantarkan ke arah lain. Namun korban menolak dan berniat pulang. Meski demikian, pelaku tetap membonceng dan tidak mau turun dari sepeda motor.
Saat melintas di Jalan Raya Japerejo–Tulung, pelaku secara tiba-tiba menarik korban dari belakang hingga terjatuh ke jalan. Pelaku kemudian membawa kabur sepeda motor milik korban ke arah perempatan traffic light Desa Japerejo dan berbelok menuju Kota Rembang.
Akibat kejadian tersebut, korban kehilangan satu unit sepeda motor Honda Vario 125 tahun 2024 warna hitam dengan nomor polisi K 4315 QD, berikut STNK yang disimpan di dalam jok. Total kerugian ditaksir mencapai Rp24 juta. Sementara itu, BPKB sepeda motor diketahui masih berada di pihak leasing.
Saat ini, kasus tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan guna mengungkap identitas dan keberadaan pelaku. Polisi juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan berhati-hati saat berkendara, terutama pada malam hari.
- Advertisement -
®Aziz

