NAGEKEO, CHANEL7.ID – Suasana tenang warga Mbay, Kabupaten Nagekeo, mendadak gempar etelah ditemukan sesosok mayat laki-laki di saluran tarsier atau parit di area persawahan Kolikapa, Sabtu, (11/10/2025).
Korban diketahui bernama Noldi Muhamad M.T (24), warga Boatiba, Kelurahan Mbay I, Kecamatan Aesesa.
Penemuan mayat tersebut pertama kali diketahui oleh sejumlah warga yang tengah beraktivitas di sekitar lokasi. Informasi awal kemudian menyebar cepat dan membuat warga sekitar berbondong-bondong menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Salah satu saksi mata, Ibrahim Ua, mengungkapkan bahwa dirinya mendapat informasi dari warga yang sedang bekerja di persawahan bahwa ada sosok tubuh manusia terlihat di parit. Saat itu, Ibrahim tengah membawa material untuk pekerjaan perbaikan saluran air di lokasi tersebut.
“Saya diberitahu warga bahwa ada mayat di parit. Saat saya datang dan melihat langsung, ternyata benar. Setelah kami evakuasi bersama beberapa warga Bima yang sedang berada di sekitar lokasi, baru saya tahu kalau korban itu Noldi,” tutur Ibrahim kepada wartawan.
Saksi lain, Jamaludin, yang akrab disapa Jalal, menceritakan bahwa dirinya sempat melihat korban beberapa saat sebelum kejadian.
“Sekitar pukul 10.30 Wita, saya lihat dia di pinggir parit. Dia sempat menyapa saya, bilang ‘Om Jalal’. Setelah itu, dia jalan terus ke arah parit. Saya lihat dia membuang sesuatu ke dalam air seperti handphone atau headset, lalu dia berjalan menyusuri bantaran parit ke arah bawah,” jelas Jalal.
Jalal menambahkan, selama dua minggu terakhir, ia sering melihat korban mandi di parit yang sama.
“Hampir tiap hari saya lihat dia mandi di situ,” ujarnya.
Hingga kini, penyebab kematian korban masih dalam penyelidikan polisi. Dugaan sementara korban tergelincir dan jatuh ke parit. Jasad korban saat ini telah dibawa ke RSUD Aeramo untuk dilakukan pemeriksaan visum guna memastikan penyebab kematiannya.
Sementara itu, suasana duka menyelimuti keluarga korban di Boatiba. Sejumlah warga tampak berdatangan untuk menyampaikan belasungkawa dan memberikan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan.
®M Yasin

