JAKARTA, CHANEL7.ID – Suasana demonstrasi di sekitar Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, berubah menjadi tragedi ketika seorang pengemudi ojek online (ojol) bernama Afan Kurniawan (21 tahun) tewas setelah terlindas kendaraan taktis Barracuda milik Brimob.
Dikabarkan Kronologi Kejadiannya, Insiden terjadi di kawasan Pejompongan pada Kamis malam, saat demonstrasi menolak kenaikan tunjangan anggota DPR memanas. Afan, yang saat itu sedang berusaha menyeberang di tengah kericuhan, tergelincir dan jatuh di jalan. Tanpa sempat bangkit, ia terlindas oleh kendaraan Brimob yang melaju kencang dan tidak berhenti meski korban berada di bawah kendaraan.
Kejadian ini memicu kemarahan rekan-rekan sesama ojol. Mereka mengejar kendaraan Brimob hingga ke markas Brimob di Kwitang, menuntut pertanggungjawaban atas kematian Afan
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan permintaan maaf secara terbuka dan menyatakan bahwa pihaknya bertanggung jawab penuh atas insiden tersebut. Ia juga mengunjungi keluarga korban di RSCM dan berjanji akan menanggung seluruh biaya pemakaman serta memastikan proses hukum berjalan transparan.
Dari Informasi yang dihimpun, Sebanyak tujuh anggota Brimob yang berada dalam kendaraan saat kejadian telah diidentifikasi dan sedang diperiksa oleh Divisi Propam Polri. Pemerintah melalui Mensesneg Prasetyo Hadi juga mengimbau aparat untuk lebih berhati-hati dalam menangani demonstrasi.
Pernyataan Pihak Gojek melalui GoTo Group menyatakan turut berduka dan sedang berkoordinasi dengan pihak berwenang untuk memastikan identitas serta hak-hak korban terpenuhi.
®Yusef

