CIAMIS, CHANEL7.ID -Bertahun-tahun tak kunjung diperbaiki Warga dusun baketrak tepatnya RW 8/2 desa Cihaurbeuti Kecamatan Cihaurbeti Kabupaten Ciamis Jawa Barat beriinisiatif melakukan tambal jalan yang berlobang dengan semen secara bergotong royong tepatnya sehabis melaksanakan sholat Jumat
Tokoh masyarakat setempat Dawam mengatakan lokasi jalan rusak yang sedang dilakukan penambalan tersebut kurang lebih 1 KM. dikarenakan sudah hampir 9 tahun tidak ada perbaikan sehingga warga beriniatif untuk memperbaikin dengan penambalan.
“Dengan secara bergotong royong,kami bersama warga lainya melakukan penambalan jalan yang lubang dengan beroatungan membeli semen dan pasir,karena kondisi jalan ini sudah cukup parah”tegasnya jumat (18/8/2023).
Dawam juga menjelaskan,hampir kurang lebih 9 tahun jalan tersebut tidak ada perhatian dari Kepala desa,padahal pihaknya,bersama warga lainya sudah mendatangi kepala desa,namun jawaban tidak memuaskan.
- Advertisement -

“Ketika saya datang ke Desa mewakili warga,kepala desa hanya menjawab,tidak ada anggaran,karena Pemerintah habis pandemi covid19,sehingga anggaran desa habis dipakai Bansos”ucapnya Dawam menirukan suara kepala desa cihaurbeti.
Dawam bersama warga lainya berharap,dengan kegiatan gotong royong ini kedepan kepala desa bisa memberikan kejelasan kepada masyarakat,dan mendengarkan keluhan warga.
“Harapan kami seharusnya ada sosialisasi dari Kepala desa kepada masyarakat,serta memberikan kejelasan,serta mau mendengar keluhan dari kami sebagai masyarakat”tegasnya.
Hal senada dikatakan Entik (46),Ia mengatakan,hampir selama dua periode jalan ini belum ada perbaikan sehingga hampir saja ada warga yang celaka karena jalan ruksat tersebut.
“Dari hari perayaan kemerdekaan tahun kemarin,sampai HUT RI ini, masih saja seperti ini belum ada perbaikan.Tolonglah Pa kades jangan ada diskriminasi kepada kami,atau karena warga disini tidak memilih anda”ucap Entik kepada Media.
- Advertisement -
Selain perbaiki jalan yang berlubang, mereka juga bergotong royong membersihkan selokan di daerah tersebut.Warga juga berharap dengan adanya kegiatan gotong royong ini kedepan permintaan warganya bisa terealisasi.
Sementara itu Kepala Desa Cihaurbeuti Ulo Saefuloh saat dihubungi melalui Telepon Watshaf mengakui,ada sekitar 17 KM jalan rusak didesanya,Namun karena tidak adanya anggaran pada tahun ini,sehingga semua kebutuhan masyarakat tidak terpenuhi.
“Mau diperbaiki gimana,kan uang nya tidak ada selama dua tahun kan kita dilanda pandemi Covid19,sehingga semuanya juga jalan disini ruksak,karena uang ada uang juga kita baru memperbaiki jalan baketrak kidul”ungkapnya.
- Advertisement -
Masih kata Ulo,masyarakat di desanya susah untuk diatur,sehingga untuk bergotong royong pun air dari parit malah di jalanan tersebut sehingga jalan tambah ruksak.
“Intinya Dana desa kan tidak boleh dipaksakan,karena sudah dinyatakan ini sekian persen itu sekian persen,Desa tergantung dari dari Dana Desa ataupun Banprop bukanya kita tidak mau memperhatikan,tapi insallah ditahun 2024 akan ada perbaikan.”pungkas Ulo kepada Media.
®Pepy Irwan

