KUANSING. CHANEL7.ID – Komitmen mewujudkan pendidikan yang layak, aman, dan bermartabat terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi. Melalui Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olah Raga (Disdikpora), pada Tahun Anggaran 2026 ini dilakukan pembenahan sarana dan prasarana pendidikan di berbagai satuan pendidikan.
Sebanyak 13 paket kegiatan pembangunan sekolah telah masuk tahap pelelangan dan sebagian mulai dikerjakan. Pembangunan tersebut meliputi sanitasi sehat, ruang guru, hingga rumah dinas bagi tenaga pendidik di wilayah terpencil.
Kepala Disdikpora Kuansing, H. Herizon, S.Pd.SD. MM melalui Kabid Sarana dan Prasarana, Geo Desmir, ST, mengatakan program ini menjadi bagian dari upaya pemerataan layanan pendidikan yang berkualitas.
“Alokasi anggarannya bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) Pusat sebesar Rp5.207.883.000. Fokusnya untuk menciptakan lingkungan belajar yang sehat, nyaman, dan memuliakan guru,” ungkap Geo Desmir saat dihubungi, beberapa waktu lalu.
- Advertisement -
Adapun rincian 13 paket tersebut meliputi pembangunan sanitasi sehat untuk dua Sekolah Dasar (SD) dan tiga Sekolah Menengah Pertama (SMP), pembangunan ruang guru pada tujuh SD, serta pembangunan rumah dinas masing-masing satu unit untuk SD dan SMP.
Menurutnya, ketersediaan sanitasi yang sehat dan ruang guru yang layak bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan investasi untuk meningkatkan mutu pembelajaran dan kesehatan peserta didik.
“Jika toilet sehat, ruang guru representatif, dan guru memiliki tempat tinggal yang layak, maka proses belajar mengajar akan lebih optimal. Ini sejalan dengan program nasional Wajib Belajar 13 Tahun dan penguatan karakter,” jelasnya.
Dari pantauan wartawan Media Chanel7.ID di lapangan, progres pembangunan menunjukkan perkembangan positif.
Pembangunan rumah dinas SMPN 7 Singingi Hilir yang dikerjakan kontraktor lokal kini telah mencapai sekitar 40 persen sejak penandatanganan kontrak akhir September lalu. Tahapan pemasangan batu bata telah selesai dan pekan ini akan dilanjutkan pengecoran serta pemasangan kuda-kuda atap.
- Advertisement -
“Alhamdulillah progres sesuai jadwal. minggu ini cor dan pasang kuda-kuda,” kata Jati, pelaksana proyek.
Sementara itu, pembangunan sanitasi sehat SDN 001 Pangkalan, Kecamatan Pucuk Rantau, telah memasuki tahap pengecoran pondasi dan tiang. Dalam minggu ini akan dilanjutkan pemasangan dinding bata,” kata Renol yang juga salah satu pelaksana proyek Disdikpora Kuansing.
Hal serupa terlihat pada pembangunan ruang guru SDN 009 Sako Margasari, Kecamatan Logas Tanah Darat, yang telah memasuki tahap pemasangan bata dan kusen,” tambah Renol lagi.
- Advertisement -
Disdikpora memastikan seluruh paket pekerjaan akan diawasi ketat agar tepat mutu, tepat waktu, dan tepat manfaat bagi dunia pendidikan Kuansing.
Sedangkan ke 13 Paket Sarana dan Prasarana (Sarpras) Pendidikan Kuansing 2026 Rp5,2 Miliar. Disdikpora Kuansing terus benahi sekolah agar lebih layak & bermartabat.
Dimana ke-13 paket sarpras tersebut terdiri dari:
1. 2 SD + 3 SMP sanitasi sehat,
2. 7 SD ruang guru baru,
3. 2 unit rumah dinas guru.
” Progres SMPN 7 Singingi Hilir sudah 40%,” tutur jati,” tuturnya.
®Replizar

