SUKOHARJO, CHANEL7.ID – Ipunk, pemandu wisata dari Ngantilalicaraneturu Tour Guide Community, mengajak menjelajahi dua sentra produksi kayu dan furniture di Klaten dan Sukoharjo. Petualangan kali ini adalah guna membuka wawasan terkait pengolahan kayu dan mengulik sekilas terkait home industri pengolahan kayu furniture, jasa arsitektur kayu, dan berbagai hal tentang dunia perkayuan (09/08/2025).
Perjalanan dimulai di Desa Serenan, Kecamatan Juwiring, Klaten, tempat dimana deretan bengkel kayu berdiri rapi di sisi jalan desa. Langit biru yang cerah menemani kami saat melintasi gerbang masuk kawasan sentra, menandai semangat para pengrajin yang tak pernah surut meski pernah terombang-ambing oleh pandemi. Suasana hangat menyambut kami, suara gergaji mesin berdengung, tawa tukang ukir yang akrab satu sama lain, dan bau kayu mentah bercampur serbuk halus yang menebal di udara. Di sinilah pusat produksi berbagai jenis kayu olahan, mulai dari teak, mahoni, jati, hingga sonokeling, yang siap diubah menjadi furniture maupun elemen arsitektur tradisional Jawa Tengah.
Dari Serenan, kami melanjutkan perjalanan ke Bulakan, Sukoharjo, sebuah desa yang juga dikenal dengan industri pengolahan kayunya. Di sana, deru mesin bubut dan gergaji panel menyatu dengan irama kerja para tukang kayu yang cekatan di sekitar kampung. Kami menyaksikan panjangnya proses mulai dari pemilihan batang kayu terbaik, pemotongan, pengeringan, hingga pemolesan akhir. Setiap langkah dipantau cermat agar kualitas kayu terjaga dan retak atau deformasi bisa diminimalisir. Di sudut lain, pengrajin merancang pola ukiran klasik yang kaya ornamen, dengan tangan terampil menempelkan motif flora dan geometris khas pedalaman Jawa. Hasilnya bukan sekadar meja dan kursi, tapi warisan budaya yang diukir ulang untuk generasi sekarang.
Puncak kunjungan kami adalah mengunjungi workshop Reworewo Unique, sebuah atelier furniture dan arsitektur kayu milik Aris Saryanto. Gerbang kayu ukir bergaya vintage menyongsong tamu, memberi kesan unique pada kesejukan pekarangan depan. Bangunan joglo sederhana berdiri sebagai kantor dan ruang pamer, menampilkan contoh produk Gazebo, Joglo mungil, hingga detail Limasan atap berornamen klasik. Nama Reworewo Unique bukan sekadar label, ia mencerminkan filosofi Aris Gondrong nama akrabnya dalam meracik desain tradisional dan sentuhan modern, menjadikan setiap karya unik dan tak lekang waktu.
Begitu memasuki ruang kerja utama, mata kami tertuju pada gebyok ukir kudusan setinggi dua meter yang sedang dikerjakan. Gebyok ini dipahat dari kayu jati pilihan, setiap panelnya dihias relief ukir flora, dan motif ukiran kudusan yang rumit. Beberapa pengrajin duduk di bangku rendah, pahat di tangan kanan dan palu kecil di tangan kiri, menari seirama mencetak lekukan halus. Di sudut lain, terlihat perakitan guna gazebo bubungan atapnya siap dipasang sirap kayu, rangka penyangganya menunggu ornamen pelengkap. Meja-kursi set dari kayu sonokeling yang menghitam berkilat juga menanti tahap akhir finishing, kayunya memang terkenal keras dan seratnya dramatik, memberikan karakter elegan pada furniture.
Aris Saryanto adalah sosok yang penuh dedikasi. Sejak kecil, ia sudah terbiasa menyaksikan ayahnya mengolah kayu di bengkel tradisional, dari sanalah benih bakatnya tumbuh. Tanpa melalui pendidikan formal di bidang desain atau teknik kayu, ia mengasah keterampilannya secara otodidak. Bertahun-tahun, Aris mempelajari seluk-beluk jenis kayu, sifat serat, hingga teknik pengawetan agar hasil ukiran tahan rayap dan perubahan iklim tropis. Kini, workshop-nya mempekerjakan sekitar lima pengrajin yang dibimbing langsung olehnya, setiap pekerja diberi kebebasan berekspresi dalam batas filosofi desain Reworewo Unique.
Ketika pandemi Covid-19 melanda, Aris Gondrong nyaris menyerah. Orderan berguguran, klien menunda proyek, dan aliran kas hampir terhenti. Rutinitas workshop yang biasanya riuh mendadak sunyi. Namun ia bangkit lagi, memanfaatkan waktu kosong untuk bereksperimen dengan desain baru, memoles teknik ukiran, dan memperluas jaringan pasar lewat media digital. Dengan kesabaran dan ketekunan, ia berhasil mendapatkan dua pesanan ekspor ke luar negeri, memulihkan kepercayaan diri timnya. Sejak itu, meski omset belum kembali ke angka tahun-tahun sebelum pandemi, workshop Reworewo Unique terus bertahan, sembari merajut harapan agar ekonomi kembali menggeliat.
Kini, aneka produk Reworewo Unique tersebar di berbagai kota di Indonesia dan beberapa negara tetangga. Dari gebyok beratap ukir sampai set kursi tamu antik, setiap karya dilepas setelah melalui quality control ketat, kayu harus bebas cacat, ukiran rapi tuntas, dan finishing mengkilap rata. Pelanggan lokal mengapresiasi sentuhan vintage yang tak sekadar bernostalgia, tapi memberi nilai tambah estetis pada hunian mereka. Sementara pembeli internasional terpikat keunikan desain yang memadukan kearifan lokal dan fungsionalitas modern.
Saat ini Aris tengah disibukkan oleh pesanan Joglo minimalis untuk villa di Yogyakarta, beberapa Limasan untuk restoran di Semarang, serta Gazebo kayu jati lengkap ornamen untuk sebuah resort di Bali. Setiap proyek ia tangani dengan penuh perhatian, mulai dari survey lokasi, pembuatan sketsa 3D sederhana, hingga pemasangan di tempat tujuan. Ia percaya, kepuasan klien bukan hanya soal produk jadi, melainkan pengalaman kolaborasi yang hangat dan personal.
Meski order belum sepadat era pra-Covid, Aris tetap bersyukur. Baginya, setiap kayu yang berhasil diukir adalah kemenangan ketekunan dan warisan budaya yang diteruskan. Ia terus menelateni satu demi satu pesanan, memupuk kreativitas tim, dan mengejar inovasi desain. Dengan semangat pantang menyerah, workshop Reworewo Unique berkomitmen menghadirkan karya kayu fungsional yang menyimpan cerita, menghubungkan masa lalu dan masa depan lewat ukiran yang tak lekang oleh waktu.
Terbaru dirinya juga sedang mempersiapkan terkait pemasaran via online lewat website yang sedang dalam proses pengerjaan.
Aris Gondrong yang juga sangat ngefans dan familiar dengan personil Slank ini memang tak hanya memiliki kecintaan pada berbagai hal yang berbau lawasan, namun juga selera musik slengean dan pop rock blues tempo dulu. Iringan lagu-lagu Slank dan Oxytron mengalun lirih di workshop seakan mewarnai hari-hari yang penuh warna di workshopnya.
Terima kasih Ipunk dan team ngantilalicaraneturu Tour Guide Community yang telah membawa kunjungan dan petualangan kami mengenal sekilas seluk beluk dunia kayu di Klaten dan Sukoharjo. Terima kasih juga Mas Aris Gondrong yang telah menyambut kami dengan keramahan dan senyum khas rock n roll.
Bila anda kebetulan membutuhkan jasa atau produk terkait kayu Reworewo Unique siap melayani berbagai kebutuhan pesanan anda, silahkan kontak Aris Gondrong guna konsultasi dan pemesanan. Kontak Reworewo Unique : +62 813 9248 3115
®Pitut Saputra

