SUMEDANG, CHANEL7.ID – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-80, Alam Ciloa menggelar rangkaian acara amal yang sarat makna pada Sabtu, 9 Agustus 2025. Mengusung tema “Merah Darahmu Putih Hatimu Caramu Tersenyum”, kegiatan ini menghadirkan beragam agenda sosial dan budaya yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Bertempat di RM. Alam Ciloa, Jl. Griya Taman Lestari No. 17, Desa Gudang, Kecamatan Tanjungsari, kegiatan ini meliputi donor darah, cek kesehatan gratis, khitanan massal, gerakan pakan murah, serta pertunjukan budaya Helaran Rajawali yang memukau penonton.
Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak, di antaranya Dinas Kesehatan, PMI, DKPP Jawa Barat, Kepala Dinas DPMD, unsur Forkopimcam, dan sejumlah tamu undangan lainnya. Kehadiran para tokoh dan instansi ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat dalam memupuk rasa kebersamaan.
Ketua PMI mengungkapkan rasa terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada Alam Ciloa atas inisiatifnya. Menurutnya, donor darah bukan sekadar aksi kemanusiaan, tetapi juga sedekah luar biasa yang memberi manfaat ganda, menyelamatkan nyawa sekaligus menyehatkan tubuh pendonornya. “Donor darah itu ibarat memberi kehidupan. Manfaatnya tak hanya dirasakan penerima, tapi juga menyehatkan bagi pendonor. Ini adalah sedekah yang luar biasa,” ujarnya penuh makna.
Dukungan penuh juga datang dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang. Kepala Bidang SDK, Surdi Sudiana, M.KM, menegaskan bahwa kegiatan seperti ini membawa dampak positif yang besar bagi masyarakat. “Acara ini memadukan kepedulian sosial dan kesehatan masyarakat. Ada donor darah, cek kesehatan gratis, dan khitanan massal yang semuanya bermanfaat langsung. Kami berharap kegiatan seperti ini menjadi agenda rutin yang terus dilaksanakan,” ujar Surdi Sudiana.
Agis Gama Lutvianda, selaku pemilik Alam Ciloa sekaligus penggagas acara amal, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh peserta, relawan, tenaga medis, pihak PMI, Dinas Kesehatan, Forkopimcam Tanjungsari, dan semua pihak yang telah mendukung acara ini. Kegiatan ini bukan sekadar seremonial, tetapi wujud nyata kepedulian dan gotong royong yang menjadi jati diri bangsa kita,” ujar Agis.
Beliau menambahkan, bahwa acara ini diharapkan menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus memupuk rasa persaudaraan dan semangat berbagi. “Merah darahmu adalah keberanian, putih hatimu adalah ketulusan. Kami percaya, dengan langkah kecil bersama, kita bisa memberi senyum bagi sesama. Semoga tahun depan acara serupa bisa lebih menjangkau masyarakat lebih luas lagi”. Tutup Agis.
Selain memberikan manfaat langsung melalui layanan kesehatan dan kegiatan sosial, nuansa kekayaan budaya turut memperkuat pesan persatuan dan gotong royong. Pertunjukan Helaran Rajawali menjadi pembukaan yang membangkitkan semangat nasionalisme sekaligus kebanggaan akan tradisi lokal.
Melalui acara ini, Alam Ciloa berharap masyarakat tidak hanya merasakan manfaat secara fisik, tetapi juga mendapatkan inspirasi untuk terus menjaga persatuan dan kepedulian antar sesama.
®Opik

