REMBANG, CHANEL7.ID – Warga Dukuh Pajek, Desa Segoromulyo, Kecamatan Pamotan, Kabupaten Rembang, menggelar acara tasyakuran Sedekah Bumi pada Sabtu malam (19/07/25). Acara ini berlangsung meriah dengan diisi berbagai kegiatan tradisi serta doa bersama sebagai bentuk syukur atas hasil bumi dan keselamatan masyarakat.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Segoromulyo, Darmani, menyampaikan sejumlah pesan penting kepada warganya. Salah satunya mengenai Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Ia mengingatkan warga bahwa bulan Juli ini sudah dibuka layanan balik nama Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT).
”Saya imbau kepada warga Segoromulyo, khususnya yang belum membalik nama SPPT, agar segera datang ke kantor desa. Persyaratannya wajib lengkap, jangan sampai ada yang kurang. Bagi yang belum paham, silakan bertanya ke rayon atau perangkat desa,” jelasnya.
Selain itu, Darmani juga menyinggung soal pelayanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), khususnya program Kartu Indonesia Sehat (KIS). Ia menyampaikan bahwa pemerintah desa sedang mengupayakan agar persoalan KIS yang sebelumnya tidak bisa digunakan segera teratasi.
”Insyaallah, menurut informasi dari Bupati Rembang, persoalan ini sudah ‘clear’. Mulai Agustus 2025 nanti, BPJS KIS yang sebelumnya tidak bisa dipakai diharapkan sudah bisa digunakan kembali,” ujarnya.
Ia juga mengimbau warga yang memiliki kendala dengan BPJS KIS untuk segera menyelesaikannya di kantor desa.
Darmani tak lupa menyinggung kondisi infrastruktur jalan yang menghubungkan Dukuh Pajek dengan Desa Sedangagung yang hingga kini masih rusak dan belum pernah tersentuh pembangunan.
”Terkait jalan Dukuh Pajek menuju Sedangagung, alhamdulillah kemarin saya ikut rapat di kabupaten. Setelah selesai rapat, saya dipanggil oleh tim kepercayaan Bapak Bupati. Insyaallah, tahun ini jalannya akan dibangun,” katanya.
Dengan gaya khasnya yang bersahabat, Darmani sempat menyelipkan candaan kepada warganya.
”Kalau saya bohong, saya pasti dimarahi masyarakat saya sendiri, Pak,” ucapnya di atas panggung, yang disambut tawa warga.
Ia berharap warga terus mendoakan agar pembangunan jalan benar-benar segera terlaksana. Pasalnya, kondisi jalan di wilayah tersebut – termasuk Dukuh Pajek, Desa Kerep, Desa Kepohagung, hingga Desa Sedangagung – sudah 10 tahun lebih tidak pernah dibangun.
”Saya sudah menjabat 12 tahun, dan selama 10 tahun itu jalan-jalan ini tidak pernah tersentuh pembangunan. Setiap saya ajukan ke kabupaten, jawabannya ‘iya’, tapi saat anggarannya keluar ternyata tidak mencukupi,” keluhnya.
Darmani mengaku telah berupaya keras dengan menemui langsung orang kepercayaan Bupati untuk menyampaikan aspirasi warganya.
”Saya ucapkan terima kasih kepada Mas Kumoro dari Kecamatan Pamotan, yang merupakan orang kepercayaan Bapak Bupati. Beliau telah membantu menyampaikan aspirasi kita,” tandasnya.
Acara Sedekah Bumi tersebut ditutup dengan doa bersama yang diikuti antusias oleh warga setempat.
®Aziz

