CIREBON, CHANEL7.ID – Suswantoro memberikan kritik pedas soal pembangunan gedung kreasi/kreatif di Kabupaten Cirebon yang menelan biaya Rp. 1.376.968.289 dari APBD Kabupaten Cirebon. Ia pun meragukan bastage pembangunan gedung kreasi/kreatif milik Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Cirebon.
“Saya kecewa sebagai masyarakat pemerhati, karena dari bastage saya masih meragukan terutama matrial seperti besi, dan galian,” kata Otong sapaan akrab Suswantoro ketika membicarakan proses pembangunan gedung kreasi/kreatif pada Senin (1/12/2025).
Selain itu, ia pun menyoroti tentang minimnya penggunaan alat pelindung diri (APD), keselamatan dan kesehatan kerja (K3) untuk para pekerja dalam pembangunan gedung tersebut.
“Sangat disayangkan sekali tentang APD atau K3 pekerjanya tidak dilengkapi APD,” tuturnya.
Menurutnya, pembelanjaan APD sudah di anggarkan dalam nilai kontrak pembangunan gedung kreasi/kreatif ini.
“Sedangkan jelas anggaran dari APBD tersebut bahwa APD ada dari nilai pagu tersebut,” kata dia.
Kendati begitu, ia berpendapat bahwa pembangunan gedung kreasi/kreatif dapat berpotensi tidak selesai tepat waktu.
“Hari kerjanya 70 hari, sanggup tidak mereka melaksanakan kegiatan tersebut,” ucap Otong.
Tidak sampai disitu, dirinya juga meragukan alamat kantor penyedia jasa kontruksi yang tertera dalam perjanjian kontrak pembangunan gedung kreasi/kreatif.
“Sekali lagi saya kecewa, karena setelah saya telusuri alamatnya tidak ada di kelurahan tersebut,” ungkapnya.
Hingga berita ini ditayangkan, pihak Disbudpar Kabupaten Cirebon belum memberikan klarifikasinya.
®Mu’min

