KLATEN, CHANEL7.ID – Pemerintah Kabupaten Klaten sore ini menggelar pertemuan silaturahmi dan sarasehan bersama insan pers setempat di aula Dinas Kominfo Klaten. Kegiatan sarasehan sederhana ini dihadiri oleh Bupati, Pj asisten Sekda, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim), serta puluhan perwakilan media pers Klaten, Kegiatan ini dimaksudkan untuk mempererat hubungan kemitraan antara pemerintah daerah dan media massa dalam rangka percepatan publikasi pembangunan dan penguatan komunikasi publik (16/03/2026).
Acara dibuka dengan sambutan dan laporan dari Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Aris Pramana, yang menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya untuk mensinergikan langkah antara Pemkab dan media pers. Dalam laporannya Aris menyebutkan bahwa Pemda telah melakukan diseminasi informasi melalui 92 media yang selama ini membantu penyebaran informasi pembangunan dan layanan publik. Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas kekurangan dan kesalahan yang mungkin terjadi dalam penyampaian informasi, serta berharap forum seperti ini dapat menjadi sarana evaluasi dan perbaikan bersama.
Dalam sesi dialog, Pj Sekda Kabupaten Klaten, Jaka Purwanta, turut memberikan arahan strategis terkait sinergitas menuju Klaten yang maju dan sejahtera. Ia mengawali sambutan dengan ungkapan syukur dan menyampaikan ucapan selamat berpuasa bagi yang menjalankan, sekaligus menghimbau agar seluruh pihak menjaga toleransi dan harmoni sosial. Jaka menegaskan pentingnya peran media sebagai mitra pemerintah dalam mengelola informasi publik dan menjaga keseimbangan pemberitaan.
Jaka Purwanta mengingatkan bahwa kekuatan informasi menjadi penentu di era modern. karenanya ia menekankan bahwa forum ini strategis untuk dijadikan agenda rutin. Menurutnya, komunikasi yang baik antara pers dan pejabat publik dapat menjadi jembatan untuk mempromosikan potensi daerah, menarik investor, serta menjadi mekanisme kontrol sosial yang konstruktif bagi pemerintahan daerah.
Lebih jauh, Pj asisten Sekda turut menyoroti peran media dalam melawan hoaks dan memastikan akurasi berita melalui verifikasi narasumber. Ia berharap media terus menjaga profesionalisme dengan menyajikan informasi yang berimbang sehingga kolaborasi antara media dan Pemkab dapat menjadi kunci akselerasi pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Klaten.
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan pers atas peran serta mereka dalam memberitakan kebijakan dan program pemerintah daerah. Dalam pertemuan dengan awak media, Hamenang menegaskan rasa terima kasih atas setiap tulisan dan liputan yang dinilai membantu publik memahami langkah-langkah pemerintah, tanpa membedakan latar belakang maupun skala media.
Hamenang juga meminta agar pemberitaan disajikan secara berimbang dan berbasis data. Ia mengundang media untuk menyampaikan keberatan apabila menemukan pemberitaan yang dianggap kurang berkenan, dengan melampirkan sumber yang valid, sehingga informasi tersebut dapat menjadi bahan evaluasi dan perbaikan bagi pemerintah daerah. “Jika ada pemberitaan yang kurang berkenan, sampaikan dengan sumber valid agar bisa kami evaluasi dan perbaiki,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati mengakui keterbatasan kemampuan pemerintah dalam menyelesaikan seluruh persoalan hanya dalam rentang waktu satu tahun. Menurut Hamenang, pemerintah telah melakukan upaya maksimal, namun hasil kerja belum tentu sempurna karena keterbatasan sumber daya. Ia meminta publik dan media memandang perkembangan daerah secara proporsional serta turut membantu menampilkan realitas positif Klaten yang didukung data.
Isu alih fungsi lahan sempat ramai menjadi salah satu topik yang mengemuka dalam dialog tersebut. Menanggapi pemberitaan yang menyebut adanya alih fungsi lahan sawah, Bupati dan jajaran menjelaskan bahwa perubahan fungsi lahan tidak dapat diputuskan sepihak oleh pemerintah kabupaten. Penentuan zona dan peruntukan lahan tentu mengikuti ketentuan yang lebih luas dan melalui proses administratif yang dapat diverifikasi.
Pemerintah daerah menegaskan bahwa meskipun secara fisik lahan tampak sebagai sawah, status peruntukan lahan ditentukan oleh zonasi dan regulasi yang berlaku. Verifikasi terhadap status lahan dapat dilakukan melalui aplikasi resmi Kementerian ATR/BPN, sehingga menurut Bupati tidak mungkin lahan hijau langsung diubah menjadi perumahan tanpa melalui prosedur dan persetujuan yang semestinya. “Perubahan fungsi lahan tidak mungkin terjadi tiba-tiba tanpa melalui proses dan aturan yang berlaku,” tegasnya.
Menutup pernyataannya, Bupati Hamenang kembali menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah dan media untuk membangun pemahaman publik yang akurat. Ia mengajak media untuk terus menyajikan laporan yang berimbang dan berbasis data serta berkomunikasi aktif bila diperlukan klarifikasi, agar kebijakan dan pelayanan publik dapat terus diperbaiki demi kemajuan Klaten.
Kekhawatiran lain yang disampaikan adalah dampak isu lahan terhadap iklim investasi. Bupati dan Pj Sekda juga menyoroti bahwa Klaten memiliki keunggulan akses transportasi, keberadaan jalan tol, stasiun kereta api, dan kedekatan dengan bandara, yang seharusnya menjadi daya tarik bagi investor. Namun, sengketa atau ketidakjelasan soal lahan dapat membuat investor ragu. Untuk itu, pemerintah meminta dukungan media dalam menyajikan informasi yang akurat sehingga tidak menimbulkan kegelisahan di kalangan masyarakat dan pelaku usaha.
Menutup sarasehan, para pejabat menegaskan komitmen untuk terus membuka ruang komunikasi dan memperkuat kolaborasi dengan media. Forum ini diharapkan menjadi wadah rutin untuk publikasi pembangunan, pemetaan potensi daerah, serta sebagai mekanisme umpan balik bagi pemerintah. Sementara itu, insan pers diharapkan tetap menjalankan fungsi kontrol sosial secara profesional, menjaga etika jurnalistik, dan berperan aktif dalam menyampaikan aspirasi masyarakat.
Pertemuan silaturahmi ini ditutup dengan sesi dialogis antara pemkab dan media sebelum akhirnya berakhir saat adzan Maghrib dan waktu berbuka puasa. Dengan silaturahmi ini harapan bersama, agar kedepan sinergitas yang terjalin antara Pemkab Klaten dan media akan mendorong transparansi, akuntabilitas, dan percepatan pembangunan demi terwujudnya Klaten yang lebih maju dan sejahtera.
®Pitut Saputra

