SURAKARTA, CHANEL7.ID – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Satlantas Polresta Surakarta bersama Polda Jawa Tengah menggelar rangkaian kegiatan sosial yang menyentuh berbagai lapisan masyarakat. Kegiatan yang berlangsung pada pertengahan September 2026 ini dirancang tidak sekadar seremonial, melainkan sebagai wujud nyata kepedulian institusi kepolisian terhadap kebutuhan warga. Beragam program dilaksanakan, mulai dari khitanan massal, penyaluran bantuan air bersih untuk wilayah terdampak kekeringan, hingga anjangsana kepada warga kurang mampu dan personel yang sedang sakit (20/09/2026).
Salah satu agenda utama yang mendapat sorotan publik adalah khitanan massal yang digelar di RS Bhayangkara Surakarta pada Sabtu, 19 September 2026. Menariknya, jumlah peserta disesuaikan dengan angka peringatan HUT, yakni sebanyak 71 anak. Para peserta berasal dari berbagai wilayah di Solo Raya, termasuk Kota Surakarta, Kabupaten Sukoharjo, dan Kabupaten Karanganyar. Rentang usia peserta berkisar antara enam hingga tiga belas tahun, dan panitia membuka kesempatan bagi masyarakat yang belum terdata untuk ikut serta. Kegiatan ini tidak hanya memberikan layanan medis gratis, tetapi juga menghadirkan suasana kekeluargaan antara petugas kepolisian, tenaga medis, dan keluarga peserta.
Pelaksanaan khitanan massal dilengkapi dengan edukasi singkat mengenai perawatan pasca khitan dan pentingnya menjaga kebersihan untuk mencegah komplikasi. Tenaga medis RS Bhayangkara bekerja sama dengan Satlantas untuk memastikan prosedur berjalan aman dan nyaman. Orang tua peserta menyampaikan apresiasi atas inisiatif tersebut karena membantu meringankan beban biaya kesehatan keluarga. Bagi banyak keluarga, layanan gratis semacam ini menjadi kesempatan berharga untuk memperoleh tindakan medis yang layak tanpa harus menanggung biaya besar.
Selain layanan kesehatan, Satlantas Polresta Surakarta juga menyalurkan bantuan air bersih kepada warga di daerah yang mengalami kekeringan. Distribusi air bersih dilaksanakan beberapa hari sebelum puncak peringatan HUT dan menyasar titik-titik yang paling membutuhkan pasokan air untuk kebutuhan sehari-hari. Penyaluran dilakukan bekerja sama dengan aparat desa dan relawan setempat agar distribusi tepat sasaran. Aksi ini diharapkan dapat meringankan beban warga selama musim kemarau dan menjadi contoh peran aktif institusi kepolisian dalam penanganan masalah sosial non-kriminal.
- Advertisement -
Rangkaian kegiatan juga mencakup anjangsana atau kunjungan silaturahmi kepada keluarga kurang mampu serta personel kepolisian yang sedang sakit. Kunjungan tersebut membawa bantuan berupa sembako, dukungan moral, dan layanan administrasi yang diperlukan. Kegiatan anjangsana memperlihatkan sisi kemanusiaan aparat yang tidak hanya menegakkan hukum, tetapi juga peduli terhadap kesejahteraan internal dan eksternal komunitas. Kehadiran petugas di rumah-rumah warga memberikan semangat dan rasa diperhatikan bagi mereka yang tengah menghadapi kesulitan.
Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo melalui Kasat Lantas Kompol Dhayita Daneswari menegaskan bahwa rangkaian kegiatan sosial ini menjadi bagian penting dari peringatan HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71. Menurut Kompol Dhayita, momentum peringatan tidak hanya diisi dengan kegiatan internal kepolisian, tetapi diwujudkan melalui aksi yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. “Momentum HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 sekaligus menjadi pengingat bagi jajaran Satlantas Polresta Surakarta untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, baik dalam menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas maupun melalui kegiatan sosial dan kemanusiaan,” ujarnya.
Makna dari rangkaian kegiatan ini adalah memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian melalui aksi nyata. Dengan menghadirkan layanan kesehatan, bantuan kebutuhan dasar, dan perhatian personal kepada warga serta personel yang membutuhkan, Satlantas Polresta Surakarta menunjukkan bahwa tugas kepolisian melampaui penegakan hukum semata. Kegiatan-kegiatan tersebut juga membuka ruang kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk organisasi masyarakat, lembaga kesehatan, dan relawan, sehingga dampak positifnya dapat dirasakan lebih luas.
Ke depan, diharapkan kegiatan-kegiatan serupa dapat terus dikembangkan dan ditingkatkan cakupannya. Dengan kolaborasi yang lebih intens antara kepolisian, pemerintah daerah, dan komunitas lokal akan memperbesar manfaat program sosial dan memastikan bantuan sampai kepada mereka yang paling membutuhkan. Rangkaian kegiatan HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 di Surakarta menjadi bukti bahwa peringatan hari besar institusi dapat dimaknai sebagai momentum penguatan pelayanan publik, solidaritas kemanusiaan, dan penguatan hubungan antara aparat dan masyarakat.
@ Pitut Saputra

