SUMUT, CHANEL7.ID – Warga kampung tempel Gang Masjid, beramai-ramai melihat seni budaya jarkep Konco Anyar yang di pimpin oleh Bapak Iyan,”warga kampung Gajing Kahean Kecamatan Gunung Maligas.
Saat dikonfirmasi oleh wartawan Chanel7.id, Iyan mengatakan,”kalau dirinya mendukung anak-anak muda mengikuti kesenian Budaya Jawa yaitu jaranan (Kuda Lumping ),”Karena pun Jaranan ini berasal dari jawa jadi kita selaku orang jawa jangan pernah lupakan Budaya Jawa. “Ucapnya
Karena di tahun baru 2024 ini ,kami dipanggil oleh masyarakat untuk menghibur dan menyaksikan Pergelaran Jaranan (Kuda Lumping) yang dilaksanakan di Kampung Tempel Kecamatan Gunung Malela pada Tanggal (01/01/2024) Hari Senin. “Jelasnya
Dari pantauan awak media Chanel7.id jaranan tersebut disukai oleh orang dewasa dan anak-anak dari penjuru kampung dan banyak juga yang kerasukan jaranan (Kuda Lumping).
Disaat salah satu anak pemain Jaranan (Kuda Lumping) yang nama nya berinisial Y, mengatakan. “kalau yang kesurupan itu berbagai jin yang dinamakan Endang karena jin itu atau Endang ada yang berbentuk hewan seperti Singa Barong, Babi, Buaya, Monyet lalu ada juga Pewayangan seperti Arjuna, Gatot Kaca, Bima, Sakula Dewa maupun bencongan Ujar anak yang pemain Jaranan (Kuda Lumping). “Ucapnya
Disaat melihat pertunjukan atraksi Jaranan (Kuda Lumping), ada juga yang memakan kaca atau beling dan mereka pun sambil mencari uang saweran ke penonton tersebut.
Terlihat Masyarakat sangat senang dan terhibur tertawa terbahak,dikarena kan tingkah laku pemain jaranan yang merasuki menjadi bencongan.
Jaranan (Kuda Lumping) tersebut dimulai pada pukul 04.00 Wib, habis selesai sholat Ashar dan dilanjutkan hingga malam sampai pukul 12.00 Wib selesai.
®Joko S & Sukarman

