Chanel 7Chanel 7
  • Beranda
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Edukasi
    • Politik
    • Agama
    • Hukum
    • Pemerintah
    • TNI
    • Opini
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Lifestyle
    • Entertaiment
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Otomotif
    • Wisata
    • Olahraga
  • Streaming Video
Cari...
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Reading: Operasi Ilegal Bank Tanah Di Lokasi Prioritas Reforma Agraria Cianjur Di Hentikan
Share
Notification Show More
Chanel 7Chanel 7
  • Beranda
  • Berita
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Lifestyle
  • Streaming Video
Cari...
  • Beranda
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Edukasi
    • Politik
    • Agama
    • Hukum
    • Pemerintah
    • TNI
    • Opini
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Lifestyle
    • Entertaiment
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Otomotif
    • Wisata
    • Olahraga
  • Streaming Video
Follow US
© PT Media Chanel Online
Chanel 7 > Berita > Operasi Ilegal Bank Tanah Di Lokasi Prioritas Reforma Agraria Cianjur Di Hentikan
Berita

Operasi Ilegal Bank Tanah Di Lokasi Prioritas Reforma Agraria Cianjur Di Hentikan

Chanel7.id
Chanel7.id  - ©By.Redaksi Published Juli 5, 2024
Share
8 Min Read
Compress 20240705 013742 2142
Sumber Foto : KPA OR ID, Photo Oleh, Yusef FS (Chanel7.id) Kantor Pertanahan Cianjur dan Pemda Cianjur melalui Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA).
SHARE
Bagikan Berita

JABAR, CHANEL7.ID – Melansir dari situs website, kpa or id yang di terbitkan pada 03 juli 2024 yang berjudul HENTIKAN OPERASI ILEGAL BANK TANAH DI LOKASI PRIORITAS REFORMA AGRARIA,

Pernyataan Sikap Bersama

Read More

Compress 20261025 064028 8392
Rumah Petani Penggarap di Kota Banjar Diduga Dirobohkan, SPP Desak Pengusutan dan Penyelesaian Konflik Agraria
Pengedar Sabu di Pintu Gobang Kari Ditangkap Tim Elang Kuantan, BB 16 Paket Sabu Berat Kotor 5,64 Gram
Zulfikar Raih 34 Suara, Terpilih sebagai Kepala Desa Antar Waktu Pematang Asilum
Respons Cepat Laporan 110, Polsek Kuantan Tengah Tertibkan 2 Rakit PETI di Sentajo Raya

Operasi Bank Tanah yang terus dipaksakan di Desa Batulawang, Kabupaten Cianjur berpotensi menggagalkan upaya penyelesaian konflik agraria Lokasi Prioritas Reforma Agraria (LPRA) yang telah diusulkan masyarakat. Padahal, lokasi usulan masyarakat tersebut telah menjadi prioritas penyelesaian konflik agraria oleh pemerintah.

Petani yang selama ini telah memperjuangkan hak atas tanah mereka terancam kehilangan tanah, sebab dipatok oleh Bank Tanah. Alih-alih konflik yang mereka hadapi selesai dan mendapat pengakuan dari Negara.

- Advertisement -

Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) dan Pemersatu Petani Cianjur (PPC) telah berulangkali mengingatkan Pemerintah bahwa keberadaan Bank Tanah di Desa Batulawang karena berpotensi menggagalkan penyelesaian konflik agraria dan redistribusi tanah kepada masyarakat Batulawang. Namun di lapangan, Bank Tanah bersikukuh terus melanjutkan operasinya dan melakukan intimidasi kepada para petani. Terbaru, Bank Tanah kembali melakukan upaya penggusuran melalui pematokan paksa di areal pemukiman dan garapan petani Desa Batulawang yang merupakan eks HGU PT. Maskapai Perkebunan Moelya (MPM).

 

HGU PT. MPM sejatinya telah habis sejak 2022, dan bahkan sudah ditelantarkan sejak tahun 1998. Hal ini ditegaskan dalam Hasil Kegiatan Inventarisasi Penguasaan, Pemilikan, Penggunaan dan Pemanfaatan Tanah (IP4T) Kantor Pertanahan Cianjur tahun 2019. Artinya, PT. MPM tidak lagi memiliki hubungan hukum terhadap eks HGU yang telah digarap oleh masyarakat tersebut.

Anehnya, pada tahun 2022, Menteri ATR/BPN waktu itu, Hadi Tjahjanto mengeluarkan Surat Nomor TU.03.03/1602/IX/2022, memutuskan bahwa eks HGU PT. MPM seluas 1.020,8 hektar di Desa Batulawang, Cianjur dihapus dari basis data tanah terindikasi terlantar untuk kemudian diberikan HPL Bank Tanah di atasnya.

Dengan HPL tersebut, Bank Tanah didukung oleh Pemda Cianjur, Kanwil ATR/BPN Jawa Barat dan Dirjen Penanganan Sengketa dan Konflik Kementerian ATR/BPN menghidupkan kembali HGU PT. MPM dan memberikan tanah seluas 50 hektar kepada Densus 88 untuk Pusat Pendidikan dan Latihan. Sisanya, tanah tersebut dialokasikan untuk PT. Sentul City Tbk dan PT Buana Estate. Termasuk juga, pembangunan pondok Al Mutahar dan Villa a.n Ratmani Probosutejo. Kedua pemilik ini terafiliasi dengan PT. MPM.

- Advertisement -

Upaya ini berpotensi menggagalkan penyelesaian konflik agraria dan redistribusi tanah seluas 93 hektar yang sudah dikuasai dan digarap oleh petani Batulawang. Apalagi sampai saat ini, pihak Bank Tanah tidak pernah membuka data alokasi tanah tersebut kepada masyarakat.

Kami menduga, operasi senyap Bank Tanah ini merupakan permainan dari Kementerian ATR/BPN bersama Kanwil ATR/BPN,  Pemda Cianjur, dan pihak perusahaan.

Pertama, Menteri ATR/BPN secara tiba-tiba mengeluarkan surat secara sepihak untuk menghapus eks HGU PT. MPM dari basis tanah terlantar dan menerbitkan HPL untuk Bank Tanah.

- Advertisement -

Kedua, bulan Oktober 2023, Menteri ATR/BPN, Hadi Tjahjanto bersama Dirjen Penanganan Sengketa dan Konflik Pertanahan, R.B Agus Widjayanto waktu itu melakukan kunjungan ke Cianjur untuk menegaskan pengalokasian aset Bank Tanah. Tempat pertemuan tersebut difasilitasi oleh PT. MPM, dimana Kanwil BPN Jabar waktu, Dalu Agung Darmawan juga ikut mendampingi.

Ketiga, Direktur PT. MPM merupakan istri dari salah satu pejabat di lingkaran Densus 88 Mabes Polri, Marthinus Hukom

Keempat, Kementerian ATR/BPN seperti tutup mata dengan tindakan illegal yang dilakukan oleh Bank Tanah terhadap petani di LPRA Batulawang. Padahal, Bank Tanah semakin gencar melakukan intimidasi dan memasang patok-patok di di tanah petani, Bank Tanah juga menakan Pemda Cianjur, Pemerintah Kecamatan Cipanas, dan Pemdes Batulawang untuk mengintimidasi petani.

Perlu dicatat, selain berbagai pelanggaran yang terjadi di lapangan, Badan Bank Tanah sebenarnya memiliki kecacatan karna berada di atas landasan hukum yang sudah dinyatakan Inkonstitusional Bersyarat melalui putusan MK 91/PUU-XVIII/2020. Catatan pelanggaran hukum dan pembangkangan terhadap konstitusi bertambah ketika aturan  PP 64/2021 tentang Badan Bank Tanah dan PP 124/2021 tentang Modal Bank Tanah; Perpres No. 113/2021 tentang Struktur dan Penyelenggaraan Bank Tanah.

Apalagi pasal Bank Tanah merupakan pasal siluman yang tiba-tiba hadir dalam RUU Cipta Kerja. Padahal secara hukum, Omnibus Law UU Cipta Kerja berfungsi untuk merevisi atau menghapus UU dan pasal-pasal yang sudah ada sebelumnya.

Operasi illegal Bank Tanah di Cianjur menambah deretan kasus konflik agraria di Jawa Barat. KPA mencatat selama 10 tahun terakhir, Provinsi Jawa Barat masuk dalam 5 besar provinsi penyumbang letusan konflik agraria tertinggi di Indonesia dengan 223 letusan konflik. Konflik tersebut berada di atas tanah seluas 99.534,94 hektar dan berdampak terhadap 79.905 KK.

Kehadiran Badan Bank Tanah hanya akan menambah letusan konflik agraria dan penggusuran, alih-alih menyelesaian konflik agraria yang menjadi janji politik Presiden Jokowi.

Dengan kondisi dan fakta di atas, Pemersatu Petani Cianjur bersama KPA mengecam operasi illegal dan upaya penggusuran yang dilakukan Badan Bank Tanah, serta dukungan pelanggaran hukum yang diberikan Pemda Cianjur, Pemerintah Kecamatan Cipanas, dan Pemdes Batulawang. Kami juga mendesak:

Pemda Cianjur, c.q Bupati Cianjur untuk tidak memberikan dan mengeluarkan rekomendasi penerbitan HGU baru bagi PT MPM, sebab telah melakukan pelanggaran hukum selama mendapat izin, dan berupaya merampas tanah kembali dengan cara-cara yang illegal. Bupati harus memastikan subjek-objek agraria sesuai kaidah dan prinsip Reforma Agraria Sejati. Kekeliruan dan kesalahan dalam penentuan subjek-objek agraria hanya melanggengkan kehadiran penghuni gelap sebagai penerima redistribusi dan memproduksi ketimpangan baru.

Kantor Pertanahan Cianjur dan Pemda Cianjur melalui Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA), harus membuka ruang dialog dan partisipasi bagi petani mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan redistribusi tanah.

Kapolsek Cianjur, untuk melaksanakan tugas sebagai penegak hukum dan tidak turut memfasilitasi operasi illegal Badan Bank Tanah.

Kapolri, melaksanakan SK KSP No B-21/KSK/03/2021 untuk memastikan keamanan dan jaminan perlindungan bagi petani di LPRA.

Kementerian ATR/BPN, menindak tegas Pejabat Kementerian ATR/BPN yang terlibat dalam menggagalkan penyelesaian konflik di LPRA sejak 2019. Selanjutnya, untuk menindak tegas PT MPM sebab tidak mengembalikan HGU kepada Negara setelah habis masa berlakunya, tidak menerbitkan SK HGU baru kepada PT MPM, dan segera mendistribusikan eks HGU pada Petani di LPRA Batulawang dan petani penggarap lainnya di sekitar HGU.

Mendesak pemerintah mencabut PP Bank Tanah dan UU Cipta Kerja

Mendesak pemerintah segera kembali kepada cita-cita UUD 1945, UUPA 1960 dan TAP MPR IX/2001, dengan mengeksekusi secepatnya Reforma Agraria secara nasional dan memperkuat kelembagaannya sebagai jalan memenuhi hak rakyat atas tanah, menuntaskan konflik agraria, mewujudkan keadilan sosial dan menjaga kedaulatan bangsa dari ancaman liberalisasi pertanahan dan kapitalisme agraria global.

Demikian pernyataan sikap ini kami buat untuk dapat dipahami oleh semua pihak. Kami menyerukan untuk seluruh gerakan rakyat di Cianjur Bersatu melawan dan menolak keberadaan Bank Tanah di Cianjur. Atas perhatian dan kerjasamanya, kami ucapkan terima kasih.

Cianjur, 03 Juli 2024

Hormat Kami,

Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA)

Pemersatu Petani Cianjur (PPC)

Konfederasi KASBI Cianjur

PC PMII Cianjur

DPC GMNI Cianjur

 

©By. KPA OR ID

 

 

®Yusef Ferry S

About Author

Chanel7.id

Chanel7.id

See author's posts

TAGGED: Provinsi Jawa Barat
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp LinkedIn Copy Link
Reaksi Pemirsa
Love0
Sad0
Happy0
Surprise0
Sleepy0
Cry0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article Compress 20240705 000759 9151 Grebek Polsek Panongan Forkopimcan Kecamatan Panongan Beri Kado HUT Bhayangkara Ke 78
Next Article Compress 20240705 155306 6388 Polres Majalengka : Vicon Lat Pra Ops Antik Lodaya 2024
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

- Advertisement -

Follow

3.45M Like
34.92M Follow
123.4k Follow
193.5k Subscribe

Latest News

Compress 20261025 064028 8392
Rumah Petani Penggarap di Kota Banjar Diduga Dirobohkan, SPP Desak Pengusutan dan Penyelesaian Konflik Agraria
Berita Oktober 25, 2026
Compress 20261024 200019 9245
Pengedar Sabu di Pintu Gobang Kari Ditangkap Tim Elang Kuantan, BB 16 Paket Sabu Berat Kotor 5,64 Gram
Berita Oktober 24, 2026
Compress 20261024 194014 4954
Zulfikar Raih 34 Suara, Terpilih sebagai Kepala Desa Antar Waktu Pematang Asilum
Berita Oktober 24, 2026
Compress 20261024 163815 5988
Rapidin Simbolon Soroti Lapas Pangururan yang Kelebihan Kapasitas, Dorong Pembangunan Lapas Baru
Daerah Oktober 24, 2026

Baca Juga

Compress 20261025 064028 8392
Berita

Rumah Petani Penggarap di Kota Banjar Diduga Dirobohkan, SPP Desak Pengusutan dan Penyelesaian Konflik Agraria

Oktober 25, 2026 3.2k Views
Compress 20261024 200019 9245
Berita

Pengedar Sabu di Pintu Gobang Kari Ditangkap Tim Elang Kuantan, BB 16 Paket Sabu Berat Kotor 5,64 Gram

Oktober 24, 2026 3.2k Views
Compress 20261024 194014 4954
Berita

Zulfikar Raih 34 Suara, Terpilih sebagai Kepala Desa Antar Waktu Pematang Asilum

Oktober 24, 2026 3.2k Views
Compress 20261023 181439 9423
Berita

Respons Cepat Laporan 110, Polsek Kuantan Tengah Tertibkan 2 Rakit PETI di Sentajo Raya

Oktober 23, 2026 7.2k Views
Previous Next
Iklan
Iklan
Iklan

Media Chanel7.id & Chanel7.id/news, Diterbitkan Oleh PT Media Chanel Online, Adalah Portal Berita Nasional Dan Internasional, Bahkan Sampai ke Daerah, Yang Ada Diseluruh Indonesia.

Informasi Tentang Kami Silahkan Klik :

Email

Untuk Informasi Dan Layanan Lainnya Tentang Kami Klik Kontak Kami 

Yayasan Lembaga Bantuan Hukum.
Koperasi Ikhlas Jaya Mandiri
Chanel 7Chanel 7
Follow US

©By. PT Media Chanel Online

  • Tentang Kami
  • ⚪Redaksi
  • Advertorial
  • Contact Us
  • Terms & Condition
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Forget Password

Register Lost your password?