CIREBON, CHANEL7.ID – Tim Patroli Raimas Macan Kumbang 852 Polresta Cirebon kembali menunjukkan taringnya dalam menjaga kondusivitas wilayah. Sebanyak 23 pelajar dari berbagai sekolah diamankan petugas saat terlibat aksi tawuran di Jalan Raya Plumbon, Kecamatan Plumbon, Kabupaten Cirebon, Kamis (5/2/2026) petang sekitar pukul 17.30 WIB.
Selain mengamankan para pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti yang diduga digunakan dalam aksi tersebut, di antaranya lima unit sepeda motor, satu bilah senjata tajam jenis celurit, serta 14 unit telepon genggam milik para pelajar.
Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Imara Utama, S.I.K., S.H., M.H., melalui pernyataan resminya mengonfirmasi penangkapan tersebut. Ia menjelaskan bahwa pergerakan cepat tim di lapangan bermula dari laporan masyarakat yang resah melihat kerumunan pelajar yang hendak bentrok.
“Kami langsung merespons cepat laporan tersebut dengan mendatangi lokasi. Sempat terjadi aksi kejar-kejaran karena beberapa di antara mereka mencoba kabur saat melihat kedatangan petugas. Total ada 23 pelajar yang berhasil kami amankan ke Mapolresta Cirebon untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujar Kombes Pol Imara Utama.
- Advertisement -
Langkah Preventif dan Respons Cepat Patroli Raimas Macan Kumbang 852 merupakan garda terdepan Polresta Cirebon dalam menekan angka kriminalitas jalanan, mulai dari geng motor, premanisme, hingga peredaran narkoba. Kapolresta menegaskan bahwa patroli rutin dilakukan secara berkala pada siang, sore, hingga malam hari guna menjamin rasa aman bagi warga Kabupaten Cirebon.
“Patroli ini adalah bentuk respons cepat kami terhadap aduan masyarakat, baik secara langsung maupun melalui media sosial. Kami melibatkan personel gabungan dari Polsek jajaran yang dibackup penuh oleh Satsamapta Polresta Cirebon,” tambahnya.
Imbauan Tegas untuk Orang Tua dan Aparat Desa
Menyikapi fenomena tawuran yang melibatkan anak di bawah umur, pihak kepolisian meminta peran aktif seluruh elemen masyarakat. Kapolresta mengimbau para Kuwu (Kepala Desa), RT, RW, hingga perangkat desa untuk memperketat pengawasan terhadap warganya.
“Kami sangat mengharapkan orang tua lebih memperhatikan anak-anaknya. Jangan biarkan mereka terlibat kegiatan negatif yang dapat merugikan masa depan mereka sendiri maupun orang lain. Awasi pergaulan mereka, terutama saat malam hari,” tegasnya.
- Advertisement -
- Advertisement -
®Mu’min

