SUMEDANG, CHANEL7.ID – Pemerintah Kecamatan Pamulihan bersama Yayasan Manunggal Jiwa Sejahtera secara resmi menggelar soft launching Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Dusun Boma, Desa Pamulihan, pada Rabu, 30 Juli 2025. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati, Unsur Forkopimda, perwakilan Dinas Pendidikan, sebagai bentuk dukungan terhadap upaya peningkatan kualitas gizi dan kesejahteraan masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati menyebut SPPG sebagai “Dapur Harapan” tempat yang bukan hanya menyediakan makanan bergizi, namun juga mengandung nilai cinta dan kepedulian terhadap masa depan generasi bangsa.
“Dapur ini adalah dapur harapan. Di dalamnya ada nilai cinta yang akan menghantarkan masa depan anak-anak kita menuju Generasi Emas. Begitu juga ekonomi masyarakat bisa mengikat dengan adanya SPPG ini. Maka ayo kita sukseskan program makan gizi gratis ini,” ujar Bupati.
Program ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama dari sisi pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak serta penguatan ekonomi keluarga. Melalui penyediaan makanan bergizi secara gratis dan berkala, SPPG bertujuan menekan angka stunting, meningkatkan kualitas pendidikan anak, serta membuka peluang keterlibatan UMKM lokal dalam penyediaan bahan pangan.
Hj, Yeti Mulyati, Ketua Yayasan Manunggal Jiwa Sejahtera menyampaikan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen yayasan dalam membangun sistem sosial yang berpihak pada masyarakat kecil.
“Ini bukan hanya tentang makanan, tapi tentang masa depan yang lebih sehat dan kuat. Diharapkan dengan adanya dapur gizi dapat meningkatkan tingkat kesejahteraan masyarakat sekitar, ” ujarnya Hj.Yeti.
Kehadiran SPPG diharapkan menjadi model percontohan bagi desa-desa lain dalam mewujudkan ketahanan gizi berbasis komunitas. Dalam waktu dekat, program ini akan diperluas cakupannya dengan melibatkan sekolah, posyandu, dan kelompok ibu-ibu PKK.
Tentang SPPG
Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) adalah inisiatif yayasan untuk menyediakan layanan gizi terpadu, khususnya bagi anak-anak dan keluarga rentan. Program ini dijalankan melalui skema kolaborasi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan sektor swasta.
®Opik

