SUMEDANG, CHANEL7.ID – Beredar dugaan Oknum Kepala Dusun (Kadus) Desa Tolengas, Kecamatan Tomo, Kabupaten Sumedang, lakukan pemerasan / pungli kepada keluarga korban kecelakaan, dengan mengatasnamakan institusi Polri (Unit Laka Lantas Polres Sumedang) sebesar 2.000.000 (Dua Juta Rupiah).
Warga desa tolengas (Tata) mengalami kecelakaan jatuh dari Truk Pasir di jalan Bandung – Cirebon (Nyalindung) yang kemudian dilarikan ke RSUD Cideres. Pihak keluarga korban mendatangi kantor desa, untuk meminta bantuan terkait pengurusan biaya agar bisa di klaim oleh Jasa Raharja. Alih – Alih membantu warga yang sedang mengalami musibah, diduga oknum Kepala Dusun (Kadus Ucup) meminta uang sebesar 2.000.000 untuk disetorkan ke pihak Polres Sumedang (Unit Laka Lantas), jumat (7/3/2025).
Jurnalis Chanel7.id. mendapat informasi terkait ada dugaan pemerasan / pungli oleh oknum perangkat desa (kadus Ucup) dari saudara Ujang Supriatna. Beliau menjelaskan ingin membantu pihak keluarga korban namun justru malah diserang,”saya mendapat kabar dari keluarga korban, bahwa Tata mengalami kecelakaan jatuh dari truk pasir di jalan nyalindung lalu di larikan ke Rumah Sakit Cideres. Kemudian meminta tolong ke pihak desa untuk membantu mengurus keterangan kecelakaan ke Polres (unit laka lantas), tapi justru dimintai uang sebesar 2.500.000, yang kemudian di nego menjadi 2.000.000,”terang Ujang (8/3/2025).
Lanjutnya lagi, “Kok aneh, setahu saya bahwa unit laka lantas pasti tidak akan meminta uang untuk mengurus keterangan kecelakaan persyaratan pengajuan ke Jasa Raharja. Lantas saya tanya ke Ucup uang itu untuk apa dan ke siapa, beliau menjawab untuk orang Polres Sumedang. Tambah anehnya, sekitar pukul 22:25 WIB, malam saya didatangi Kepala desa, anggota polsek tomo, kadus Ucup, ici beserta puluhan warga, bahkan mereka mengata – ngatai saya itu orang Tolol dan Ngeyel,”tutup ujang sambil memberikan rekaman dan video kedatangan pihak desa kepada jurnalis.
Jurnalis Chanel7.id beserta beberapa Media Online mendampingi Ujang untuk Meminta keterangan dari pihak Unit Gakum Laka Lantas terkait uang yang mengalir ke pihak Polres Sumedang. Ipda Rd. Arif Ardian.F, selaku Kanit Lantas membantah ada uang yang masuk,”saya tegaskan bahwa Unit Laka Lantas Polres Sumedang tidak pernah meminta uang dari pihak korban kecelakaan. Itu semua gratis, karena sudah menjadi tugas dan kewajiban kami sebagai Polisi. Saya pastikan bahwa isu tersebut adalah bohong,” tegas Kanit Lantas Polres Sumedang, senin (10/3/2025).
Tidak heran kenapa sampai nama baik dan citra Polri dimata masyarakat sangatlah jelek, salah satunya karena banyak Oknum yang mengatasnamakan Institusi Polisi untuk kepentingan pribadi. Dengan gaduhnya rumor ada dugaan pemerasan dan pungli di tubuh Polri, agar Polres Sumedang memanggil dan memintai keterangan dari oknum Kepala Dusun (Kadus Ucup) beserta Kepala Desa Tolengas karena sudah dengan sengaja mencatut nama institusi, yang diduga untuk memeras keluarga korban kecelakaan.
®Opik

