SURAKARTA, CHANEL7.ID
CRM Craft (Cahaya Rotan Mandiri), sebuah industri kerajinan anyaman rumahan yang berlokasi di Colomadu, Karanganyar, membuka peluang kerjasama dan rekrutmen tenaga penganyam baru untuk menjawab lonjakan permintaan pasar. Dipimpin oleh Sutiyono, seorang penganyam profesional yang berpengalaman dan penuh inovasi, CRM Craft telah menerima pesanan dari beberapa buyer dan pengusaha besar sehingga membutuhkan tambahan tenaga kerja, pasokan bahan yang lebih stabil, serta program pelatihan yang terstruktur agar kualitas produk tetap terjaga (03/08/2026).
Permintaan yang meningkat menunjukkan bahwa produk anyaman rotan, bambu, dan plastik buatan CRM Craft memiliki nilai estetika dan daya saing yang kuat. Namun kapasitas produksi saat ini masih terbatas karena bergantung pada sejumlah penganyam inti. Untuk itu, CRM Craft membuka kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat yang ingin bekerja sambilan atau mencari penghasilan tambahan. Prioritas diberikan kepada mereka yang sudah memiliki dasar keterampilan menganyam, tetapi CRM Craft juga menerima pemula yang bersedia belajar karena pihak pengrajin siap memberikan pelatihan hingga peserta mampu bekerja secara profesional.
Program pelatihan yang disusun CRM Craft dirancang komprehensif. Selain teknik dasar menganyam, peserta akan dibimbing langsung oleh Sutiyono dan tim untuk mempelajari pola anyaman tradisional dan modern, teknik finishing yang rapi, serta standar kualitas yang harus dipenuhi untuk pesanan skala besar. Materi pelatihan juga mencakup pengenalan karakteristik bahan, perbedaan antara rotan alami, sintetis, bambu, dan anyaman plastik, serta teknik perawatan dan penyimpanan bahan agar tahan lama. Metode pembelajaran mengutamakan praktik langsung, mentoring intensif, dan evaluasi berkala sehingga tenaga baru dapat cepat beradaptasi dengan proses produksi.
Keberlanjutan pasokan bahan baku menjadi fokus penting. CRM Craft sedang menjajaki kerjasama dengan pemasok lokal dan pengrajin lain di Karanganyar, Solo Raya dan sekitarnya untuk memastikan ketersediaan bahan yang konsisten dan berkualitas. Upaya ini bertujuan menstabilkan harga, mengurangi risiko keterlambatan pengiriman, dan menjaga mutu bahan yang digunakan. Dengan membangun jaringan pemasok yang andal, CRM Craft berharap dapat memenuhi target produksi tanpa mengorbankan standar kualitas yang selama ini menjadi ciri khas produknya.
Dari sisi sosial ekonomi, inisiatif CRM Craft memberi peluang pemberdayaan masyarakat setempat. Pekerjaan penganyaman yang fleksibel cocok bagi ibu rumah tangga, pelajar, atau pekerja yang ingin menambah penghasilan tanpa meninggalkan tanggung jawab utama mereka. Pelatihan yang diberikan tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga menambah nilai jual tenaga kerja lokal. Ketika lebih banyak warga memiliki keterampilan, dampak positifnya terasa pada peningkatan pendapatan keluarga dan penguatan ekonomi mikro di tingkat desa.
Kualitas produk tetap menjadi prioritas utama. CRM Craft menerapkan kontrol kualitas ketat pada setiap tahap produksi, mulai dari seleksi bahan, proses anyaman, hingga finishing dan pengepakan. Konsistensi produk yang rapi, kuat, dan estetis menjadi kunci untuk mendapatkan pesanan berulang dan rekomendasi dari klien. Oleh karena itu, pelatihan juga menekankan etika kerja, ketepatan waktu, dan tanggung jawab terhadap pesanan. Selain itu, CRM Craft berencana menerapkan sistem pencatatan sederhana untuk memantau pesanan, stok bahan, dan progres pengerjaan agar manajemen produksi lebih efisien.
Tantangan logistik dan manajemen produksi menjadi perhatian lain. Dengan meningkatnya volume pesanan, CRM Craft perlu mengatur jadwal kerja, alur produksi, dan distribusi agar lebih efisien. Pengembangan ruang kerja yang memadai, penyediaan alat bantu sederhana, serta pembagian tugas yang jelas akan membantu meningkatkan produktivitas penganyam baru. CRM Craft juga mempertimbangkan kolaborasi dengan pihak transportasi lokal untuk memperlancar pengiriman produk ke buyer di luar daerah.
Bagi masyarakat yang berminat bergabung, proses pendaftaran dibuat mudah dan transparan. Calon tenaga penganyam dapat mendaftar langsung ke workshop CRM Craft di Colomadu atau menghubungi kontak
Management CRM Craft (+62) 896 1664 0244 untuk informasi detail dan jadwal pelatihan. Bagi yang sudah memiliki keterampilan dasar, ada peluang penempatan kerja lebih cepat dengan kompensasi yang kompetitif. Bagi pemula, program pelatihan akan mempersiapkan mereka hingga layak bekerja di lini produksi.
Sutiyono menyampaikan harapannya dengan tegas “Kami membuka pintu selebar-lebarnya bagi siapa saja yang ingin belajar dan bekerja. Dengan pelatihan yang tepat dan semangat kerjasama, kita bisa meningkatkan kapasitas produksi tanpa mengorbankan kualitas, sekaligus memberdayakan masyarakat sekitar.” tegasnya. Pernyataan tersebut menegaskan komitmen CRM Craft untuk menggabungkan pemberdayaan komunitas dengan standar produksi profesional.
Melihat prospek ke depan, CRM Craft berpotensi berkembang menjadi pusat produksi anyaman yang lebih besar dan berkelanjutan. Dengan tenaga kerja terlatih, jaringan pemasok yang kuat, dan manajemen produksi yang rapi, Sutiyono dan timnya siap memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat. CRM Craft mengundang masyarakat untuk ikut serta dalam perjalanan ini, belajar, bekerja, dan tumbuh bersama, sambil menjaga tradisi kerajinan anyaman Colomadu agar terus hidup dan berkembang.
@ Pitut Saputra

