KLATEN, CHANEL7.ID
Dalam kegiatan Jumat Curhat usai Shalat Jumat di Masjid Nurul Huda, Dukuh Tandan, Desa Troketon, Kecamatan Pedan, Kapolsek Pedan AKP Nyoto, S.H., MH. menyampaikan serangkaian himbauan yang menyentuh tiga persoalan utama, potensi kebakaran akibat cuaca panas, pencegahan penyalahgunaan narkoba pada generasi muda, serta penertiban knalpot brong. Pertemuan berlangsung hangat dan dihadiri jamaah, tokoh agama, perangkat desa, serta pemuda setempat (11/09/2026).
Musim kemarau yang berkepanjangan meningkatkan risiko kebakaran hutan, lahan, dan permukiman. Kapolsek menekankan bahwa langkah sederhana namun konsisten dapat mencegah kerugian besar. Ia meminta warga menghindari praktik pembakaran terbuka, tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta selalu mengawasi api unggun. Selain itu, AKP Nyoto turut mendorong pembentukan kelompok tanggap darurat di tingkat dusun untuk mempercepat respons ketika muncul titik api atau asap mencurigakan. Pelaporan dini, menurutnya, sangat menentukan keberhasilan penanganan sehingga kerusakan dapat diminimalkan.
Upaya pencegahan narkoba menjadi fokus kedua. Kapolsek menegaskan bahwa perlindungan anak dan remaja harus dimulai dari rumah. Orang tua diminta meningkatkan pengawasan, membangun komunikasi hangat, dan peka terhadap perubahan perilaku yang bisa menjadi tanda masalah. Ia juga mengimbau tokoh agama dan pengurus masjid untuk berperan aktif dalam pembinaan moral serta menyediakan ruang kegiatan positif. Program olahraga, seni, dan pelatihan keterampilan disebut sebagai alternatif konstruktif yang dapat mengalihkan energi pemuda dari pergaulan negatif. Selain itu, keberanian masyarakat melaporkan indikasi peredaran narkotika dianggap kunci agar aparat dapat menindaklanjuti dengan penegakan hukum dan upaya rehabilitasi bila diperlukan.
Fenomena knalpot brong oleh anak-anak dan remaja juga mendapat sorotan karena menimbulkan kebisingan, mengganggu ketentraman lingkungan, dan berpotensi memicu konflik antar warga. Modifikasi berlebihan seringkali disertai pelanggaran lalu lintas dan perilaku berkendara yang membahayakan. AKP Nyoto meminta orang tua untuk mengawasi penggunaan kendaraan bermotor oleh anak, memberikan pemahaman tentang keselamatan berkendara, serta menegaskan bahwa pelanggaran dapat berujung pada sanksi. Edukasi keluarga dan penegakan aturan lalu lintas menjadi langkah penting untuk mengembalikan ketertiban dan kenyamanan publik.
- Advertisement -
Dalam dialog, Kapolsek merinci beberapa langkah praktis yang bisa segera diterapkan oleh warga. Di antaranya, mengurangi aktivitas berisiko seperti pembakaran lahan, menjaga kebersihan lingkungan untuk mengurangi bahan mudah terbakar, serta segera melaporkan bila menemukan titik api atau aktivitas mencurigakan. Di ranah keluarga, ia mendorong komunikasi terbuka antara orang tua dan anak serta dukungan terhadap kegiatan produktif bagi remaja. Di tingkat komunitas, tokoh agama dan perangkat desa diharapkan menginisiasi patroli lingkungan, sosialisasi pencegahan narkoba, dan pembentukan program pembinaan pemuda.
Untuk menegaskan komitmen Polsek Pedan, AKP Nyoto menyampaikan pernyataan resmi yang menggugah “Kami hadir untuk melindungi dan mendampingi, bukan semata menindak. Melalui pendekatan persuasif, preventif, dan kolaboratif, kami mengajak seluruh elemen masyarakat bersinergi, laporkan setiap indikasi gangguan, dukung program pembinaan anak dan remaja, serta tolak segala bentuk tindakan yang mengganggu ketenteraman lingkungan.” tegasnya.Pernyataan ini mendapat sambutan positif dari jamaah yang hadir.
Respon warga pada pertemuan tersebut menunjukkan kesiapan berpartisipasi. Beberapa jamaah menyampaikan kekhawatiran terkait potensi kebakaran di sekitar pemukiman, sementara yang lain mengeluhkan kebisingan knalpot pada malam hari. Tokoh masyarakat dan pengurus masjid menyatakan kesediaan untuk berkontribusi melalui patroli lingkungan, penyuluhan, dan penyelenggaraan kegiatan bagi pemuda. Sinergi antara aparat, tokoh agama, perangkat desa, dan masyarakat dinilai sebagai modal utama untuk mewujudkan langkah-langkah preventif yang berkelanjutan.
AKP Nyoto menegaskan bahwa keberhasilan program bergantung pada keterlibatan aktif semua pihak. Ia mengajak orang tua untuk menjadi teladan, mengimbau pemuda agar memanfaatkan fasilitas dan kegiatan positif, serta meminta perangkat desa untuk memfasilitasi koordinasi antar warga. Polsek Pedan akan terus melakukan pendekatan edukatif dan penegakan hukum bila diperlukan, namun prioritas tetap pada pencegahan dan pembinaan.
Pertemuan di Masjid Nurul Huda ditutup dengan kesepakatan bersama untuk meningkatkan komunikasi dan mempercepat pelaporan bila ditemukan indikasi bahaya. Dengan langkah-langkah konkret, koordinasi yang terjaga, dan partisipasi aktif komunitas, AKP Nyoto optimis Kecamatan Pedan dapat mempertahankan kondisi aman, nyaman, dan harmonis. Upaya kolektif ini diharapkan menjadi fondasi kuat untuk mencegah gangguan Kamtibmas dan meningkatkan kualitas hidup warga secara menyeluruh.
- Advertisement -
@ Pitut Saputra

