JAKARTA, CHANEL7.ID – Publik dikejutkan oleh kasus pembunuhan sadis terhadap Mohamad Ilham Pradipta, Kepala Cabang BRI Cempaka Putih, Jakarta. Ilham ditemukan tewas mengenaskan di sebuah lahan kosong di Bekasi, sehari setelah diculik dari area parkir Lotte Mart Pasar Rebo, Jakarta Timur, pada 20 Agustus 2025.
Dari beberapa sumber informasi yang dihimpun Kronologi Kejadian, Ilham diculik secara paksa ke dalam mobil putih, terekam jelas oleh CCTV, meski sempat melawan dan berteriak minta tolong, Jenazahnya ditemukan dengan tangan dan kaki terikat serta mata tertutup lakban. Hasil autopsi menunjukkan luka pukulan benda tumpul di dada dan leher yang menyebabkan kesulitan bernapas.
Dikabarkan Dalang dan Motif pelaku, Polisi telah menetapkan Dwi Hartono, seorang pengusaha dan motivator asal Tebo, Jambi, sebagai otak di balik pembunuhan, Motifnya diduga kuat karena dendam setelah pengajuan kredit fiktif senilai Rp 13 miliar ditolak oleh Ilham, Dwi merekrut empat debt collector untuk menculik dan menghabisi korban. Ia ditangkap bersama tiga rekannya (YJ, AA, dan C) di Solo dan Pantai Indah Kapuk
Penangkapan dan Penyidikan, Total delapan tersangka telah ditangkap: empat pelaku penculikan (AT, RS, RAH, RW) dan empat dalang termasuk Dwi Hartono, Salah satu pelaku, RW, ditangkap saat hendak kabur dari bandara di NTT, Polisi masih memburu eksekutor utama pembunuhan dan mendalami kemungkinan pelaku tambahan.
- Advertisement -
Reaksi Keluarga dan Publik, Istri korban, Puspita, mengaku sangat terpukul dan menuntut hukuman maksimal bagi para pelaku, Kasus ini menyita perhatian publik karena posisi korban sebagai pejabat bank dan brutalnya metode pembunuhan. Rekaman CCTV viral dan memicu desakan keadilan.
Profil Kontroversial Dwi Hartono, Dwi dikenal sebagai “crazy rich” dari Jambi, aktif di bidang pendidikan dan sosial, namun memiliki rekam jejak kasus pemalsuan ijazah dan manipulasi bisnis.
- Advertisement -
®Yusef

