CIREBON, CHANEL7.ID – Warga Desa Kemlakagede, Kecamatan Tengahtani, Kabupaten Cirebon, kembali menggelar aksi protes sebagai bentuk mosi tidak percaya terhadap kepemimpinan Kuwu Rusli, Minggu (21/1/2025). Selain menyuarakan kekecewaan mereka, warga juga secara tegas menuntut agar Kuwu Rusli segera mengundurkan diri dari jabatannya.
Aksi ini merupakan kelanjutan dari serangkaian protes yang sebelumnya digelar di kantor balai desa dan kantor Kecamatan Tengahtani. Warga menyatakan bahwa selama masa jabatan Kuwu Rusli, berbagai permasalahan desa, mulai dari buruknya pengelolaan sampah, penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT), hingga transparansi pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes), tidak mendapatkan solusi yang jelas.
“Kami sudah kehilangan kepercayaan terhadap kepemimpinan Kuwu Rusli. Tidak ada transparansi, pelayanan buruk, dan pembangunan yang tidak sesuai harapan. Kami mendesak dia untuk mundur demi kebaikan desa,” ujar salah seorang warga yang mengikuti aksi.
Mosi tidak percaya ini diperkuat oleh tuntutan warga agar Kuwu Rusli bertanggung jawab atas pengelolaan Pendapatan Asli Desa (PADesa), termasuk pengelolaan titisara dan bengkok yang diduga tidak sesuai dengan regulasi. Warga juga menyoroti ketidakhadiran Kuwu Rusli di balai desa pada saat jam kerja sebagai bentuk pengabaian terhadap adanya aksi protes warga yang meminta tanggung jawabnya.
- Advertisement -
Aksi protes ini mendapatkan perhatian dari pihak kecamatan. Camat Tedy, yang sebelumnya menerima aspirasi warga, berjanji akan menyampaikan tuntutan ini kepada pihak terkait untuk segera ditindaklanjuti.
“Saya selama menjabat jadi Camat disini, PR nya cuma satu yaitu Pemdes Kemlakagede, tentunya ini akan menjadi bahan evaluasi kami terhadap pemerintah Desa kemlaka gede” ujar Camat Tedy kepada warga yang mengelar aksi protes di kantor kecamatan tengahtani.
Lebih Lanjut, Camat Tedy menjelaskan, bahwa terkait temuan inspektorat sekitar 400jt sampai 500jt kurang lebih, “masyarakat jangan khawatir, ini sudah di priksa inspektorat dan buangnya harus di kembalikan dan kalau tidak salah sudah di kembalikan, jadi keluhan dari warga tetap kami tampung sebagai bahan evaluasi”, tuturnya.
Dengan mosi tidak percaya ini, warga berharap adanya perubahan signifikan dalam tata kelola pemerintahan desa demi kemajuan Desa Kemlakagede. Hingga berita ini diterbitkan, Kuwu Rusli belum bisa ditemui untuk memberikan tanggapan resmi terkait tuntutan pengunduran dirinya.
- Advertisement -
®Hadiyanto

