Chanel 7Chanel 7
  • Beranda
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Edukasi
    • Politik
    • Agama
    • Hukum
    • Pemerintah
    • TNI
    • Opini
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Lifestyle
    • Entertaiment
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Otomotif
    • Wisata
    • Olahraga
  • Streaming Video
Cari...
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Reading: Wakil Wali Kota Yogyakarta Resmikan Lomba Lukis DIY‑Kyoto 2026 di Taman Pintar
Share
Notification Show More
Chanel 7Chanel 7
  • Beranda
  • Berita
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Lifestyle
  • Streaming Video
Cari...
  • Beranda
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Edukasi
    • Politik
    • Agama
    • Hukum
    • Pemerintah
    • TNI
    • Opini
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Lifestyle
    • Entertaiment
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Otomotif
    • Wisata
    • Olahraga
  • Streaming Video
Follow US
© PT Media Chanel Online
Chanel 7 > Daerah > Wakil Wali Kota Yogyakarta Resmikan Lomba Lukis DIY‑Kyoto 2026 di Taman Pintar
Daerah

Wakil Wali Kota Yogyakarta Resmikan Lomba Lukis DIY‑Kyoto 2026 di Taman Pintar

Editor 1
Editor 1 Published Agustus 22, 2026
Share
5 Min Read
IMG 20260822 170356
Laporan Photo Oleh Pitut Saputra (Chanel7.id)
SHARE
Bagikan Berita

YOGYAKARTA, CHANEL7.ID
Ratusan pelajar Kota Yogyakarta memadati Taman Pintar pada Sabtu, 22 Agustus 2026, untuk mengikuti Lomba Lukis DIY‑Kyoto tingkat Kota Yogyakarta. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Kebudayaan ini dirancang sebagai wadah pembinaan seni rupa bagi pelajar dari tingkat TK hingga SMA sekaligus menjadi seleksi awal untuk memilih karya yang akan mewakili Kota Yogyakarta pada tingkat provinsi dan berpeluang dikirim ke Kyoto, Jepang, dalam rangka kerjasama Sister Province antara DIY dan Prefektur Kyoto (22/08/2026).

Acara dibuka secara simbolis oleh Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, yang menandai pembukaan dengan menggoreskan cat pada kanvas. Dalam sambutannya Wawan menegaskan bahwa seni dan budaya adalah dasar kehidupan masyarakat Yogyakarta. Ia mengaitkan peran seni dengan upaya merawat lingkungan hidup dan mendorong keterlibatan keluarga dalam program pengelolaan sampah, Jogja Olah Sampah (Mas JOS). “Lomba lukis ini sebagai pembinaan lingkungan untuk adik‑adik semua mulai dari tingkat TK, SD, SMP, dan SMA,” ujar Wawan, seraya menghimbau orang tua untuk terus mendampingi dan memberi dukungan kepada anak‑anak selama proses berkarya.

Read More

Chanel7.id 19
Wayang Kontemporer Semarakkan Hari Jadi Klaten dan HUT Kemerdekaan RI
Jejak Mataram di Jalan Pemuda: Karnaval Klaten 2026 Menyulam Sejarah dan Pembangunan
Sungai Pinggir Sawah Jadi Panggung Kerukunan Warga
Semarak HUT ke-81 RI, MAS Al-Iklas Bahjambi Gelar Beragam Perlombaan

Wawan hadir bersama istri, Siti Hafsah, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua TP PKK Kota Yogyakarta. Keduanya berkeliling melihat para peserta melanjutkan goresan menjadi gambar, memberi semangat, dan menyaksikan ragam teknik serta konsep yang dihadirkan anak‑anak. Siti menyampaikan harapan agar kompetisi berlangsung sehat dan mampu mendorong perkembangan kualitas para pelukis muda.

Kepala Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta, Yetti Martanti, menjelaskan bahwa lomba tahun ini menunjukkan peningkatan partisipasi, terutama dari tingkat SMP dan SMA. Dari total 317 pendaftar, panitia menyeleksi menjadi 200 peserta yang mengikuti babak di Taman Pintar. Dari jumlah tersebut akan dipilih 20 karya terbaik yang berhak menerima penghargaan dan uang pembinaan serta mewakili Kota Yogyakarta pada seleksi tingkat Provinsi DIY. Karya yang lolos seleksi provinsi nantinya akan dikirim ke Kyoto sebagai bagian dari program pertukaran budaya.

- Advertisement -

Tema lomba tahun 2026 adalah “Lingkungan: Aku, Dia, dan Mereka”. Menurut Yetti, tema ini mengajak peserta memaknai lingkungan secara luas: “Aku” merefleksikan diri sendiri, perasaan, pengalaman, dan kebiasaan sehari‑hari; “Dia” mewakili orang lain atau unsur lingkungan seperti teman, guru, tumbuhan, dan hewan; “Mereka” mencakup seluruh makhluk hidup yang saling terhubung dan hidup bersama di bumi. Dengan pendekatan ini, peserta diharapkan menggambarkan hubungan antara manusia, alam, dan karya budaya sebagai satu kesatuan.

Suasana lomba dipenuhi antusiasme. Para peserta tampak serius mengolah warna, komposisi, dan teknik, beberapa memilih melukis langsung dengan cat di kertas gambar, sementara yang lain bereksperimen dengan tekstur dan kolase. Panitia menyediakan fasilitas dan pengawas untuk memastikan proses berjalan tertib serta adil. Selain aspek kompetitif, lomba ini juga menjadi sarana edukasi untuk menanamkan nilai kepedulian lingkungan sejak dini. Karya yang mengangkat isu sampah, ruang publik, atau hubungan sosial diharapkan dapat menjadi kampanye kreatif yang menyentuh masyarakat luas.

Salah satu peserta kategori SMP, Elzahida Reine Falah, menyambut positif kesempatan ini. Elza memberi judul karyanya “Aku di tengah kota yang sibuk”, sebuah komposisi yang menggabungkan ikon Tugu Yogyakarta dengan pohon‑pohon yang ia imajinasikan sebagai suasana alam di Kyoto. “Lomba ini bisa meningkatkan kreativitas dan menyalurkan seni anak‑anak Yogya. Saya pakai ikon Yogya seperti Tugu, kalau Kyoto saya bayangkan pohon‑pohon. Harapannya karya saya bisa lolos sampai Kyoto,” kata Elza penuh semangat.

Penyelenggaraan lomba ini juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mengintegrasikan seni dengan program lingkungan seperti Mas JOS. Dengan melibatkan pelajar, lomba tidak hanya mencari pemenang tetapi juga membentuk kesadaran kolektif tentang pentingnya pengelolaan sampah dan pelestarian ruang hidup. Dinas Kebudayaan berencana melanjutkan pembinaan bagi peserta terpilih melalui pelatihan teknik, pameran, dan kesempatan pertukaran budaya agar pengalaman ini menjadi langkah awal pengembangan karier seni mereka.

Menjelang penutupan, suasana harap‑harap cemas menyelimuti peserta yang menunggu hasil seleksi. Namun panitia mengingatkan bahwa proses berkarya dan pengalaman tampil di ruang publik sudah merupakan kemenangan tersendiri. Dari 200 karya yang dipertandingkan, 20 akan dipilih untuk melaju ke tingkat provinsi, dan berpeluang mewakili DIY di Kyoto.

- Advertisement -

Lomba Lukis DIY‑Kyoto 2026 di Taman Pintar bukan sekadar ajang kompetisi, ia merupakan perayaan kreativitas generasi muda Yogyakarta yang menggabungkan seni, pendidikan, dan kepedulian lingkungan. Semangat kolaborasi antara pemerintah, sekolah, orang tua, dan komunitas seni diharapkan terus tumbuh, menjadi modal penting bagi generasi penerus dalam menjaga budaya dan lingkungan yang mereka warisi.

@ Pitut Saputra

About Author

Editor 1

Editor 1

See author's posts

- Advertisement -

TAGGED: Kyoto, Lomba Lukis, Yogyakarta
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp LinkedIn Copy Link
Reaksi Pemirsa
Love0
Sad0
Happy0
Surprise0
Sleepy0
Cry0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article IMG 20260821 184203 PSN Serentak Desa Pereng: Bersama Memutus Rantai Nyamuk Penyebab DBD
Next Article Compress 20260822 182515 5888 Mahasiswa KKN Universitas Galuh Gelar Pelatihan Digital Stunting dan Pemeriksaan Gula Darah Gratis di Desa Limusgede
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

- Advertisement -

Follow

3.45M Like
34.92M Follow
123.4k Follow
193.5k Subscribe

Latest News

Compress 20260822 182515 5888
Mahasiswa KKN Universitas Galuh Gelar Pelatihan Digital Stunting dan Pemeriksaan Gula Darah Gratis di Desa Limusgede
Advertorial Agustus 22, 2026
IMG 20260821 184203
PSN Serentak Desa Pereng: Bersama Memutus Rantai Nyamuk Penyebab DBD
Kesehatan Agustus 21, 2026
Chanel7.id 19
Wayang Kontemporer Semarakkan Hari Jadi Klaten dan HUT Kemerdekaan RI
Budaya Agustus 20, 2026
IMG 20260819 170320
Warga Banyuanyar Ditahan: Buntut Penipuan Pemberangkatan Haji di Surakarta
Kriminal Agustus 19, 2026

Baca Juga

Chanel7.id 19
Budaya

Wayang Kontemporer Semarakkan Hari Jadi Klaten dan HUT Kemerdekaan RI

Agustus 20, 2026 19 Views
IMG 20260818 153814
Daerah

Jejak Mataram di Jalan Pemuda: Karnaval Klaten 2026 Menyulam Sejarah dan Pembangunan

Agustus 18, 2026 41 Views
Chanel7.id 13
Daerah

Sungai Pinggir Sawah Jadi Panggung Kerukunan Warga

Agustus 15, 2026 28 Views
Compress 20260815 101118 8178
Daerah

Semarak HUT ke-81 RI, MAS Al-Iklas Bahjambi Gelar Beragam Perlombaan

Agustus 15, 2026 8.8k Views
Previous Next
Iklan
Iklan
Iklan

Media Chanel7.id & Chanel7.id/news, Diterbitkan Oleh PT Media Chanel Online, Adalah Portal Berita Nasional Dan Internasional, Bahkan Sampai ke Daerah, Yang Ada Diseluruh Indonesia.

Informasi Tentang Kami Silahkan Klik :

Email

Untuk Informasi Dan Layanan Lainnya Tentang Kami Klik Kontak Kami 

Yayasan Lembaga Bantuan Hukum.
Koperasi Ikhlas Jaya Mandiri
Chanel 7Chanel 7
Follow US

©By. PT Media Chanel Online

  • Tentang Kami
  • ⚪Redaksi
  • Advertorial
  • Contact Us
  • Terms & Condition
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Forget Password

Register Lost your password?