SUMUT, CHANEL7.ID – Tihang panjat pinang yang sebelumnya di pasang untuk perlombaan 17 agustus Kini jadi perbincangan buah bibir masyarakat bangun, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun, yang seharusnya disaat selesai perlombaan 17 agustus kemarin, pohon pinang yang dibuat perlombaan seharusnya sudah di cabut.
Namun saat ini salah satu warga mengeluhkan tihang itu belum juga ada yang mencabut, yakni tihang bekas perlombaan tersebut.
Saat dikonfirmasi oleh awak media kepada masyarakat yang enggan disebutkan namanya, mengatakan. “tunggu ada korban yang kena karena ambruk pohon panjat pinang itu sendiri baru kebingungan bang.”ucapnya tersebut pada saat diminta konfirmasi pada Tanggal (30-09-2023)
Karena acara panjat pinang yang waktu itu diadakan disini, area itu adalah area halaman sekolah yang di pakai, jadi takutnya menimpah anak sekolah, atau pun gedung sekolah makannya kok gak ada sedikit berfikir kalau itu terjadi, siapa yang mau bertanggung jawab? atas tumbang nya pohon bekas panjat pinang tersebut. “ujar warga yang berbeda menambahkan.
Saat ini awak media Chanel7.id mencoba menggali informasi lebih dalam dan pada saat mendapatkan informasi kepada pihak lain, jadi siapa yang bertanggung jawab dan menjadi ketua pelaksana perlombaan panjat pinang tersebut, “Tanya Awak media kepada warga lainnya
yang melaksanakan acara perlombaan tersebut berinisial (JBR) jadi dialah yang mengurus perlombaan panjat pinang tersebut.”Papar Warga
Dan seharusnya bang disaat sudah siap perlombaan tersebut sudah selesai seharusnya dua hari setelah itu sudah di cabut, atau di tumbangkan pohon pinang itu, ini malah pura pura tidak tau bang hingga sampai sekarang pohon pinang tersebut berdiri tegak dihalaman sekolah SD No 095559 bangun.” Tambahnya
Karena setiap hari nya anak-anak sekolah tersebut berbaris dihalaman sekolah, Saya rasa menunggu tahun depan, tidak akan dibuat lagi sudah ada yang lama ucap narasumber, “Ucap Singkat Sembari Tersenyum
Tak lama kemudian media Chanel7.id Mencoba berkomunikasi langsung ke rumah nya (JBR), Dan mencoba memvalidasi kepada yang bersangkutan, awak media langsung bertemu dengan anak (JBR) (30-09-2023)
Disaat awak media menanyakan terkait siapa yang ketuanya yang melaksanakan, kegiatan acara 17 agustus 2023 bulan semalam panjat tersebut kepada anak (JBR)
Anak tersebut mengatakan, bapak saya bang, kenapa rupanya bang apa gak bisa orang abang yang mencabut pohon panjat pinang tersebut. “Ucapnya
Disaat team hendak pergi, anak (JBR) tersebut memanggil,”itu bang bapak ada di belakang dan tanyakan saja langsung sama bapak saya. “paparnya
(JBR) mengatakan. “ya udah biar dicabut pohon panjat pinang tersebut nanti. “Ucapnya (30-09-2023)
Namun Hingga sampai saat ini, Tihang/pohon Panjat pinang tersebut, belum juga dicabut, sampai berita ini tayangkan (04-10-2023)
®Joko & Sukarman

