SIMALUNGUN, CHANEL7.ID – Pelaksanaan Sholat Idul Adha 1447 Hijriah yang berlangsung di Masjid Al-Irsyad, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, pada Rabu (27/05/2026), berjalan dengan khidmat dan lancar.
Rangkaian kegiatan mulai dari pelaksanaan Sholat Id hingga penyembelihan hewan kurban berlangsung tertib berkat kerja sama panitia, Badan Kesejahteraan Masjid (BKM), dan para jamaah Desa Bangun.
Sebelum pelaksanaan Sholat Id, Ketua BKM Masjid Al-Irsyad, Khairul Sunanza, menyampaikan laporan pelaksanaan kurban di tiga masjid yang berada di Desa Bangun, yakni Masjid Al-Hisan, Masjid Darussalam, dan Masjid Al-Irsyad.
Khairul mengatakan, secara keseluruhan tiga masjid tersebut menerima hewan kurban sebanyak 16 ekor sapi dan 10 ekor kambing, serta sedekah beras sebanyak 420 kilogram.
“Alhamdulillah, dari seluruh masjid yang ada di Desa Bangun tahun ini terkumpul 16 ekor sapi, 10 ekor kambing, dan 420 kilogram beras sedekah,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa masyarakat fakir miskin tidak hanya menerima pembagian daging kurban, tetapi juga mendapatkan beras masing-masing sebanyak 3 kilogram.
Dalam pelaksanaan Sholat Idul Adha tersebut, Ustad Abdul Rohim SH bertindak sebagai imam sekaligus khatib, sementara Bilal dibawakan oleh ananda Wildan.
Adapun kepanitiaan penyembelihan hewan kurban dipimpin oleh Siswanto selaku ketua, Ardiansyah Simanjuntak sebagai sekretaris, dan Dedy Hernaldy sebagai bendahara.
Usai pelaksanaan sholat, panitia langsung melakukan penyembelihan hewan kurban di halaman Masjid Al-Irsyad. Salah satu sapi kurban diketahui merupakan bantuan dari anggota Komisi III DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Hinca IP Panjaitan.
Seluruh daging kurban kemudian didistribusikan kepada masyarakat sekitar yang berhak menerima.
Kepala Desa Bangun, Muhammad Azhar atau yang akrab disapa Azuk, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas suksesnya pelaksanaan Idul Adha tahun ini.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia dan para jamaah yang telah berpartisipasi serta menyalurkan hewan kurban. Berkat kerja sama semua pihak, seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila dalam pelaksanaan kegiatan masih terdapat kekurangan dan berjanji akan melakukan evaluasi untuk pelaksanaan di masa mendatang agar lebih baik lagi.
Selain itu, Azuk mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan dan tidak memperbesar perbedaan pendapat yang mungkin muncul selama pelaksanaan kegiatan.
“Perbedaan pendapat dalam sebuah kegiatan adalah hal yang wajar. Jangan dibawa ke hati karena semuanya demi kesuksesan bersama. Semoga ke depan kita semakin solid dan kompak,” tutupnya.
®Joko

