Chanel 7Chanel 7
  • Beranda
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Edukasi
    • Politik
    • Agama
    • Hukum
    • Pemerintah
    • TNI
    • Opini
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Lifestyle
    • Entertaiment
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Otomotif
    • Wisata
    • Olahraga
  • Streaming Video
Cari...
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Reading: Rusli Ahmad: Bangun SPBU Cadangan, Kebijakan BBM STNK Tak Efisien Jika SPBU Kecil Masih Ada
Share
Notification Show More
Chanel 7Chanel 7
  • Beranda
  • Berita
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Lifestyle
  • Streaming Video
Cari...
  • Beranda
  • Berita
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Edukasi
    • Politik
    • Agama
    • Hukum
    • Pemerintah
    • TNI
    • Opini
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Lifestyle
    • Entertaiment
    • Kesehatan
    • Teknologi
    • Otomotif
    • Wisata
    • Olahraga
  • Streaming Video
Follow US
© PT Media Chanel Online
Chanel 7 > Daerah > Rusli Ahmad: Bangun SPBU Cadangan, Kebijakan BBM STNK Tak Efisien Jika SPBU Kecil Masih Ada
Daerah

Rusli Ahmad: Bangun SPBU Cadangan, Kebijakan BBM STNK Tak Efisien Jika SPBU Kecil Masih Ada

Chanel7.id
Chanel7.id  - ©By.Redaksi Published Oktober 4, 2025
Share
3 Min Read
Compress 20251004 123837 7860
Laporan Photo, Oleh M, Yasin (Chanel7.id)
SHARE
Bagikan Berita

MBAY, CHANEL7.ID – Wacana pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) menggunakan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) menuai tanggapan dari tokoh masyarakat Mbay, Rusli Ahmad. Menurutnya, kebijakan tersebut akan sulit berjalan efektif apabila pemerintah daerah tidak sekaligus menertibkan keberadaan SPBU kecil atau penjual BBM eceran di pinggir jalan.

“Bangun SPBU cadangan. Wacana beli BBM pakai STNK tidak efisien jika SPBU kecil di pinggir jalan tidak ditiadakan,” tegas Rusli Ahmad saat dimintai tanggapannya, Sabtu (04/10/2025).

Read More

IMG 20261003 150433
Upaya Menghidupkan Kembali Dam Kali Pleret Sebagai Wahana Rekreasi Komunitas
KSPPM Telusuri Banjir Bandang di Sitobu, Soroti Kondisi Perbukitan Kenegerian Ambarita
Rapidin Simbolon Salurkan Benih Jagung kepada Petani Samosir, Dorong Dukungan Alat Pertanian
Kuliner Pojok Bale: Dari Halaman Balai Desa Ponggok Menjadi Inkubator UMKM dan Denyut Ekonomi Baru

Ia menilai, keberadaan SPBU kecil atau penjual BBM eceran justru menjadi penghambat efisiensi penerapan kebijakan tersebut. Bahkan, menurutnya, jumlah SPBU kecil di pinggir jalan hampir setara dengan jumlah kendaraan luar daerah yang kerap membeli BBM di Nagekeo.

“SPBU kecil atau penjual BBM eceran di pinggir jalan setara jumlahnya dengan kendaraan yang menggunakan STNK luar daerah. Dengan demikian, sejalan dengan ditiadakannya SPBU kecil, Pemerintah Daerah sebaiknya membangun lima SPBU cadangan,” ungkapnya.

- Advertisement -

Rusli menekankan, jika kebijakan hanya diarahkan pada penghapusan penjual eceran tanpa adanya pembangunan infrastruktur pendukung, maka upaya itu tidak akan membawa perubahan berarti bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Jika hanya tindakan penjual eceran, langkah itu tidak merekomendasikan perubahan menuju lebih baik terhadap PAD,” tambahnya.

Lebih lanjut, Rusli juga menyoroti pengecualian penggunaan STNK luar daerah yang justru sering diberikan kepada kendaraan-kendaraan besar, termasuk alat berat yang digunakan dalam proyek strategis seperti pembangunan Waduk Lambo.

“Lebih parahnya lagi ada pengecualian STNK luar, seperti kendaraan yang bekerja di Waduk Lambo. Padahal, mega proyek ini seharusnya memberi dampak positif terhadap PAD melalui pajak kendaraan, apalagi melibatkan alat berat seperti ekskavator. Maka, beli BBM gunakan STNK tidak boleh ada pengecualian, mengingat kendaraan lokal banyak yang menganggur, sementara mega proyek ada di depan mata,” kritik Rusli.

Selain kebijakan BBM, Rusli juga meminta agar Pemerintah Daerah lebih serius menanggapi persoalan bencana alam yang kerap terjadi di Nagekeo, seperti banjir bandang, tanah longsor, abrasi, dan ancaman tsunami. Ia menilai, penanganan yang cepat dan pembangunan infrastruktur mitigasi bencana jauh lebih mendesak dibandingkan sekadar wacana kebijakan BBM berbasis STNK.

- Advertisement -

“Saya lebih tertarik jika hari ini Pemerintah Daerah menanggapi banjir bandang Mauponggo sebagai sinyal untuk lebih fokus memperhatikan titik-titik rawan longsor, banjir, abrasi, hingga tsunami. Sepadan pantai Maropokot–Nangadhero harus dibangun tembok penyokong atau tanggul panjang agar air pasang tidak berdampak pada pemukiman warga pesisir. Normalisasi kali di Desa Tonggurambang juga mendesak, karena setiap tahun petani selalu dirugikan akibat luapan banjir. Masih banyak titik rawan lain di Nagekeo yang perlu perhatian serius,” pungkasnya.

Dengan pernyataan itu, Rusli Ahmad menegaskan bahwa kebijakan BBM berbasis STNK hanya akan efektif apabila dibarengi langkah nyata dalam pembangunan SPBU cadangan dan penertiban SPBU kecil, serta diimbangi fokus pemerintah daerah dalam penanganan persoalan mendasar yang dihadapi masyarakat.

 

- Advertisement -

 

 

®M. Yasin

About Author

Chanel7.id

Chanel7.id

See author's posts

TAGGED: NTT, Rusli Ahmad, SPBU
Share this Article
Facebook Twitter Pinterest Whatsapp Whatsapp LinkedIn Copy Link
Reaksi Pemirsa
Love0
Sad0
Happy0
Surprise0
Sleepy0
Cry0
Angry0
Dead0
Wink0
Previous Article COLLAGE 20251003 213720 Koalisi Masyarakat Sipil Desak DPR Publikasikan Naskah Terbaru RUU KUHAP
Next Article Compress 20251004 124909 9209 Wabup Nagekeo: Wacana Pengisian BBM Sertakan STNK Akan Dikaji Komprehensif dan Disesuaikan dengan Regulasi
Leave a comment Leave a comment

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

- Advertisement -

Follow

3.45M Like
34.92M Follow
123.4k Follow
193.5k Subscribe

Latest News

IMG 20261003 150433
Upaya Menghidupkan Kembali Dam Kali Pleret Sebagai Wahana Rekreasi Komunitas
Daerah Oktober 3, 2026
Compress 20261003 073246 6098
Koalisi Masyarakat Sipil Soroti Penunjukan Dedi Prasetyo sebagai Kepala BRAN
Berita Oktober 3, 2026
Compress 20261003 031338 8181
KSPPM Telusuri Banjir Bandang di Sitobu, Soroti Kondisi Perbukitan Kenegerian Ambarita
Daerah Oktober 3, 2026
Compress 20261003 030039 9786
Rapidin Simbolon Salurkan Benih Jagung kepada Petani Samosir, Dorong Dukungan Alat Pertanian
Daerah Oktober 3, 2026

Baca Juga

IMG 20261003 150433
Daerah

Upaya Menghidupkan Kembali Dam Kali Pleret Sebagai Wahana Rekreasi Komunitas

Oktober 3, 2026 13 Views
Compress 20261003 031338 8181
Daerah

KSPPM Telusuri Banjir Bandang di Sitobu, Soroti Kondisi Perbukitan Kenegerian Ambarita

Oktober 3, 2026 7.7k Views
Compress 20261003 030039 9786
Daerah

Rapidin Simbolon Salurkan Benih Jagung kepada Petani Samosir, Dorong Dukungan Alat Pertanian

Oktober 3, 2026 9.9k Views
IMG 20261001 152509
Daerah

Kuliner Pojok Bale: Dari Halaman Balai Desa Ponggok Menjadi Inkubator UMKM dan Denyut Ekonomi Baru

Oktober 1, 2026 30 Views
Previous Next
Iklan
Iklan
Iklan

Media Chanel7.id & Chanel7.id/news, Diterbitkan Oleh PT Media Chanel Online, Adalah Portal Berita Nasional Dan Internasional, Bahkan Sampai ke Daerah, Yang Ada Diseluruh Indonesia.

Informasi Tentang Kami Silahkan Klik :

Email

Untuk Informasi Dan Layanan Lainnya Tentang Kami Klik Kontak Kami 

Yayasan Lembaga Bantuan Hukum.
Koperasi Ikhlas Jaya Mandiri
Chanel 7Chanel 7
Follow US

©By. PT Media Chanel Online

  • Tentang Kami
  • ⚪Redaksi
  • Advertorial
  • Contact Us
  • Terms & Condition
  • Privacy Policy
  • Cookie Policy
Welcome Back!

Sign in to your account

Forget Password

Register Lost your password?