KLATEN, CHANEL7.ID
Plt Bupati Klaten Mahanni Yulindha Pratiwi memimpin langsung Rapat Koordinasi Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Gelombang II Tahun 2027. Rakor yang digelar di Ruang Rapat Utama B2 Setda Kabupaten Klaten tersebut, bertujuan memastikan pesta demokrasi di tingkat desa berjalan aman, jujur, dan bermartabat (04/11/2026)
Rakor tersebut sekaligus ditandai dengan Penandatanganan Berita Acara Kesepakatan Bersama lintas sektor. Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Forkopimda Kabupaten Klaten, Kejaksaan Negeri Klaten, kepala OPD terkait, para camat se-Kabupaten Klaten, serta jajaran panitia Pilkades tingkat kabupaten.
Dalam arahannya, Plt Bupati Klaten Mahanni Yulindha Pratiwi yang akrab disapa Mbak Linda menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi mempersiapkan pelaksanaan Pilkades. Menurutnya, koordinasi lintas sektor menjadi langkah paling penting untuk mengawal demokrasi di akar rumput.
“Koordinasi ini menjadi kunci. Kita ingin memastikan Pilkades Gelombang II 2027 berjalan jujur, adil, aman, dan kondusif. Semua harus satu frekuensi,” ujar Mbak Linda.
Ia menegaskan, seluruh panitia di tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa wajib memahami dan mematuhi peraturan perundang-undangan serta peraturan daerah yang berlaku. Hal ini untuk menutup celah sengketa di kemudian hari “Seluruh panitia di tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa wajib memahami dan mematuhi peraturan perundang-undangan serta peraturan daerah yang berlaku. Jangan sampai terdapat celah administrasi yang berpotensi menimbulkan sengketa hukum di kemudian hari,” tegasnya.
- Advertisement -
Penegasan kedua yang disampaikan Mbak Linda adalah soal netralitas. Ia meminta seluruh aparatur sipil negara (ASN), perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan panitia pemilihan untuk menjaga netralitas absolut dan tidak memihak kepada calon tertentu. “Netralitas adalah harga mati. Saya minta ASN, perangkat desa, BPD, dan panitia tidak boleh memihak. Ini penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap proses dan hasil pemilihan,” ujarnya.
Mbak Linda juga meminta agar pemerintah kecamatan, pemerintah desa, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas memperkuat koordinasi di lapangan. Mengingat Pilkades memiliki kedekatan sosial yang sangat erat dengan masyarakat, pemetaan potensi kerawanan harus dilakukan sejak dini “Koordinasi intensif antara kecamatan, desa, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas harus jalan. Petakan potensi kerawanan konflik di setiap wilayah. Lakukan deteksi dini agar gesekan antar kelompok dapat dicegah,” pintanya.
Menurutnya, penandatanganan berita acara kesepakatan bersama bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan wujud komitmen bersama “Penandatanganan ini bukan seremonial, tapi wujud komitmen seluruh pihak untuk mengawal setiap tahapan Pilkades agar berlangsung aman, damai, tertib, dan lancar,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes) Kabupaten Klaten, Supriyono, menyampaikan bahwa rapat koordinasi tersebut merupakan tahap awal persiapan Pilkades Serentak Gelombang II Tahun 2027.“Rakor ini adalah fondasi awal. Kita ingin memastikan kesiapan semua pihak, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketenteraman masyarakat,” jelas Supriyono.
Ia mengungkapkan, Pilkades Gelombang II Tahun 2027 direncanakan berlangsung sekitar Maret atau awal April 2027 dengan jumlah desa yang sangat besar.
“Pilkades Gelombang II Tahun 2027 direncanakan berlangsung sekitar Maret atau awal April 2027. Terdapat 256 desa yang masuk dalam pelaksanaan Pilkades gelombang ini,” jelasnya.
- Advertisement -
Supriyono merinci, tahapan Pilkades meliputi persiapan, pendaftaran dan penyusunan daftar pemilih, pencalonan, penjaringan dan seleksi administrasi bakal calon, penetapan calon, pengundian nomor urut, kampanye, masa tenang, hingga pemungutan dan penghitungan suara.
Setelah pemungutan suara, tahapan dilanjutkan dengan penetapan, pengesahan, dan pelantikan kepala desa terpilih. Hasil finalisasi persiapan tersebut selanjutnya akan menjadi dasar pengajuan permohonan persetujuan kepada Menteri Dalam Negeri.
Di akhir arahannya, Plt Bupati Klaten berharap Pilkades kali ini bisa menjadi contoh demokrasi desa yang berkualitas “Semoga Pilkades Gelombang II ini dapat menjadi percontohan pesta demokrasi tingkat desa yang matang dan bermartabat, serta menghasilkan pemimpin-pemimpin yang amanah dan inovatif untuk mewujudkan Klaten yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan,” harap Mbak Linda.
- Advertisement -
Dengan persiapan matang yang dipimpin langsung oleh Plt Bupati, Pemkab Klaten optimistis Pilkades Serentak 2027 di 256 desa akan berjalan sukses dan melahirkan pemimpin desa yang amanah pilihan rakyat.
@ Pitut Saputra

