Jembatan Suramadu Destinasi Wisata Pilihan Penghubung 2 Pulau

0
Screenshot_20240128_011108

Foto : Jembatan Nasional Suramadu di Madura dilihat dari pesawat.

Bagikan Berita

Bangkalan, Chanel7.id/news – Jembatan Suramadu bukan hanya sekadar penghubung Surabaya dengan Pulau Madura, tetapi juga menjadi salah satu tujuan wisata favorit bagi warga sekitar ataupun para traveler yang sengaja datang dari luar kota untuk melihat secara langsung gagahnya ini.

Gara-gara Sandal, Bocah 5 Tahun Tenggelam di Sungai Alalak

Pemandangan dari atas Jembatan Suramadu memang cukup menarik. Di siang hari, saat melintas melalui jembatan ini Anda bisa memandang Selat Madura dari atas jembatan. Lautan yang mengelilingi di kanan dan kiri bisa membuat Anda merasakan sensasi serasa terbang di atas laut.

Dan jika memandang ke arah Surabaya, Anda bisa melihat patung Jalesveva Jayamahe dan kawasan Pantai Kenjeran. Sesekali, Anda juga bisa menyaksikan kapal yang sedang berlayar.

Peringatan ke 75 Hari Republik India,  Sekdaprov Sumut Harap Kerjasama Semakin Kuat

Jembatan Suramadu menjadi yang terpanjang di Indonesia dan memiliki 3 bagian, yaitu jalan layang, jembatan penghubung dan jembatan utama.

Pemandangan menarik saat sedang di pesawat dan hendak mendarat di Bandara Juanda, Surabaya. Jika cuaca cerah, Anda dapat menikmati pesona Jembatan Suramadu yang menghubungkan Pulau Jawa dan Madura dari ketinggian.

Jembatan Nasional Suramadu merupakan jembatan penghubung Pulau Jawa (Surabaya) dengan Pulau Madura yang memiliki panjang 5.438 meter.

Sastra Jendra Wahyu Diningrat

Pada malam hari pun, Jembatan Suramadu tak kalah cantiknya. Lampu-lampu yang berada di menara jembatan menghasilkan kombinasi warna warni yang indah dipandang mata dan membuat suasana lebih menarik. Sangat tepat untuk diabadikan dengan kamera.

Sebelum Jembatan Suramadu berdiri, satu-satunya akses dari Surabaya ke Pulau Madura dan sebaliknya adalah menggunakan penyeberangan kapal feri Pelabuhan Tanjung Perak-Kamal. Kondisinya saat itu sudah sangat padat. Saat ini, penyeberangan dengan feri sudah sangat berkurang. Namun masih bisa digunakan jika Anda ingin mencari suasana lain dan punya banyak waktu untuk menikmati penyeberangan Selat Madura.

 

 

®Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *