Pertajam Koordinasi dan Silaturrahmi, Formalitas Tempuh Jalur Kopdar

0
IMG-20240126-WA0084

Foto : Anggota Forum berasal dari beragam komunitas dan bergerak di bidang kemanusiaan dan lingkungan.

Bagikan Berita

Surabaya, Chanel7.id/news – Forum Bersama Lintas Komunitas yang selanjutnya disebut Formalitas, mempertajam rutinitas silaturrahimnya melalui jalur Kopi Darat (Kopdar). Rutinitas ini mereka gelar sekali dalam dua bulan. Anggota Forum berasal dari beragam komunitas dan bergerak di bidang kemanusiaan dan lingkungan.

Kopdar yang dihadiri seluruh anggota ini berlangsung di Angkringan Lentera 159, Jalan Ngagel, Surabaya, pada Kamis petang (25/01/2024). Esensinya, bertukar pengalaman dan berbagi informasi sesuai kapasitas dan kapabilitasnya. Tidak berhenti sampai disitu, media Kopdar ini juga dimanfaatkan sebagai kran perluasan sinergitas jejaring kemitraan.

Ketua Formalitas, Harits Permana, menekankan, masing-masing komunitas yang tergabung dalam Formalitas tersebut hendaknya saling menjaga keutuhan forum, dan menghindari sejauh mungkin konflik antar anggota. Kata Harits, membangun komunikasi dan koordinasi sesama anggota adalah opsi terbaik membangun dan mempertahankan keutuhan forum.

“Ini penting untuk menumbuhkan loyalitas dan dedikasi anggota terhadap organisasinya. Termasuk upaya meningkatkan kapasitas di bidang cinta alam, serta kegiatan kebersamaan lainnya dalam memupuk kekompakan diantara anggota,” ujarnya.

Dia melanjutkan, hal yang tidak kalah pentingnya adalah sesegera mungkin melakukan regenerasi dan kaderisasi. Menurutnya, anggota komunitas itu tidak selamanya bisa aktif berkegiatan dengan berbagai alasan. Jika terlambat melakukan hal itu maka, dapat dipastikan komunitas tersebut tidak akan berkembang,” tegas pria bertubuh atletis itu.

Masih Harper, sapaan Harits Permana, juga memaparkan transparansi dana Kas Formalitas, kondisi inventaris dan rencana penambahannya guna mendukung kegiatan. Diantaranya pengadaan Sound System, Tenda, dan Genset.

Harper yang masih berstatus jomblo ini menambahkan, “Bagi yang punya usaha juga bisa mempromosikan lapaknya ketika ada acara seperti ini,” imbuhnya.

Sariyanto, pembina Formalitas membenarkan hal itu. Menurutnya, apa yang disampaikan Harits diatas demi kelangsungan program Forum kedepan. Kenyamanan sekretariat merupakan salah satu penunjang dalam berekspresi dan mengelola komunitasnya.

“Ingat, organisasi non profit itu sangat rawan bubar karena masalah pribadi yang terbawa dalam organisasi. Untuk itulah, acara Kopdar ini dapat digunakan sebagai media konsultasi dan saling berbagai pengalaman cara menjaga keutuhan organisasi,” tandasnya.

Pendapat lain disampaikan Budi, dari Komunitas Relawan Bencana Emergensi Sosial (R.B.E.S). Ungkapnya, kegiatan kopdar ini sangat baik tuk menambah wawasan, saling tukar informasi sekaligus mempererat simpul persaudaraan.

Kopdar ini juga dapat mengevaluasi program yang telah dilakukan, dan menyusun tindakan selanjutnya melalui musyawarah forum.

Terakhir Probo, dari Jamaah LC (Lorong eduCation). Ia menyarankan, pertemuan berikutnya hendaknya diisi dengan materi yang relevan. Semisal mengundang pengurus Forum PRB Jawa Timur sebagai pemateri, baik manajemen organisasi, manajemen keposkoan, dan materi Pengurangan Risiko Bencana berbasis Komunitas (PRBBK).

 

 

®Syaiful Bahri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *