SIMALUNGUN, CHANEL7.ID – Johan resmi terpilih sebagai Pangulu Antar Waktu (PAW) Nagori Marihat Butar, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun, untuk periode 2026–2031. Dalam pemilihan yang berlangsung pada Kamis (22/10/2026), Johan memperoleh 37 suara, unggul delapan suara dari pesaingnya, Sapruddin Ginting, yang meraih 29 suara.
Pemilihan tersebut dilaksanakan melalui Musyawarah Nagori di Aula Nagori Marihat Butar, Huta 3, Nagori Marihat Butar. Proses pemungutan suara dimulai pukul 08.00 WIB dan berlangsung tertib.
Berdasarkan data panitia, jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) tercatat sebanyak 69 orang, terdiri atas 15 orang dari unsur perangkat nagori dan 54 orang dari unsur perwakilan masyarakat. Dari jumlah tersebut, sebanyak 66 orang menggunakan hak pilihnya, sedangkan tiga orang tidak hadir. Seluruh suara yang masuk dinyatakan sah.
Pemilihan diikuti dua calon, yakni Sapruddin Ginting sebagai calon nomor urut 01 dan Johan sebagai calon nomor urut 02. Hasil penghitungan suara ditampilkan secara terbuka pada papan tabulasi dan disaksikan oleh kedua calon serta Tim P3KI.
- Advertisement -
Usai penghitungan suara, Johan menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam proses pemilihan tersebut. Ia juga mengajak masyarakat untuk kembali bersatu setelah pelaksanaan pemilihan.
“Kemenangan ini bukan milik saya pribadi, melainkan kemenangan seluruh masyarakat Nagori Marihat Butar. Saya berkomitmen untuk mengemban amanah ini dengan transparan dan memprioritaskan peningkatan pelayanan publik serta infrastruktur desa yang sempat tertunda. Mari kita bersatu kembali, tidak ada lagi kubu nomor satu atau nomor dua,” ujar Johan.
Ia berharap dukungan masyarakat dapat menjadi modal untuk melanjutkan pembangunan dan meningkatkan pelayanan kepada warga Nagori Marihat Butar.
Harapan serupa disampaikan Tika Anggraini, warga Huta 1 Nagori Marihat Butar. Ia berharap pangulu terpilih dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta mengutamakan kepentingan masyarakat.
“Kami sangat mengharapkan pangulu terpilih dapat melaksanakan tugasnya dengan penuh amanah demi kemajuan nagori kami ke depan,” kata Tika.
- Advertisement -
Sementara itu, Ketua DPD P3KI Kabupaten Simalungun, Sofian, S.Pd., yang memantau jalannya pemilihan, mengapresiasi keterbukaan proses penghitungan suara. Menurutnya, penyajian hasil melalui papan tabulasi memungkinkan para pemilih dan pihak terkait menyaksikan perolehan suara secara langsung.
“Pemilihan PAW Marihat Butar ini contoh demokrasi nagori yang baik. Terbuka, ada tabulasi jelas di dinding, semua pemilih menyaksikan langsung. Tidak ada keributan. Kami P3KI mengawal agar PAW ini tidak ada intervensi dan murni suara masyarakat,” ungkap Sofian.
Sofian juga berharap Johan dapat segera menjalankan tugasnya, melanjutkan pembangunan nagori, serta menjaga kerukunan dan kondusivitas masyarakat.
- Advertisement -
Pada akhir kegiatan, Ketua Panitia Pemilihan, Mistar, bersama Sekretaris Panitia, Yoan Frandiansyah, menandatangani berita acara hasil pemilihan dengan disaksikan oleh kedua calon.
Terpilihnya Johan diharapkan menjadi awal bagi penguatan pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, dan persatuan masyarakat Nagori Marihat Butar selama masa kepemimpinannya.
®Joko S

