JABAR, CHANEL7.ID – Pemerintah Indonesia berencana memperluas pasar ekspor ke Eropa dan Australia sebagai respons terhadap kebijakan tarif dagang yang diberlakukan oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa langkah ini bertujuan untuk mengurangi dampak dari kenaikan tarif impor yang dikenakan terhadap produk Indonesia.
Latar Belakang Kebijakan, Tarif Baru AS, Indonesia dikenakan tarif dagang sebesar 32 persen, yang merupakan tambahan dari tarif 10 persen yang berlaku untuk semua negara, Dampak terhadap Ekspor Produk Indonesia seperti tekstil mengalami kenaikan tarif hingga 47 persen, yang sebelumnya berada di kisaran 10-37 persen.
Dari beberapa informasi yang dihimpun oleh redaksi Strategi Pemerintah, Percepatan Perjanjian Dagang, Pemerintah mempercepat penyelesaian, Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU CEPA) untuk meningkatkan akses pasar ke Uni Eropa, Ekspansi ke Australia dan Amerika Latin, Indonesia juga menjajaki ekspansi ekspor ke Australia, Meksiko, dan negara-negara Amerika Latin sebagai alternatif pasar. Negosiasi dengan AS, Delegasi Indonesia telah melakukan pertemuan dengan pejabat tinggi AS untuk membahas penyesuaian tarif perdagangan.
Reaksi dan Prospek Dukungan dari Australia, Menteri Perdagangan Australia menyatakan kesediaan negaranya untuk menyerap lebih banyak produk Indonesia, Optimisme Pemerintah, Airlangga Hartarto menegaskan bahwa Indonesia akan terus mencari peluang ekspor baru untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional.
- Advertisement -
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto juga mengatakan pemerintah akan mengalihkan sebagian ekspor ke Australia dan Eropa untuk menghadapi kebijakan tarif yang ditetapkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
“Ekspor kita itu 10 persen ke Amerika sehingga tentu kita bicara dengan mitra lain, salah satunya tentu kita bisa meningkatkan ke EU (Uni Eropa),” kata Airlangga pada jumpa pers daring dari AS, Jumat (18/04/2025) pagi WIB.
®Yusef Ferry S

