SUMEDANG, CHANEL7.ID – Di sudut Dusun Pangkalan RT 01 RW 05, Desa Mulyamekar, Kecamatan Tanjungkerta, tersimpan kisah tentang keteguhan hati seorang ibu. Namanya Ibu Nunik Hasanah, sosok perempuan sederhana yang setiap hari mengandalkan warung kecil di depan rumahnya untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
Warung itu bukan hanya tempat berjualan, tapi juga saksi bisu perjalanan hidupnya, menampung tawa, cemas, bahkan air mata ketika dagangan tak habis terjual. Meski begitu, Ibu Nunik tak pernah menyerah. Dari pagi buta ia sudah menata rak, menyeduh kopi untuk pelanggan, dan menjajakan kebutuhan pokok bagi warga sekitar.
Namun, kondisi warung yang sudah tua dan fasilitas terbatas sering kali membuat usahanya terhambat. Di tengah kegigihan itu, hadir secercah harapan. Melalui program Saudagar ZMART, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sumedang memberikan bantuan senilai Rp 7,5 juta.
Bantuan tersebut terdiri dari Rp 3,5 juta untuk renovasi warung—mulai dari perbaikan rak, pengecatan dinding, hingga penataan ruang agar lebih nyaman bagi pembeli—dan Rp 4 juta berupa voucher belanja di Aksesmu untuk memenuhi kebutuhan stok barang dagangan.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur kepada Allah dan berterima kasih kepada BAZNAS. Bantuan ini seperti napas baru bagi usaha saya,” ujar Ibu Nunik sambil menahan haru.
Ketua BAZNAS Kabupaten Sumedang menyampaikan bahwa program Saudagar ZMART bertujuan memberdayakan para pelaku usaha mikro, terutama mereka yang menjadi tulang punggung keluarga. “Kami ingin bukan hanya memberi bantuan, tetapi juga memberikan kesempatan untuk berkembang,” ungkapnya.
Kini, warung Ibu Nunik tak lagi sekadar tempat berjualan, melainkan simbol semangat untuk bangkit. Dindingnya yang baru dicat tampak lebih segar, rak-rak tertata rapi, dan stok barang pun melimpah. Pelanggan yang datang pun mulai bertambah.
Di tengah hiruk-pikuk kehidupan, kisah Ibu Nunik mengingatkan kita bahwa harapan bisa tumbuh dari tempat yang paling sederhana, asal ada kemauan untuk berjuang dan uluran tangan dari mereka yang peduli.
®Opik

