PATI, CHANEL7.ID – Cuaca ekstrem disertai curah hujan tinggi mengakibatkan banjir merendam sejumlah wilayah di Kabupaten Pati, termasuk Jalur Pantura Pati–Juwana tepatnya di Traffic Light Widorokandang, Rabu (14/1/2026). Genangan air yang menutup sebagian badan jalan menyebabkan arus lalu lintas nasional tersebut melambat dan meningkatkan risiko kecelakaan.
Kapolresta Pati Kombes Pol Jaka Wahyudi bersama Pejabat Utama (PJU) Polresta Pati turun langsung ke lokasi untuk melakukan pemantauan kondisi banjir dan arus kendaraan. Monitoring dilakukan sekitar pukul 10.30 WIB guna memastikan pengamanan dan pengaturan lalu lintas berjalan optimal.
Kapolresta menuturkan bahwa pihaknya ingin melihat secara langsung kondisi di lapangan, mulai dari ketinggian genangan air, kepadatan kendaraan, hingga kesiapan personel yang melakukan pengaturan lalu lintas.
Genangan air disebut terjadi akibat curah hujan tinggi yang memicu luapan Sungai Silunggonggo. Selain merendam badan jalan, banjir juga menutupi lubang-lubang jalan yang tidak terlihat oleh pengendara sehingga menambah potensi bahaya.
Arus lalu lintas di kawasan tersebut didominasi kendaraan besar, terutama truk bermuatan berat yang melintas di jalur distribusi logistik Pantura timur. Kondisi ini membuat kendaraan harus bergerak ekstra hati-hati.
Polresta Pati telah menempatkan personel di titik-titik rawan untuk melakukan pengaturan lalu lintas, penguraian antrean, serta rekayasa arus bila diperlukan. TL Widorokandang menjadi fokus karena merupakan simpul pertemuan arus dari Pati, Juwana, Rembang, dan Kudus.
Kapolresta juga mengimbau masyarakat untuk selalu waspada, mengikuti arahan petugas, tidak memaksakan kecepatan, serta memperbarui informasi kondisi jalan sebelum melakukan perjalanan. Pemantauan akan terus dilakukan selama potensi cuaca ekstrem masih terjadi.
®Aziz

