SURAKARTA, CHANEL7.ID
Kapolresta Surakarta AKBP Condro Sasongko mengeluarkan seruan tegas kepada seluruh lapisan masyarakat Kota Solo untuk bersama-sama mendukung upaya kepolisian dalam memberantas berbagai bentuk kejahatan. Ajakan ini disampaikan dalam konferensi pers di Mako Polresta Surakarta sebagai respons terhadap kekhawatiran warga atas maraknya gangguan keamanan yang mengganggu kenyamanan publik. Menurut AKBP Condro, keamanan bukan hanya tugas aparat penegak hukum, melainkan tanggung jawab kolektif yang menuntut partisipasi aktif dari masyarakat, pemerintah daerah, dan tokoh komunitas (29/10/2026).
Polresta Surakarta menempatkan prioritas pada penanganan premanisme, kejahatan jalanan, dan aksi perampasan yang belakangan menjadi sorotan publik. Kapolresta AKBP Condro menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam terhadap pelaku yang meresahkan warga dan akan menindak tegas sesuai ketentuan hukum. Namun penindakan semata tidak cukup, pendekatan preventif melalui patroli rutin, operasi cipta kondisi, serta sinergi dengan aparat kelurahan dan tokoh masyarakat menjadi bagian integral strategi kepolisian. Langkah-langkah ini dirancang untuk menurunkan potensi gangguan sebelum berkembang menjadi ancaman yang lebih besar.
Informasi dari masyarakat menjadi kunci keberhasilan upaya pencegahan dan penindakan. AKBP Condro mengimbau warga untuk tidak ragu melapor apabila mengetahui atau mengalami tindak kejahatan di lingkungan masing-masing. Laporan cepat dan akurat memungkinkan polisi merespons dengan lebih efektif, melakukan penyelidikan yang tepat, dan menindaklanjuti kasus secara profesional. Untuk itu, Polresta membuka berbagai saluran komunikasi yang mudah diakses oleh publik sehingga setiap informasi dapat ditindaklanjuti tanpa birokrasi yang berbelit.
Kapolresta Surakarta AKBP Condro Sasongko menegaskan “Kami mohon dukungan masyarakat untuk membantu Polresta Surakarta memberantas kejahatan di wilayah Kota Solo. Kami ingin warga Solo merasa aman, nyaman, tentram, dan damai. Untuk premanisme, kejahatan jalanan, dan perampasan, akan berhadapan dengan saya. Jangan ragu melapor, setiap informasi dari masyarakat sangat membantu kami dalam melakukan langkah pencegahan dan penindakan secara cepat dan tepat. Menjaga keamanan Kota Solo bukan hanya tugas kepolisian, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.” tegasnya.
Pesan Kapolresta tidak hanya menekankan ketegasan aparat, tetapi juga mengajak warga untuk berperan aktif dalam menjaga lingkungan. Bentuk partisipasi dapat berupa penguatan sistem ronda, pembentukan kelompok keamanan lingkungan, serta peningkatan komunikasi antar warga melalui forum RT/RW dan media sosial komunitas yang terkelola. Keterlibatan tokoh masyarakat, pemuka agama, dan pelaku usaha lokal juga dinilai penting untuk menciptakan lingkungan yang saling mengawasi dan saling melindungi. Dengan demikian, upaya menjaga ketertiban menjadi tanggung jawab bersama yang dilaksanakan secara berkelanjutan.
Selain itu, pendekatan humanis juga menjadi bagian dari strategi kepolisian. Polresta Surakarta berupaya membangun kepercayaan publik melalui transparansi proses penanganan kasus, penyuluhan hukum, dan program pembinaan bagi pelaku kejahatan ringan agar tidak kembali mengulangi perbuatan. Program-program pencegahan yang melibatkan generasi muda, seperti kegiatan olahraga, pendidikan karakter, dan pelatihan keterampilan, diharapkan dapat mengurangi ruang gerak kelompok yang rentan terjerumus ke dalam tindakan kriminal.
Tantangan dalam menjaga keamanan kota tidak dapat diatasi oleh satu pihak saja. Oleh karena itu, sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, masyarakat sipil, dan sektor swasta menjadi pondasi penting. Pemerintah daerah dapat mendukung melalui kebijakan penataan ruang publik, penerangan jalan yang memadai, serta penyediaan fasilitas umum yang aman. Sektor swasta dan pelaku usaha juga dapat berkontribusi dengan menerapkan standar keamanan di area komersial dan mendukung program-program sosial yang mengurangi faktor risiko kriminalitas.
Di tingkat operasional, Polresta Surakarta menegaskan komitmen untuk menindaklanjuti setiap laporan dengan profesionalisme dan akuntabilitas. Penegakan hukum akan dilakukan berdasarkan bukti dan prosedur yang berlaku untuk memastikan keadilan bagi korban sekaligus melindungi hak-hak tersangka sesuai ketentuan. Kapolresta juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan tindakan main hakim sendiri yang justru dapat memperkeruh situasi dan berpotensi melanggar hukum.
Menutup pernyataannya, AKBP Condro mengajak seluruh warga Solo untuk bersama-sama menjaga ketentraman dan keharmonisan kota. Dengan kerja sama yang kuat, komunikasi yang terbuka, dan komitmen bersama untuk menolak segala bentuk kekerasan dan kriminalitas, Solo diharapkan tetap menjadi kota yang aman, nyaman, dan damai bagi seluruh warganya. Kepada masyarakat, Kapolresta menyampaikan pesan sederhana namun penting, keamanan dimulai dari lingkungan terdekat, dari kepedulian, keberanian melapor, dan kebersamaan dalam bertindak.
@ Pitut Saputra

