INDRAMAYU, CHANEL7.ID – Menjelang momentum arus mudik dan balik Idulfitri 1447 H, Kepolisian Resor (Polres) Indramayu mulai memperkuat koordinasi lintas sektoral. Langkah ini diambil guna menjamin keamanan dan kenyamanan pemudik yang akan melintasi wilayah Kabupaten Indramayu pada musim mudik tahun 2026.
Kepastian kesiapan tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral yang digelar di Aula Atmaniwedhana, Mapolres Indramayu, Kamis (5/3/2026).
Pertemuan ini dihadiri langsung oleh Bupati Indramayu Lucky Hakim, Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang, serta jajaran Forkopimda dan perwakilan instansi terkait, termasuk pengelola Jalan Tol Cipali dan Pertamina Patra Niaga.
Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, mengungkapkan bahwa identifikasi dini terhadap titik rawan kemacetan menjadi prioritas utama. Di jalur bebas hambatan, potensi kepadatan diprediksi akan bertumpu pada Rest Area KM 130 jalur A dan B Tol Cipali.
- Advertisement -
Sementara itu, untuk jalur arteri Pantura, polisi memberikan perhatian khusus pada keberadaan pasar tumpah, simpang lampu merah, serta titik putaran balik (u-turn) yang kerap menjadi simpul kemacetan.
“Hari ini masing-masing instansi memaparkan kesiapannya. Fokus kita adalah bersinergi di lapangan agar masyarakat terlayani dengan baik, khususnya pada saat puncak arus mudik lebaran,” ujar AKBP Mochamad Fajar Gemilang kepada awak media usai rapat.
Salah satu tantangan klasik di jalur Pantura Indramayu adalah tradisi penyapu koin di Jembatan Sewo. Aktivitas ini dinilai berisiko tinggi memicu kecelakaan dan menghambat laju kendaraan.
Terkait hal tersebut, Kapolres menegaskan akan melakukan pendekatan persuasif dengan merangkul tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat.
“Kami mengajak tokoh masyarakat agar aktivitas pencari koin tersebut bisa kita minimalisir, bahkan ditiadakan pada saat puncak lebaran demi keselamatan bersama,” tegasnya.
- Advertisement -
Guna memastikan pelayanan yang prima, Polres Indramayu telah memetakan penempatan pos pengamanan (Pospam) dan pos pelayanan (Posyan). Fasilitas ini tidak hanya disiagakan di jalur utama mudik, tetapi juga di titik-titik keramaian seperti objek wisata, masjid, dan pusat perbelanjaan.
Melalui persiapan yang matang dan koordinasi dini antarinstansi, diharapkan arus mudik 2026 di wilayah Indramayu dapat berjalan lancar. “Tujuan utama kita adalah agar para pemudik dapat sampai ke kampung halaman dengan aman, nyaman, dan berkesan,” pungkas Kapolres.
- Advertisement -
®Mu’min

