CIREBON, CHANEL7.ID – Kondisi ruas Jalan Raya Fatahillah, Kabupaten Cirebon, kian memprihatinkan. Para pengguna jalan mulai menyuarakan kekecewaan mereka terhadap lambatnya penanganan kerusakan jalan yang menghubungkan titik strategis Plered menuju Sumber tersebut.
Salah seorang pengguna jalan, Ali Sadikin (45), mengungkapkan keluhannya saat ditemui di sekitar lokasi. Ia menyebutkan bahwa melintasi jalur tersebut kini bukan lagi soal kenyamanan, melainkan keselamatan.
Menurut Ali, kondisi jalan akan jauh lebih berbahaya ketika intensitas hujan tinggi. Genangan air seringkali menutupi lubang-lubang dalam, sehingga tidak terlihat oleh pengendara yang melintas.
“Kalau lewat sini sudah tidak nyaman sekali. Apalagi kalau ada genangan air, lubang di jalan jadi tidak kelihatan. Ini sangat mengkhawatirkan bagi kami para pengguna jalan,” ujar Ali kepada wartawan Chanel7.id pada Senin, 16 Februari 2026.
- Advertisement -
Ali menambahkan bahwa selama ini upaya perbaikan yang dilakukan pemerintah terkesan setengah hati. Ia menilai, Jalan Raya Fatahillah sudah sangat lama tidak mendapatkan perbaikan menyeluruh (pengaspalan ulang), melainkan hanya sekadar penambalan yang tidak bertahan lama.
“Saya sangat kecewa, jalan rusak ini terkesan dibiarkan begitu saja. Selama ini tidak pernah diperbaiki secara total, hanya ada penambalan-penambalan saja yang nantinya rusak lagi,” tambahnya dengan nada kecewa.
Mewakili keresahan pengguna jalan lainnya, Ali berharap Pemerintah Provinsi Jawa Barat Cirebon atau dinas terkait segera mengambil langkah nyata. Ia meminta agar perbaikan dilakukan secara menyeluruh di sepanjang jalur utama tersebut atau pengaspalan ulang dari ujung lampu merah Plered hingga lampu merah Sumber (Watubelah).
“Harapannya, Jalan Raya Fatahillah ini segera diperbaiki total dari ujung lampu merah Plered sampai lampu merah Sumber. Jangan tunggu ada korban jiwa baru diperbaiki,” pungkasnya.
- Advertisement -
®Mu’min

