KLATEN, CHANEL7.ID – Lama tak terdengar kabar, pada sore yang hening ini, kami menerima berita duka yang mengguncang jiwa. Seorang sahabat, kawan sejati sekaligus admin dari grup Facebook “Delanggu Punya Cerita”, telah dipanggil untuk beristirahat dalam pelukan kasih Ilahi (22/05/2025).
Almarhum Devi Christian, yang lebih akrab disapa Dave, setelah sekian waktu berjuang melawan penyakit, dan menjalani perawatan terakhir di RS PKU Muhammadiyah Delanggu. Pada akhirnya harus menghadap yang Kuasa. Sesuai dengan keyakinan dan tata cara pemakaman Kristen, upacara pemakaman akan dilaksanakan besok siang di Pemakaman Dukuh Kuncen Timur, Desa Delanggu, Kabupaten Klaten.
Dave adalah sosok yang luar biasa, dikenal dengan kehangatan dan kebaikan hatinya yang menular kepada semua orang di sekitarnya. Melalui perannya sebagai admin grup FB “Delanggu Punya Cerita”, ia mengumpulkan kisah-kisah manis dan penuh kenangan dari para perantau. Grup tersebut tidak hanya menjadi wadah berbagi cerita, tetapi juga sebagai penghubung batin antara mereka yang jauh terpisah oleh jarak dan waktu. Setiap kisah tentang masa kecil, tawa, dan air mata di kampung tercinta Delanggu, dirangkai dengan indah oleh Dave, sehingga kenangan itu hidup abadi dalam relung hati setiap anggotanya.
Perjalanan hidup Dave merupakan petualangan yang tak lekang oleh waktu. Ia pernah merantau ke Pangkalanbun Kalimantan, mengarungi samudra kehidupan yang penuh tantangan, sebelum menorehkan kisah di kota budaya, Surakarta. Di sana, ia menghadapi berbagai rintangan dan ujian dengan keberanian serta keikhlasan, sehingga setiap langkahnya bagaikan pelajaran berharga tentang arti perjuangan dan cinta terhadap tanah air. Meski harus jauh dari rumah, Dave selalu membawa secercah harapan dan kerinduan mendalam terhadap Delanggu, tempat di mana akarnya tumbuh dan kenangan terpatri.
- Advertisement -
Putra, yang juga salah seorang admin di grup yang sama, sahabat dekat sekaligus teman yang seringkali dikunjungi saat Dave pulang kampung, mengungkapkan dengan sepenuh hati bahwa kepergian Dave merupakan kehilangan yang amat mendalam. Menurut Putra, setiap momen kebersamaan, mulai dari canda tawa hingga duka yang terselubung, telah mengikat hubungan yang tak ternilai antara setiap insan yang pernah bersua dengannya. Putra menekankan bahwa Dave bukan sekadar teman, melainkan penjaga kisah yang mengajarkan kita untuk selalu menghargai nilai persaudaraan dan kecintaan pada kampung halaman. Baginya, kehadiran Dave merupakan lentera yang menerangi perjalanan hidup, yang meski kini telah dipanggil ke alam abadi, kenangannya tetap hidup dan terus menginspirasi.
“Kenangan bersama Dave bagaikan embun yang menyejukkan pagi hari, menghapus dahaga jiwa yang kerap dirundung kesepian di perantauan. Setiap cerita yang diunggah di “Delanggu Punya Cerita” senantiasa menghadirkan kehangatan dan kerinduan, menciptakan simfoni emosi yang mengalun lembut dalam sanubari setiap perantau.” ujarnya
“Petualangan hidupnya mengajarkan bahwa setiap langkah, sekecil apapun, merupakan bagian dari perjalanan penuh makna. Dengan kepergian Ateng, kita kehilangan sosok yang mampu mengikat narasi kehidupan, namun warisan ceritanya akan terus hidup, menjadi sumber kekuatan dan inspirasi bagi kita semua.” papar Putra.
Dirinya menambahkan, bagi para sahabat, kerabat, dan siapa pun yang ingin memberikan penghormatan terakhir, dipersilakan untuk berkunjung ke rumah duka yang terletak di Kuncen, Delanggu, Klaten. Tempat ini telah disiapkan sebagai ruang terakhir untuk mengenang kehangatan dan kebaikan Dave sekaligus sebagai wujud pelestarian tali persaudaraan. Upacara pemakaman, sebagai bentuk penghormatan tertinggi, akan dilaksanakan besok siang di Pemakaman Dukuh Kuncen Timur, Delanggu, Klaten. Kehadiran dan doa dari setiap insan yang hadir akan menjadi saksi keabadian cinta dan kenangan yang telah terukir dengan indah.
“Dalam setiap detak waktu yang tersisa, kami mengenang senyum hangat dan tawa riang yang pernah menghiasi hari-hari bersama Ateng. Ia telah meninggalkan jejak yang tak akan pernah pudar, menginspirasi kami untuk terus menjaga nilai kehangatan, keikhlasan, dan cinta tanah air. Kisah hidupnya adalah bukti bahwa setiap perpisahan merupakan bagian dari perjalanan menuju keabadian, dimana kenangan dan kasih sayang akan terus mengalir tanpa henti.” jelas Putra dengan haru.
- Advertisement -
Dengan segala kenangan ini, kami merasa bahwa setiap detik yang telah terlewati bersama Ateng adalah anugerah yang tak tergantikan. Kami akan terus mengingat setiap canda, tantangan, dan momen yang menyatu dalam kisah hidup yang luar biasa itu. Meskipun perpisahan ini menyisakan kekosongan mendalam, kami menemukan kekuatan dalam setiap cerita yang pernah dibagikan. Semangatmu akan senantiasa hidup dalam hati kami, menguatkan ikatan persaudaraan dan menyalakan kembali api cinta akan kampung halaman yang tak lekang oleh waktu. Di setiap langkah kami, namamu akan selalu terukir sebagai simbol kasih sayang, keberanian, dan keikhlasan. Semoga keabadian menyambutmu dengan belaian hangat yang tiada tara, dan kami di sini akan selalu mengenang dengan penuh rasa syukur setiap perjalanan hidup yang pernah kita lalui bersama.
“Engkau, telah memberikan warna dan arti bagi kehidupan kami. Dalam perpisahan ini, air mata dan doa kami menyatu sebagai pujian atas kenangan abadi yang telah kau titipkan. Selamat jalan, kawan. Petualanganmu telah tuntas di dunia ini, namun cerita dan cinta yang kau sebarkan akan terus hidup dalam setiap benak dan hati kami. Semoga engkau diterima dengan penuh kasih dan damai di sisi-Nya, dan semoga setiap langkahmu di alam abadi menjadi sumber inspirasi bagi kami yang masih di sini. “Ucap Putra
- Advertisement -
®Pitut Saputra

