CIREBON, CHANEL7.ID– Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Cirebon sepanjang tahun 2025 dari awal Januari hingga November tergolong cukup tinggi.
Berdasarkan catatan Disdamkarmat Kabupaten Cirebon, selama 11 bulan terakhir ini tercatat sebanyak 153 kejadian kebakaran.
Hal itu disampaikan Kasi Sarana Prasarana Informasi Pengolahan Data, Disdamkarmat Kabupaten Cirebon, Agis Waisada Ekaprasti kepada sejumlah awak media di kantornya pada Jumat, 12 Desember 2025.
Dia menambahkan, jumlah tersebut bervariasi setiap bulannya, seperti di awal Januari 2025 terjadi kebakaran sebanyak 8 kali, February 8 kali kebakaran, Maret 10, April sebanyak (12 Mei sebanyak 14 kali kebakaran, Juni 10 Juli) (26 Agustus) (19 September) (26 Oktober) (19 November) sebanyak 5 kali kebakaran.
“Pemicu terjadinya kebakaran diduga diakibatkan dari konsleting listrik dengan rata rata bangunan yang terbakar antaranya bangunan rumah, toko, pabrik dan lainnya,” kata Agis dalam keterangan resminya.
Tidak hanya itu, kata dia, selain kebakaran bangunan, ada juga kebakaran lahan dengan jumlah total sebanyak 44 kejadian kebakaran lahan. Namun kebakaran lahan tahun ini cenderung mengalami penurunan yang cukup signifikan. Penurunan jumlah kebakaran ini dikarenakan pada tahun 2025 berada pada masa kemarau basah sehingga mengurangi pemicu kebakaran.
“Kebakaran lahan pada tahun 2024 mencapai sekitar 300 kejadian kebakaran, sedangkan tahun ini hanya 44 kejadian,” ungkapnya.
Masih menurut Agis, kerugian materil yang ditimbulkan akibat peristiwa kebakaran terhitung mencapai Rp 7,2 milyar.
“Untuk kerugian sementara berkisar 7,2 milyar,” paparnya.
®Mumin

