CIREBON, CHANEL7.ID – Dalam upaya nyata menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pokok, Polresta Cirebon menggelar kegiatan “Gerakan Pangan Murah Polri Untuk Indonesia” pada Jumat (13/3/2026). Bertempat di halaman Mapolresta Cirebon, Jalan Raden Dewi Sartika Nomor 1, Sumber, kegiatan ini menjadi solusi konkret bagi masyarakat dalam menghadapi fluktuasi ekonomi.
Acara ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia melalui sarana zoom meeting yang dipimpin langsung oleh Wakapolri, Komjen Pol Prof. Dr. Dedy Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., dan diikuti oleh seluruh jajaran Polda serta Polres di wilayah masing-masing.
Di tingkat lokal, Kapolresta Cirebon Kombes Pol Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., hadir didampingi Wakapolresta Cirebon AKBP Eko Munarianto, S.I.K., M.H., beserta jajaran pejabat utama lainnya untuk memantau langsung distribusi pangan murah tersebut.
Kapolresta Cirebon menyatakan bahwa program ini hadir sebagai wujud kepedulian Polri terhadap kondisi ekonomi masyarakat, terutama dalam memitigasi dampak kenaikan harga bahan pokok di pasaran.
“Program ini bertujuan untuk membantu meringankan beban masyarakat, menjaga daya beli, serta mendukung stabilitas harga. Kami mengajak masyarakat memanfaatkan kesempatan ini untuk memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” ujar Kombes Pol Imara Utama.
Antusiasme warga terlihat dari jumlah penerima manfaat yang mencapai 1.567 orang. Berbagai komoditas kebutuhan pokok masyarakat (Kepokmas) disediakan dengan harga di bawah pasar, di antaranya:
-Beras SPHP: Rp58.000 per 5 kg (Total tersedia 8 Ton)
-Minyak Goreng: Rp15.000/liter (Total 600 liter)
-Telur Ayam: Rp28.500/kg (Total 100 kg)
-Daging Sapi: Rp45.000 – Rp125.000/kg (Total 180 kg termasuk daging No. 1 & 2)
-Aneka Cabai & Bawang: Mulai dari Rp3.000 hingga Rp5.000 per ons (Total tersedia masing-masing 100 kg).
Selain bahan mentah, panitia juga menyediakan produk turunan seperti bakso dan tulang iga untuk melengkapi kebutuhan pangan rumah tangga.
Kombes Pol Imara Utama berharap sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat terus diperkuat demi menjaga ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Cirebon.
“Melalui Gerakan Pangan Murah ini diharapkan mampu menjadi solusi konkret dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, sekaligus memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan di Kabupaten Cirebon,” pungkasnya.
®Mu’min

