KLATEN, CHANEL7.ID – Joglo Latar Tjokro objek wisata desa rintisan yang terus dikembangkan oleh Pemerintah Desa Cokro serta Masyarakat dan Pokdarwis, kini memasuki tahap akhir guna uji coba sekaligus berproses menuju pengembangan selanjutnya. Dalam pembicaraan bersama sinergi Pentahelix sebelumnya, antara Kepala Desa Heru Budi Santosa dan perwakilan Amigo Group beserta perwakilan Media Chanel7.id, GIAT 12 PMM UNES Klaten dan Pokdarwis Cokro disepakati bersama bahwa tanggal 13 Juli sedianya akan digelar soft launching dari object wisata rintisan tersebut (03/07/2025).
Heru Budi Santosa Kepala Desa Cokro Menyatakan “Desa Cokro, adalah sebuah permata yang tersembunyi di Kecamatan Tulung, Kabupaten Klaten, yang bersiap menghadirkan cita rasa baru pariwisata berbasis komunitas. Momen libur panjang sekolah dan rangkaian peringatan hari jadi Kabupaten Klaten menjadi waktu yang tepat untuk memamerkan potensi lokal melalui soft launching Objek Wisata Desa Rintisan Joglo Latar Tjokro.” paparnya dalam pembicaraan bersama kami.
Lebih lanjut dikatakan “Kegiatan ini tidak sekadar seremonial. Lebih dari itu, ia menjadi sarana mempertemukan berbagai pemangku kepentingan, pemerintah desa, pelaku pariwisata, komunitas kreatif, hingga media lokal. Sinergi ini diharapkan bisa merangsang geliat ekonomi masyarakat sekaligus menegaskan komitmen kebersamaan dalam mengembangkan desa wisata yang inklusif dan berkelanjutan.” terangnya.
Desa Cokro selama ini dikenal sebagai sentra budaya dengan kekayaan alam yang memesona. Aliran sungai bertingkat yang jernih, hijau pepohonan, dan warisan arsitektur tradisional Jawa menjadi modal utama pengembangan Joglo Latar Tjokro. Kesungguhan masyarakat setempat yang terwadahi melalui POKDARWIS, mendapat dukungan dari Amigo Group, dan Media Chanel Online (Chanel7.id), beserta Pokdarwis yang bersama-sama menyiapkan wadah kolaboratif untuk memajukan destinasi ini.
- Advertisement -
Dalam pembicaraan lanjutan malam ini disepakati bersama agenda soft launching yang dirancang khusus untuk memperkenalkan empat pilar pariwisata Desa Cokro, yaitu keindahan alam, kuliner tradisional, wisata sungai, dan kekayaan budaya. Dengan pendekatan pengalaman langsung, berikut atraksi budaya, senam sehat dan kompetisi edukatif, serta hiburan seni. Calon wisatawan diharapkan mendapatkan impresi kuat tentang keunikan desa sebelum melangkah ke promosi dalam skala lebih besar yang akan dilakukan.
Tujuan dan Harapan dari kegiatan tersebut yakni :
1. Memperkenalkan Joglo Latar Tjokro kepada khalayak umum melalui rangkaian aktivitas menarik.
2. Mengangkat potensi alam, kuliner, dan kearifan lokal Desa Cokro sebagai daya tarik utama.
3. Mendorong tumbuhnya ekonomi kreatif warga, mulai dari industri makanan tradisional hingga kerajinan lokal.
4. Mengokohkan sinergi antara POKDARWIS, Amigo Group, dan kanal media lokal dalam upaya promosi berkelanjutan.
Dengan tujuan tersebut, kegiatan ini diharapkan menjadi titik awal perjalanan panjang menuju pengembangan destinasi wisata terpadu di Kabupaten Klaten
Adapun rangkaian kegiatan dan kemeriahan soft launching Joglo Latar Tjokro akan dimulai pada Minggu pagi, 13 Juli 2025 mendatang, tepat pukul 08.00 WIB. Beragam acara ditempatkan secara terstruktur untuk mengundang keterlibatan setiap segmen usia dan minat:
- Advertisement -
– Opening Ceremony ritual budaya Cokro
– Bazaar fashion dan kuliner lokal
– Fashion show karya desainer lokal
– Lomba mewarnai (Kategori TK, PAUD, dan SD)
– Hiburan musik akustik dan pertunjukan tradisional
Sementara untuk Bazar menghadirkan puluhan stan baik kreasi masyarakat, produk fashion, jajanan pasar, hingga olahan ikan sungai. Para desainer lokal juga akan memamerkan koleksi pakaian bernuansa etnik yang memadukan sentuhan tradisional dengan potongan modern.
Lomba mewarnai menyediakan ruang bagi anak-anak untuk berani berkreativitas dalam sapuan warna dan gaya. Sementara hiburan musik akustik dan tradisional menambah kehangatan suasana dengan lagu-lagu yang akrab di telinga, sekaligus menampilkan kreativitas dari kelompok disabilitas dalam bermain musik.
- Advertisement -
Keberhasilan soft launching ini lekat dengan kerja sama lintas sektor Pentahelix. Pemerintah desa berperan menyediakan fasilitas pendukung, seperti panggung dan perlengkapan, POKDARWIS mengkoordinasi pelaksanaan lapangan. Amigo Group memberi sentuhan kreativitas acara, sementara Chanel7 memberikan akses publikasi melalui kanal digitalnya, tidak ketinggalan para budayawan, kaum muda desa, komunitas dan akademisi melakukan kajian budaya dan pengembangan potensi
Kolaborasi Pentahelix semacam ini bukan hanya soal pembagian tugas, melainkan persiapan jangka panjang. Harapannya, Joglo Latar Tjokro tidak berhenti pada soft launching saja, melainkan terus menerus berinovasi, misalnya dengan paket paket wisata homestay, tur budaya, dan workshop kuliner tradisional yang terpadu dan terintegrasi satu dan lain dan beragam paket wisata menarik yang lainnya.
Dengan kehadiran dan peran media digital, potensi branding destinasi ini kian terbuka lebar. Publikasi melalui artikel, video, dan liputan langsung akan meningkatkan visibilitas Joglo Latar Tjokro di platform nasional maupun internasional. Wisatawan urban yang rindu nuansa pedesaan dan pelajar yang membutuhkan ruang edukasi budaya bakal menemukan magnet baru di Desa Cokro.
Secara ekonomi, peningkatan kunjungan wisatawan diproyeksikan membuka lapangan kerja tambahan. Pedagang lokal, pengelola parkir, pengelola homestay, pemandu wisata, hingga pengemudi ojek dapat memetik manfaat langsung. Keberlanjutan ini bergantung pada keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan, keramahan, dan kualitas layanan.
Soft launching Joglo Latar Tjokro bukan sekadar seremoni. Ia adalah pijakan awal bagi transformasi Desa Cokro menjadi desa wisata yang mandiri, inklusif, dan berdaya saing. Kesuksesan acara nantinya akan diukur dari kepuasan pengunjung, daya tarik promosi di media, dan dampak ekonomi yang dirasakan warga.
Dukungan seluruh pihak, pemerintah desa, pelaku pariwisata, komunitas kreatif, dan media, sangat menentukan kelanjutan inisiatif ini. Semoga gelaran pada 13 Juli 2025 mendatang berjalan lancar, meninggalkan kesan mendalam, dan membuka pintu kesempatan baru bagi Desa Cokro untuk lebih berkembang dan terus melestarikan tradisi dan budaya.
®Pitut Saputra

