SUMUT, CHANEL7.ID – Terpantau oleh wartawan Chanel7.id, dilokasi Meriah Bandar, terlihat salah seorang sedang mengerjakan jaringan irigasi dan di dalam sistem pengerjaan tersebut berkelompok, Ada dari salah seorang dari pengerjaan jaringan irigasi tersebut yang nama nya tidak mau disebut kan mengatakan, “panjang irigasi tersebut dari mulai titik nol lebih kurang sekitar 7 kilo, dan kami pun disini sistem berkelompok setiap kelompok lebih kurang 10 orang.’Dan kami yang berkerja di sini kami dari perbaungan,dan kami sudah di paksa pengerjaan ini harus siap di bulan akhir bulan 12 Ujar salah seorang pekerja.
Pekerjaan Rehabilitasi Jaringan Irigasi, tersebut di lakukan dengan cara tender, kontrak. PT Kelman Infra Pratama selaku pemenang tender, penyedia jasa, dengan No Kontrak (NK. 02.01/0W3.263/01) dalam jangka waktu pelaksanaan 248 hari, dengan harga (Nilai Kontrak) Rp. 39.208.400.835.45. PT Manggala Karya Bangun Sarana dengan harga terkoreksi Rp, 1.019.646.000.00. Selaku Konsultan Supervisi.
Pantauan Awak Media di lokasi pengerjaan Jumat 15/12/2023, Pukul 12.00Wib, Pekerjaan Rehabilitasi Jaringan Irigasi, diduga di kerjakan asal jadi.
Walaupun air masih tampak tergenang, para pekerja tetap melantai dan menyirami air semen di irigasi, sehingga masih tampak di permukaan air, lantai irigasi basah seperti lumpur dan pondasi masih ada juga yang berlubang lubang, karena tergenang air.
- Advertisement -
Begitu juga, jalan usaha tani yang menghubungkan dua Nagori, Pardomuan Nauli, dan Nagori Mariah Bandar, banyak menggunakan material batu padas mudah, sehingga mudah hancur, dan dapat di pastikan, jalan usaha tani tersebut, tidak akan bertahan lama.
Karena di duga PT Kelman Infra Pratama, hanya mengutamakan keuntungan pribadi, tapi tidak menjaga kwalitas. Padahal jalan tersebut adalah akses jalan bagi masyarakat untuk mengangkut hasil pertanian seperti, Ubi, Jagung, dan Kelapa Sawit.
Pada hari jumat , tanggal 15 Desember 2023 , Awak Media mencoba menghubungi Pangulu Maralo merangkap Humas PT Kelman Infra Pratama, namun tidak diangkat, Akhirnya lewat pesan WhatSApp awak media meminta tanggapan Pangulu Maralo selaku Humas pekerjaan Rehabilitasi Jaringan Irigasi, di kerasaan. (Kementrian PUPR). yang berada di Nagori Mariah Bandar namun tidak ada tanggapan nya.
Disaat Wartawan memvalidasi hal Terkait, Apakah Kedudukan Bapak, selaku Humas, di bekali Surat Tugas, (SK) dari PT (Konsultan) yang menunjuk Bapak sebagai HUMAS
Pengerasan jalan, banyak menggunakan Material Batu muda mohon tanggapan nya? dalam pengerjaan Rehabilitasi Jaringan IRIGASI, Pemasangan Pondasi IRIGASI tetap di kerjakan, padahal air masih menggenang Mohon tanggapan Bapak Selaku Humas!.
- Advertisement -
Disaat wartawan menghubungi Konsultan via WhatsApp untuk meminta petunjuk dari konsultan Mariah Bandar konsultan langsung mengkonfirmasi dan membalas Chat WhatsApp pada hari minggu Tanggal (17/12/2023) sekitar jam 14.05 Wib dibalas chatting wartawan dan konsultan tersebut mengatakan “Langsung ke kontraktor nya saja pak, yang mengerjakan dilapangan Ujar” Konsultan tersebut.
Sampai detik ini petunjuk dan tanggapan dari pangulu Mariah Bandar Maraloh sepertinya tidak mau untuk dimintai konfirmasi yang selaku Humas tidak merespon tanggapan dan hanya bungkam tidak mau memberi kan petunjuk kepada wartawan Tanggal 18/12/2023.

Hingga saat ini Pangulu Mariah Bandar Maraloh tidak mau dimintai keterangan dan tidak mau memberi kan petunjuk dengan didalam pengerjaan rehabilitasi jaringan irigasi Namun hingga berita ini di terbitkan, belum ada juga Pangulu Maraloh yang sebagai Humas tidak bisa memberikan keterangan kepada wartawan, terkait, tiga point yang awak media tanyakan. begitu juga dengan Pangulu Maralo, yang menjabat dan ikut serta dalam mengawasi pekerjaan itu.
- Advertisement -
Kepada Pemerintah Setempat maupun dari Kementerian PUPR tolong harap kan agar pengerjaan Rehabilitasi Jaringan Irigasi pemasangan irigasi,selalu dipantau yang berada di Mariah Bandar karena memakan Anggaran yang begitu besar.
®Joko S

