TANGERANG, CHANEL7.ID – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Lembaga Swadaya Masyarakat Tameng Perjuangan Rakyat Anti Korupsi (DPW LSM TAMPERAK) Provinsi Banten, Ahmad Sudita, membantah atas tuduhan terima uang koordinasi dari pengusaha obat keras daftar G di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Hal itu diungkapkan oleh Ahmad Sudita setelah dirinya dihubungi oleh seorang wanita berinisial GT alias ST yang menyebutkan bahwa LSM Tamperak telah menerima uang koordinasi sebesar Rp.17 juta.
“Darimana informasi itu, buktikan kebenarannya kalau nanti tidak terbukti tentunya ini akan menjadi pencemaran nama baik.” tegas Ahmad Sudita kepada Wartawan. Minggu (12/5/24).
Untuk diketahui, kata Ahmad Sudita, kami dari LSM TAMPERAK saat ini sedang gencar – gencarnya mengawasi peredaran obat keras daftar G yang saat ini marak kembali khususnya di wilayah Kota Tangerang Sambungnya.
Ahmad Sudita sangat menyesalkan isu murahan itu karena dirinya merasa tidak pernah menerima uang, maka pihaknya akan melakukan penelusuran dari mana informasi tersebut berawal.
“Kami akan melakukan langkah-langkah hukum terkait informasi yang menyesatkan tersebut, hal ini sangat mencoreng nama baik LSM Tamperak kami berjuang semata-mata untuk membantu pihak Kepolisian demi menyelamatkan generasi bangsa.” terangnya.
Ahmad Sudita mengakui, pasca dirinya menyerahkan pengedar obat keras daftar G di Polsek Pondok Aren Polres Tangerang Selatan dirinya kerap ditelpon seseorang.
“Kami tidak tahu tujuan mereka menghubungi saya, berdasarkan informasi yang diterima mereka ingin memberikan sejumlah uang, waktu itu ada seorang perempuan dan beberapa laki-laki mendatangi kediaman saya, namun saya enggan untuk menemui. ” Jelasnya.
Sekali lagi kami tegaskan kami dari LSM TAMPERAK akan terus mengawasi pergerakan para pengedar obat keras daftar G di provinsi Banten,bila kami menemukan kami tidak akan segan-segan menyerahkan kepada pihak Kepolisian. Tandasnya.
Sementara itu, wanita berinisial GT alias ST yang memberikan informasi itu mengakui bahwa itu hanya omong kosong alias bualannya saja dengan maksud yang belum diketahui dengan jelas.
“Saya mengakui saya salah itu hanya tebakan saya saja.” Jawab GT singkat sembari tertunduk malu dihadapan Ahmad Sudita beserta segenap anggota LSM TAMPERAK DPW Provinsi Banten.
®Investigasi : Muttaqien

